Dua Dosen UIN Alauddin Makassar Presentasi Makalah di Dubai UEA
Senin, 14 Okt 2024 14:51
Dosen UIN Alauddin Makassar berfoto bersama pemateri lain di seminar internasional di Dubai, pekan lalu. Foto: Istimewa
DUBAI - Dua dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mengikuti kegiatan ilmiah bertaraf Internasional di Dubai, Uni Emirat Arab. Kedua dosen tersebut yakni Haniah Mukhtar dan Andi Muhammad Akmal.
Mereka diundang mempresentasikan makalahnya setelah melalui seleksi abstrak makalah oleh Pengurus Dewan Bahasa Arab Internasional dan Panitia pelaksana di Dubai.
Kegiatan itu mengangkat tajuk "Al Muktamar al Dauliy al Aasyir Li al Lugah al Arabiyyah" atau Muktamar dan Seminar Internasional Bahasa Arab.
Penyelenggara kegiatan ini adalah Dewan Bahasa Arab Internasional kerja sama Pemerintah Kerajaan Dubai, UEA, dalam hal ini Muhammad Bin Rasyid Ali Maktum Foundation. Kegiatan certempat di Bustan Movenpick Hotel, Kamis sampai Sabtu, 10-12 Oktober 2024.
Kegiatan ini dibuka oleh Raja Dubai, Syaikh Muhammad bin Rasyid Ali Maktum sebagai Perdana Menteri Uni Emirat Arab. Kamis pagi, 10 Oktober 2024, dengan mengangkat Tema Sentral : "Islam dan Bahasa Arab di Dunia Internasional".
Kegiatan ini dihadiri oleh Para Pejabat Dubai UEA, Pengurus Dewan Bahasa Arab Internasional, Para Ketua Prodi Bahasa Arab, para pemateri, Pimpinan Redaksi Majalah Bahasa Arab, Para Guru Besar, Dosen dan Pemerhati Bahasa Arab. Peserta yang terdaftar, sebanyak 2.100, sesuai laporan Panitia perwakilan 85 Negara, termasuk Indonesia.
Acara ini sudah kali ke sepuluh terlaksana, sejak pertama kali, tahun 2011 di Bairut Libanon, sebagai Sekretariat Dewan Bahasa Arab Internasional.
Haniah Mukhtar, Ketua Prodi S2 Pendidikan Bahasa Arab, mempresentasikan makalah dengan judul Pemanfaatan Teknologi AI Artificial Intelegence dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Perguruan Tinggi Indonesia.
Sementara Andi Muhammad Akmal, Ketua Prodi S1 Hukum Tata Negara (Siyasah Syar'iyyah ) Fakultas Syariah Hukum, mempresentasikan makalah dengan judul Peran dan Kontribusi Bahasa Arab dalam Memahami Teks Syariah: Analisis Studi di UIN Alauddin Makassar.
Dalam paparan materinya, Haniah menyampaikan bahwa penggunaan AI atau kecerdasan buatan, dalam pembelajaran Bahasa Arab dapat membantu kemahiran mahasiswa berbahasa arab, dalam hal peningkatan 4 kompetensi, yaitu Mahaaratul Istimaa' (Kompetensi Mendengar/Listenin), Mahaaratul Kalaam (Kompetensi Bercakap/Speaking), Mahaaratul Qiraa'ah (Kompetensi Membaca/Reading), dan Mahaaratul Kitaabah (Kompetensi Menulis/Writing).
Demikian pula AI, dapat membantu mahasiswa untuk belajar mandiri dalam penguasaan teknologi pembelajaran Bahasa Arab. Di sisi lain, perlu perhatian dan pemahaman yang optimal bahwa tidak hanya mengandalkan AI semata, namun tetap dibutuhkan bimbingan dan arahan dosen secara offline dan online. Hal tersebut bermakna dosen tetap memberikan contoh dan keteladanan kepada mahasiswa, kata alumni Univ.Al Azhar Kairo Mesir ini.
Lanjut, Haniah menyampaikan apresiasinya, bahwa kegiatan ini sebagai brain storming para pemerhati Bahasa Arab dalam pengembangan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Arab. Demikian pula, sebagai sarana silaturahmi para Ketua Prodi Bahasa Arab se Dunia, serta menunjukkan kontribusi dalam pencerahan peningkatan wawasan Bahasa Arab dan syiar Islam.
Sedangkan Andi Akmal dalam materinya menyampaikan urgensi Bahasa Arab sebagai langkah awal dalam memahami nash Al Qur'an, Hadis maupun Kitab Turast (Kitab Kuning). Sebagaimana dipahami bahwa hal tersebut adalah sumber dalam pemahaman teks syariah.
Mahasiswa perlu ditingkatkan pembinaannya dalam pemahaman Bahasa Arab dan Nash Syariah seperti mengaktifkan Boarding School (berasrama)selama setahun, dan mengaktifkan kajian halaqah (kitab kuning) selama boarding school tersebut. Hal ini untuk melanjutkan pembelajaran mata kuliah Studi Naskah Kitab Turats di UIN Alauddin Makassar secara umum, dan di Fakuktas Syariah Hukum secara khusus.
"Tentunya include juga pembinaan mental dan karakter mahasiswa, dalam biiah lugawiyah," kata Alumni Daurah Dai dan Fatwa Univ Al Azhar Kairo Mesir ini.
Andi Akmal merasa terhormat mendapat undangan untuk mempresentasikan makalah di seminar internasional tersebut. Hal ini mendukung pengembangan akademik dosen dalam pemahaman nash Syariah, penguatan dan pemberdayaan kompetensi SDM dosen dan rekognisi di dunia internasional.
Hal ini juga sebagai pengayaan dan tafaqquh fiddin dalam Pembelajaran Mata kuliah di Fakultas Syariah Hukum UIN Alauddin Makassar, kata Pengajar MK Studi Naskah Turast (Kitab Kuning) di FSH UINAM dan Pengajar Bahasa Arab di PP DDI Mangkoso, pada masanya.
Pemateri lain dari Indonesia adalah Prof Tulus Mustafa (Guru Besar Bahasa Arab UIN Sunan Kalijaga Jogyakarta/ Ketua IMLA Indonesia pada masanya, Ittihaad Mudarris al Lugah al Arabiyyah) dan Prof. Dr. Hanik Mahliatus Sikkah, MA ( Ketua Prodi S2 Bahasa Arab di UniversitasNegeri Malang Jatim/Ketua Asosiasi Prodi Bahasa Arab se-Indonesia ).
Mereka diundang mempresentasikan makalahnya setelah melalui seleksi abstrak makalah oleh Pengurus Dewan Bahasa Arab Internasional dan Panitia pelaksana di Dubai.
Kegiatan itu mengangkat tajuk "Al Muktamar al Dauliy al Aasyir Li al Lugah al Arabiyyah" atau Muktamar dan Seminar Internasional Bahasa Arab.
Penyelenggara kegiatan ini adalah Dewan Bahasa Arab Internasional kerja sama Pemerintah Kerajaan Dubai, UEA, dalam hal ini Muhammad Bin Rasyid Ali Maktum Foundation. Kegiatan certempat di Bustan Movenpick Hotel, Kamis sampai Sabtu, 10-12 Oktober 2024.
Kegiatan ini dibuka oleh Raja Dubai, Syaikh Muhammad bin Rasyid Ali Maktum sebagai Perdana Menteri Uni Emirat Arab. Kamis pagi, 10 Oktober 2024, dengan mengangkat Tema Sentral : "Islam dan Bahasa Arab di Dunia Internasional".
Kegiatan ini dihadiri oleh Para Pejabat Dubai UEA, Pengurus Dewan Bahasa Arab Internasional, Para Ketua Prodi Bahasa Arab, para pemateri, Pimpinan Redaksi Majalah Bahasa Arab, Para Guru Besar, Dosen dan Pemerhati Bahasa Arab. Peserta yang terdaftar, sebanyak 2.100, sesuai laporan Panitia perwakilan 85 Negara, termasuk Indonesia.
Acara ini sudah kali ke sepuluh terlaksana, sejak pertama kali, tahun 2011 di Bairut Libanon, sebagai Sekretariat Dewan Bahasa Arab Internasional.
Haniah Mukhtar, Ketua Prodi S2 Pendidikan Bahasa Arab, mempresentasikan makalah dengan judul Pemanfaatan Teknologi AI Artificial Intelegence dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Perguruan Tinggi Indonesia.
Sementara Andi Muhammad Akmal, Ketua Prodi S1 Hukum Tata Negara (Siyasah Syar'iyyah ) Fakultas Syariah Hukum, mempresentasikan makalah dengan judul Peran dan Kontribusi Bahasa Arab dalam Memahami Teks Syariah: Analisis Studi di UIN Alauddin Makassar.
Dalam paparan materinya, Haniah menyampaikan bahwa penggunaan AI atau kecerdasan buatan, dalam pembelajaran Bahasa Arab dapat membantu kemahiran mahasiswa berbahasa arab, dalam hal peningkatan 4 kompetensi, yaitu Mahaaratul Istimaa' (Kompetensi Mendengar/Listenin), Mahaaratul Kalaam (Kompetensi Bercakap/Speaking), Mahaaratul Qiraa'ah (Kompetensi Membaca/Reading), dan Mahaaratul Kitaabah (Kompetensi Menulis/Writing).
Demikian pula AI, dapat membantu mahasiswa untuk belajar mandiri dalam penguasaan teknologi pembelajaran Bahasa Arab. Di sisi lain, perlu perhatian dan pemahaman yang optimal bahwa tidak hanya mengandalkan AI semata, namun tetap dibutuhkan bimbingan dan arahan dosen secara offline dan online. Hal tersebut bermakna dosen tetap memberikan contoh dan keteladanan kepada mahasiswa, kata alumni Univ.Al Azhar Kairo Mesir ini.
