Cukupkan Rekomendasi, Tiga Paslon Masuk Arena Pilwalkot Makassar
Jum'at, 16 Agu 2024 07:46

Sebanyak tiga pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota, siap bertarung pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar pada, 27 November 2024 mendatang. Foto: Ilustrasi
MAKASSAR - Sebanyak tiga pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota, siap bertarung pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar pada, 27 November 2024 mendatang.
Ketiga paslon tersebut yakni Andi Seto Asapa berpasangan dengan Rezki Mulfiati Lutfi yang diusung oleh Gerindra (6 kursi) dan Nasdem (8 kursi) dan PAN (3 kursi) dengan total 17 kursi sudah memenuhi 10 kursi sebagai syarat bertarung di kontestasi lima tahunan ini.
Kemudian ada pasangan Indira Jusuf Ismail berpasangan dengan Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, yang diusung oleh PDIP, PKB dan PPP. Koalisi ini berhasil mengumpulkan 15 kursi di parlemen hingga bisa melanggeng ke arena Pilwalkot.
Terakhir Munafri Arifuddin berpaket Aliyah Mustika Ilham dengan diusung oleh Golkar (6 kursi), Demokrat (3 kursi) dan Perindo (1 kursi) dengan total mengumpulkan 10 kursi untuk. Terakhir sisa PKS yang belum menentukan pilihan akan berlabuh ke paslon mana di Pilwalkot Makassar.
Pasangan Munafri Arifuddin - Aliyah Mustika Ilham bahkan baru resmi menerima rekomendasi B1-KWK dari Partai Demokrat pada Kamis, (15/08/2024). Padahal Ketua Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali sebelumnya juga siap maju untuk Pilwalkot Makassar.
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agustus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan rekomendasi B1-KWK kepada pasangan tagline "Mulia" di DPP Jakarta pada Kamis, (15/08/2024) petang.
Bakal Calon Walikota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan dirinya bersama Aliyah, sudah memenuhi syarat dan siap untuk berlayar menuju kontestasi Pilwalkot 27 November akan datang. "Alhamdulillah saya dan bu Aliyah sudah penuhi syarat mendaftar di KPU. Artinya kita siap berlayar," kata Appi.
Ketua DPD II Golkar Kota Makassar itu mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus DPP Demokrat, DPD Sulsel, dan DPC Demokrat Kota Makassar, atas kepercayaan yanf diberikan kepada dirinya.
"Tentu kami ucapkan terima kasih kita kepada seluruh jajaran dan pengurus DPP, DPD Sulsel dan Demokrat Kota Makassar. Atas amanah dan kepercayaan kepada kami mendapat demokrat. Ini modal kami mendaftar di KPU nantinya," jelasnya.
Dia menambahkan, meskipun paslon "Mulia" sudah memenuhi syarat untuk mendaftar di KPU. Namun, tetap membuka ruang untuk partai lain bergabung agar berkoalisi untuk memenagkan Pilwali 2024 tahun ini.
"Meskipun sebagai syarat utama tiga partai memiliki 10 kurai ini sudah cukup. Tapi kalau ada partai mau bergabung kita. Boleh dan kami tetap terbuka," tukasnya.
Dalam penyerahan itu, turut hadir Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah dan Ketua DPC Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali.
AHY mengatakan, rekomendasi B1-KWK yang diserahkan kepada pasangan Mulia telah melalui pertimbangan yang matang. Serta telah melewati berbagai proses administrasi di DPP Demokrat.
"Kami berharap bisa langsung menyusun langkah-langkah taktis berikutnya dan juga menyiapkan diri sebaik-baiknya untuk bisa berlayar, masuk ke masa kampanye dan memenangkan Pilkada," harap AHY.
Ketiga paslon tersebut yakni Andi Seto Asapa berpasangan dengan Rezki Mulfiati Lutfi yang diusung oleh Gerindra (6 kursi) dan Nasdem (8 kursi) dan PAN (3 kursi) dengan total 17 kursi sudah memenuhi 10 kursi sebagai syarat bertarung di kontestasi lima tahunan ini.
Kemudian ada pasangan Indira Jusuf Ismail berpasangan dengan Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, yang diusung oleh PDIP, PKB dan PPP. Koalisi ini berhasil mengumpulkan 15 kursi di parlemen hingga bisa melanggeng ke arena Pilwalkot.
Terakhir Munafri Arifuddin berpaket Aliyah Mustika Ilham dengan diusung oleh Golkar (6 kursi), Demokrat (3 kursi) dan Perindo (1 kursi) dengan total mengumpulkan 10 kursi untuk. Terakhir sisa PKS yang belum menentukan pilihan akan berlabuh ke paslon mana di Pilwalkot Makassar.
Pasangan Munafri Arifuddin - Aliyah Mustika Ilham bahkan baru resmi menerima rekomendasi B1-KWK dari Partai Demokrat pada Kamis, (15/08/2024). Padahal Ketua Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali sebelumnya juga siap maju untuk Pilwalkot Makassar.
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agustus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan rekomendasi B1-KWK kepada pasangan tagline "Mulia" di DPP Jakarta pada Kamis, (15/08/2024) petang.
Bakal Calon Walikota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan dirinya bersama Aliyah, sudah memenuhi syarat dan siap untuk berlayar menuju kontestasi Pilwalkot 27 November akan datang. "Alhamdulillah saya dan bu Aliyah sudah penuhi syarat mendaftar di KPU. Artinya kita siap berlayar," kata Appi.
Ketua DPD II Golkar Kota Makassar itu mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus DPP Demokrat, DPD Sulsel, dan DPC Demokrat Kota Makassar, atas kepercayaan yanf diberikan kepada dirinya.
"Tentu kami ucapkan terima kasih kita kepada seluruh jajaran dan pengurus DPP, DPD Sulsel dan Demokrat Kota Makassar. Atas amanah dan kepercayaan kepada kami mendapat demokrat. Ini modal kami mendaftar di KPU nantinya," jelasnya.
Dia menambahkan, meskipun paslon "Mulia" sudah memenuhi syarat untuk mendaftar di KPU. Namun, tetap membuka ruang untuk partai lain bergabung agar berkoalisi untuk memenagkan Pilwali 2024 tahun ini.
"Meskipun sebagai syarat utama tiga partai memiliki 10 kurai ini sudah cukup. Tapi kalau ada partai mau bergabung kita. Boleh dan kami tetap terbuka," tukasnya.
Dalam penyerahan itu, turut hadir Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah dan Ketua DPC Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali.
AHY mengatakan, rekomendasi B1-KWK yang diserahkan kepada pasangan Mulia telah melalui pertimbangan yang matang. Serta telah melewati berbagai proses administrasi di DPP Demokrat.
"Kami berharap bisa langsung menyusun langkah-langkah taktis berikutnya dan juga menyiapkan diri sebaik-baiknya untuk bisa berlayar, masuk ke masa kampanye dan memenangkan Pilkada," harap AHY.
(GUS)
Berita Terkait

