12.145 Personel Disiapkan Amankan Pilkada Serentak

Rabu, 31 Jul 2024 22:52
12.145 Personel Disiapkan Amankan Pilkada Serentak
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Pallawa 2024-2025 di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Rabu (31/07/24). Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Sekitar 12.145 personel di wilayah Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel, disiagakan untuk mengamankan Pilkada Serentak yang digelar november tahun 2024 ini. Operasi ini bernaman Operasi Mantap Praja Pallawa 2024-2025.

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Pallawa 2024-2025 di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Rabu (31/07/24).



Turut hadir juga Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Bobby Rinal Makmun, Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad Mayjen TNI Bangun Nowoko dan Kasdam XIV Hasanuddin Brigjend TNI M Syech Ismed.

Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh Pejabat Utama Polda Sulsel dan para Personel gabungan Polda Sulawesi Selatan.

Irjen Pol Andi Rian R Djajadi menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini, merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana untuk Operasi Mantap Praja Pallawa 2024-2025.

Operasi Kepolisian ini bertujuan untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, dan walikota/wakil walikota di Provinsi Sulawesi Selatan.

Ini kata dia, adalah bagian dari tanggung jawab aparat keamanan untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian proses demokrasi tersebut dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

"Operasi ini akan dilaksanakan selama 138 hari, mulai tanggal 1 Agustus 2024 hingga 16 Desember 2024, dengan melibatkan 12.145 personel di seluruh wilayah Polda Sulawesi Selatan," ungkap Irjen Pol Andi Rian R Djajadi.



Polda Sulsel juga telah membentuk pola pengamanan sistem rayonisasi bagi personel Satbrimob, yang terbagi dalam empat rayon: Makassar, Parepare, Bone, dan Palopo. Selain itu, Polda Sulsel telah menyiapkan 175 personel Brimob sebagai power on hand Kapolda, yang siap dimobilisasi kapan pun dan di mana pun di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

"Dengan dukungan dari TNI, instansi terkait, dan mitra kamtibmas lainnya, Operasi Mantap Praja Pallawa 2024-2025 diharapkan dapat memastikan kelancaran dan keamanan pemilihan kepala daerah di Sulawesi Selatan," jelasnya.
(GUS)
Berita Terkait
Penanganan Kasus Pengeroyokan Petani di Bone Dinilai Janggal, Kapolda Diminta Turun Tangan
News
Penanganan Kasus Pengeroyokan Petani di Bone Dinilai Janggal, Kapolda Diminta Turun Tangan
Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang petani di Dusun Labukku, Desa Ulubalang, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, dinilai janggal.
Jum'at, 31 Jul 2026 21:33
Polda Bongkar Sindikat Pekerja Migran Ilegal, Korban Dipaksa Jadi Operator Sobis
News
Polda Bongkar Sindikat Pekerja Migran Ilegal, Korban Dipaksa Jadi Operator Sobis
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan mengungkap kasus tindak pidana perlindungan pekerja migran ilegal yang disertai eksploitasi ekonomi terhadap anak di bawah umur.
Rabu, 29 Jul 2026 05:09
Polda Sulsel Bongkar Sindikat TPPO dan Eksploitasi 11 Anak di Sidrap
News
Polda Sulsel Bongkar Sindikat TPPO dan Eksploitasi 11 Anak di Sidrap
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan, berhasil membongkar tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus penempatan pekerja non-prosedural serta eksploitasi ekonomi terhadap anak.
Selasa, 28 Jul 2026 17:39
LBH Pers Makassar Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis di Polda Sulsel
News
LBH Pers Makassar Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis di Polda Sulsel
LBH Makassar merupakan bagian dari KAJ Sulsel mendatangi Kantor Ditreskrimum Polda Sulsel mempertanyakan perkembangan kasus dugaan kekerasan jurnalis LKBN ANTARA
Jum'at, 24 Jul 2026 19:54
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Selidiki Izin Operasional PO Bus Bintang Zahira
News
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Selidiki Izin Operasional PO Bus Bintang Zahira
Bus Bintang Zahira yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pelecehan penumpang perempuan, diduga tidak layak beroperasi.
Kamis, 23 Jul 2026 12:12
Berita Terbaru