Lanjut, Haniah menyampaikan apresiasinya, bahwa kegiatan ini sebagai brain storming para pemerhati Bahasa Arab dalam pengembangan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Arab. Demikian pula, sebagai sarana silaturahmi para Ketua Prodi Bahasa Arab se Dunia, serta menunjukkan kontribusi dalam pencerahan peningkatan wawasan Bahasa Arab dan syiar Islam.
Sedangkan Andi Akmal dalam materinya menyampaikan urgensi Bahasa Arab sebagai langkah awal dalam memahami nash Al Qur'an, Hadis maupun Kitab Turast (Kitab Kuning). Sebagaimana dipahami bahwa hal tersebut adalah sumber dalam pemahaman teks syariah.
Mahasiswa perlu ditingkatkan pembinaannya dalam pemahaman Bahasa Arab dan Nash Syariah seperti mengaktifkan Boarding School (berasrama)selama setahun, dan mengaktifkan kajian halaqah (kitab kuning) selama boarding school tersebut. Hal ini untuk melanjutkan pembelajaran mata kuliah Studi Naskah Kitab Turats di UIN Alauddin Makassar secara umum, dan di Fakuktas Syariah Hukum secara khusus.
"Tentunya include juga pembinaan mental dan karakter mahasiswa, dalam biiah lugawiyah," kata Alumni Daurah Dai dan Fatwa Univ Al Azhar Kairo Mesir ini.
Andi Akmal merasa terhormat mendapat undangan untuk mempresentasikan makalah di seminar internasional tersebut. Hal ini mendukung pengembangan akademik dosen dalam pemahaman nash Syariah, penguatan dan pemberdayaan kompetensi SDM dosen dan rekognisi di dunia internasional.
Hal ini juga sebagai pengayaan dan tafaqquh fiddin dalam Pembelajaran Mata kuliah di Fakultas Syariah Hukum UIN Alauddin Makassar, kata Pengajar MK Studi Naskah Turast (Kitab Kuning) di FSH UINAM dan Pengajar Bahasa Arab di PP DDI Mangkoso, pada masanya.
Pemateri lain dari Indonesia adalah Prof Tulus Mustafa (Guru Besar Bahasa Arab UIN Sunan Kalijaga Jogyakarta/ Ketua IMLA Indonesia pada masanya, Ittihaad Mudarris al Lugah al Arabiyyah) dan Prof. Dr. Hanik Mahliatus Sikkah, MA ( Ketua Prodi S2 Bahasa Arab di UniversitasNegeri Malang Jatim/Ketua Asosiasi Prodi Bahasa Arab se-Indonesia ).
(MAN)
Berita Terkait
News
Menag Ajak Guru Besar UIN Alauddin Bangun Episentrum Ilmu dan Peradaban
Menag RI, Nasaruddin Amir mengajak guru besar UIN Alauddin Makassar menjaga tradisi keilmuan. Ia mau, daerah di mana kampus berdiri, dikenal sebagai kota ilmuwan, episentrum peradaban Islam.
Senin, 09 Feb 2026 19:28
Sulsel
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
Komunitas Studi Ekonomi Islam (KSEI) Forkeis Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menutup rangkaian kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja (Raker) 2026 di Baruga Paralegal, Minggu (8/2/2026).
Senin, 09 Feb 2026 11:17
News
Penguatan Publikasi dan Visibilitas Digital Dongkrak Posisi UIN Alauddin di Webometrics
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mencatat capaian baru dalam pemeringkatan perguruan tinggi berbasis web global, Webometrics.
Kamis, 05 Feb 2026 15:14
Sulsel
PMB Jalur SMM Afirmasi UIN Alauddin Makassar Dibuka, Ini Jalur dan Syaratnya
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar resmi membuka pendaftaran Seleksi Masuk Mandiri (SMM) jalur Afirmasi mulai 1 Februari hingga 11 April 2026.
Selasa, 03 Feb 2026 14:45
Sulsel
Masjid UIN Alauddin Buka Dapur Ramadhan, Siapkan Menu Berbuka 400 Porsi/Hari
Pengurus Masjid Agung Sultan Alauddin UIN Alauddin Makassar akan membuka Dapur Ramadhan selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H.
Kamis, 29 Jan 2026 12:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Bone Angkut Pakai Mobil Pribadi
2
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
3
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
4
Gubernur Fakhiri Dukung Pembangunan Kantor Klasis Port Numbay dengan Bantuan Rp3 Miliar
5
Opus Ramadhan Hadir Lagi, Rektor Unismuh Jadi Narasumber Utama
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Bone Angkut Pakai Mobil Pribadi
2
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
3
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
4
Gubernur Fakhiri Dukung Pembangunan Kantor Klasis Port Numbay dengan Bantuan Rp3 Miliar
5
Opus Ramadhan Hadir Lagi, Rektor Unismuh Jadi Narasumber Utama