Makassar City
KPU Makassar Sahkan Kemenangan Paslon Munafri-Aliyah di Pilwalkot 2024
Setelah melalui tahapan dan perjalanan yang panjang, KPU Makassar akhirnya menetapkan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (MULIA) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih periode 2025-2030.
Kamis, 06 Feb 2025 22:24

Makassar City
Sengketa Pilwalkot Ditolak, Appi Sebut Putusan MK jadi Kemenangan Warga Makassar
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa Pilwalkot Makassar 2024, yang diajukan oleh Paslon Indira Jusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi AU (INIMI) dengan nomor perkara 218/PHPU.WAKO-XXII/2025.
Selasa, 04 Feb 2025 22:23

Sulsel
MK Tolak Gugatan INIMI, MULIA Segera Ditetapkan Pemenang Pilwalkot Makassar
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa Pilwalkot Makassar 2024.
Selasa, 04 Feb 2025 21:59

News
Gugatan DIA Dianggap Tidak Layak Lanjut ke Sidang Pembuktian
Pakar Hukum Universitas Hasanuddin, Prof Amir Ilyas menilai gugatan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan, M Ramdhan Danny Pomanto dan Azhar Arsyad (DIA) ke Mahkamah Konstitusi (MK) berpotensi tidak lanjut ke tahap pembuktian.
Senin, 27 Jan 2025 18:20

Makassar City
Pakar Hukum Unhas Sebut Gugatan Pemohon INIMI di MK Sulit Dilanjutkan
Pakar Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Amir Ilyas menyebut dalil yang dimohonkan tim pasangan Indira-Ilham di sidang Mahkamah Konstitusi (MK) sangat aneh, karena tidak jelas materi gugatan.
Selasa, 21 Jan 2025 21:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan