Polda Sulsel Kerahkan 1.000 Personel Amankan Debat kedua Pilgub Sulsel
Jum'at, 08 Nov 2024 19:33
Jajaran Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), akan mengarahkan sekitar 1.000 personel gabungan untuk pengamanan Debat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2024. Foto: Maman Sukirman
MAKASSAR - Jajaran Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), akan mengarahkan sekitar 1.000 personel gabungan untuk pengamanan Debat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2024 di Hotel Claro pada Minggu (10/11/2024).
"Ada sekitar lebih 1.000 personel dan rencanya itu pelaksanaannya siang hari, dulu debat pertama malam hari tapi rencana nanti siang hari," ungkap Kasubdit Multimedia dan Pjs Karo Penmas Humas Polda Sulsel, AKBP Nasaruddin.
Kemudian, AKPB Nasaruddin mengatakan bahwa Polda Sulsel sementara menyiapkan beberapa unit pengamanan jelang Debat Pilgub Sulsel 2024 mendatang.
"Ada unit Pindad apabila sewaktu-waktu ada yang misalkan tidak diminta-minta ada chaos nanti. Ada dari Brimob, Shabara Perintis dari intel seperti itu, jadi seluruh terkait ada unit lengkap," katanya.
Kemudian, ia menjelaskan bahwa Polda Sulsel melakukan rekayasa penindakan arus lalu lintas dan mengatur massa dari masing-masing Pasangan Calon (Paslon) Pilgub Sulsel.
"Akan ada pengamanan yang terdiri dari unsur di kepolisian, ada upaya pencegahan, upaya penindakan termasuk kelancaran arus lalu lintasnya pada saat berlangsung acara karena banyak simpatisan, kita antisipasi semua itu. Supaya pengguna jalan itu tidak terganggu," ujarnya kepada SINDO Makassar.
AKBP Nasaruddin menuturkan bahwa Polda Sulsel telah melakukan skema pengamanan selama pelaksanaan debat nanti, "Sampai ring tiga, untuk ring satu itu di dalam gedung, ring dua di halaman, dan ring tiga di parkiran, jalanan, dan sekitarnya," katanya.
Terakhir, ia membeberkan akan ada personel untuk pengamanan di lokasi posko induk masing-masing dua paslon untuk menggelar nonton bareng yang disiarkan oleh media penyelenggara.
Terpisah, pada debat pamungkas kali ini dilakukan evaluasi sehingga lokasi dan waktunya berbeda, akan digelar pada siang hari setelah didebat pertama sempat terjadi keributan antarpendukung paslon. Sementara untuk tema debat yakni "Ekonomi, Infrastruktur, dan Tata Kelola Sumber Daya Alam".
"Pihak Polda mengurai rencana keamanan, karena kan beda lokus kegiatan beda proses keamanan. Kemarin kita (KPU Sulsel) di Hotel Four Point dan sekarang kita pindah di Hotel Claro itu pasti simulasi pengamanan berbeda," kata Komisioner KPU Sulsel Hasruddin Husain.
"Ada sekitar lebih 1.000 personel dan rencanya itu pelaksanaannya siang hari, dulu debat pertama malam hari tapi rencana nanti siang hari," ungkap Kasubdit Multimedia dan Pjs Karo Penmas Humas Polda Sulsel, AKBP Nasaruddin.
Kemudian, AKPB Nasaruddin mengatakan bahwa Polda Sulsel sementara menyiapkan beberapa unit pengamanan jelang Debat Pilgub Sulsel 2024 mendatang.
"Ada unit Pindad apabila sewaktu-waktu ada yang misalkan tidak diminta-minta ada chaos nanti. Ada dari Brimob, Shabara Perintis dari intel seperti itu, jadi seluruh terkait ada unit lengkap," katanya.
Kemudian, ia menjelaskan bahwa Polda Sulsel melakukan rekayasa penindakan arus lalu lintas dan mengatur massa dari masing-masing Pasangan Calon (Paslon) Pilgub Sulsel.
"Akan ada pengamanan yang terdiri dari unsur di kepolisian, ada upaya pencegahan, upaya penindakan termasuk kelancaran arus lalu lintasnya pada saat berlangsung acara karena banyak simpatisan, kita antisipasi semua itu. Supaya pengguna jalan itu tidak terganggu," ujarnya kepada SINDO Makassar.
AKBP Nasaruddin menuturkan bahwa Polda Sulsel telah melakukan skema pengamanan selama pelaksanaan debat nanti, "Sampai ring tiga, untuk ring satu itu di dalam gedung, ring dua di halaman, dan ring tiga di parkiran, jalanan, dan sekitarnya," katanya.
Terakhir, ia membeberkan akan ada personel untuk pengamanan di lokasi posko induk masing-masing dua paslon untuk menggelar nonton bareng yang disiarkan oleh media penyelenggara.
Terpisah, pada debat pamungkas kali ini dilakukan evaluasi sehingga lokasi dan waktunya berbeda, akan digelar pada siang hari setelah didebat pertama sempat terjadi keributan antarpendukung paslon. Sementara untuk tema debat yakni "Ekonomi, Infrastruktur, dan Tata Kelola Sumber Daya Alam".
"Pihak Polda mengurai rencana keamanan, karena kan beda lokus kegiatan beda proses keamanan. Kemarin kita (KPU Sulsel) di Hotel Four Point dan sekarang kita pindah di Hotel Claro itu pasti simulasi pengamanan berbeda," kata Komisioner KPU Sulsel Hasruddin Husain.
(GUS)
Berita Terkait
News
Polda Bongkar Sindikat Pekerja Migran Ilegal, Korban Dipaksa Jadi Operator Sobis
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan mengungkap kasus tindak pidana perlindungan pekerja migran ilegal yang disertai eksploitasi ekonomi terhadap anak di bawah umur.
Rabu, 29 Jul 2026 05:09
News
Polda Sulsel Bongkar Sindikat TPPO dan Eksploitasi 11 Anak di Sidrap
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan, berhasil membongkar tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus penempatan pekerja non-prosedural serta eksploitasi ekonomi terhadap anak.
Selasa, 28 Jul 2026 17:39
News
LBH Pers Makassar Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis di Polda Sulsel
LBH Makassar merupakan bagian dari KAJ Sulsel mendatangi Kantor Ditreskrimum Polda Sulsel mempertanyakan perkembangan kasus dugaan kekerasan jurnalis LKBN ANTARA
Jum'at, 24 Jul 2026 19:54
News
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Selidiki Izin Operasional PO Bus Bintang Zahira
Bus Bintang Zahira yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pelecehan penumpang perempuan, diduga tidak layak beroperasi.
Kamis, 23 Jul 2026 12:12
News
Biddokkes Polda Sulsel Mulai Identifikasi Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Polda Sulawesi Selatan melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar konferensi pers terkait penanganan kecelakaan laut KM Nurul Salsa yang terjadi di perairan Kepulauan Selayar. Kegiatan tersebut berlangsung di Biddokkes Polda Sulsel pada Rabu (22/07/2026).
Rabu, 22 Jul 2026 16:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
2
Polisi Panggil Taufan Pawe jadi Saksi Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah DPRD Parepare
3
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
4
Usia 23 Tahun, Deraya Andhara Sukses Bangun Bisnis Beromzet Puluhan Juta
5
Kalla Translog Integrasikan AI untuk Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Kerja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
2
Polisi Panggil Taufan Pawe jadi Saksi Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah DPRD Parepare
3
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
4
Usia 23 Tahun, Deraya Andhara Sukses Bangun Bisnis Beromzet Puluhan Juta
5
Kalla Translog Integrasikan AI untuk Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Kerja