Kementerian BUMN Komitmen Dukung Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
Sabtu, 23 Nov 2024 12:24

Menteri BUMN Erick Thohir komitmen mendukung ekosistem perlindungan pekerja migran Indonesia. Foto/Istimewa
JAKARTA - Kementerian BUMN menyatakan komitmennya untuk mendukung ekosistem perlindungan pekerja migran Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan setelah pertemuan antara Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Abdul Kadir Karding di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (20/11/2024) lalu.
"Kami mendukung ekosistem PPMI, baik untuk fasilitas keberangkatan dan kedatangan di bandara," ujar Erick.
Kementerian BUMN menekankan peran vital BUMN dalam memastikan fasilitas keberangkatan dan kedatangan pekerja migran di bandara, serta mendukung berbagai program perlindungan lainnya.
Menteri BUMN Erick juga memberikan dukungan penuh terhadap beberapa inisiatif yang disampaikan oleh Menteri PPMI, Abdul Kadir Karding. Inisiatif tersebut antara lain meliputi peningkatan kualitas lounge khusus pekerja migran Indonesia (PMI), perlindungan kesehatan bagi PMI di luar negeri, hingga dukungan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pekerja migran.
"Pekerja migran adalah program besar Presiden Prabowo yang bertujuan untuk memberikan perlindungan menyeluruh dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia, dengan kualitas yang lebih baik dari sebelumnya," ungkap Menteri BUMN Erick Thohir.
Menteri BUMN Erick juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi pekerja migran dari pihak-pihak yang sering memanfaatkan situasi mereka, seperti lintah darat atau oknum tidak bertanggung jawab. Menurut dia, akses pekerjaan di luar negeri seharusnya membawa kesejahteraan bagi keluarga pekerja migran, bukan malah membebani mereka dengan masalah ekonomi.
"Kami mendukung upaya perlindungan pekerja migran dari lintah darat dan oknum lainnya, agar mereka tidak terjebak dalam situasi yang justru menghambat ekonomi keluarga mereka," tegas Menteri BUMN Erick.
Dalam pertemuan tersebut, Erick juga menyatakan kesiapan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), termasuk BRI, untuk mendukung program KUR yang akan diluncurkan oleh Menteri PPMI Abdul Kadir Karding.
"Kami siap mendukung program KUR yang akan diluncurkan oleh Pak Menteri PPMI melalui fasilitas Himbara. Ini adalah bagian dari komitmen BUMN untuk mendukung perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia," kata Erick.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dari kolaborasi strategis antara Kementerian BUMN dan Kementerian PPMI untuk memastikan pekerja migran mendapatkan perlindungan yang layak serta dukungan finansial yang memadai.
"Kami mendukung ekosistem PPMI, baik untuk fasilitas keberangkatan dan kedatangan di bandara," ujar Erick.
Kementerian BUMN menekankan peran vital BUMN dalam memastikan fasilitas keberangkatan dan kedatangan pekerja migran di bandara, serta mendukung berbagai program perlindungan lainnya.
Menteri BUMN Erick juga memberikan dukungan penuh terhadap beberapa inisiatif yang disampaikan oleh Menteri PPMI, Abdul Kadir Karding. Inisiatif tersebut antara lain meliputi peningkatan kualitas lounge khusus pekerja migran Indonesia (PMI), perlindungan kesehatan bagi PMI di luar negeri, hingga dukungan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pekerja migran.
"Pekerja migran adalah program besar Presiden Prabowo yang bertujuan untuk memberikan perlindungan menyeluruh dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia, dengan kualitas yang lebih baik dari sebelumnya," ungkap Menteri BUMN Erick Thohir.
Menteri BUMN Erick juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi pekerja migran dari pihak-pihak yang sering memanfaatkan situasi mereka, seperti lintah darat atau oknum tidak bertanggung jawab. Menurut dia, akses pekerjaan di luar negeri seharusnya membawa kesejahteraan bagi keluarga pekerja migran, bukan malah membebani mereka dengan masalah ekonomi.
"Kami mendukung upaya perlindungan pekerja migran dari lintah darat dan oknum lainnya, agar mereka tidak terjebak dalam situasi yang justru menghambat ekonomi keluarga mereka," tegas Menteri BUMN Erick.
Dalam pertemuan tersebut, Erick juga menyatakan kesiapan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), termasuk BRI, untuk mendukung program KUR yang akan diluncurkan oleh Menteri PPMI Abdul Kadir Karding.
"Kami siap mendukung program KUR yang akan diluncurkan oleh Pak Menteri PPMI melalui fasilitas Himbara. Ini adalah bagian dari komitmen BUMN untuk mendukung perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia," kata Erick.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dari kolaborasi strategis antara Kementerian BUMN dan Kementerian PPMI untuk memastikan pekerja migran mendapatkan perlindungan yang layak serta dukungan finansial yang memadai.
(TRI)
Berita Terkait

Makassar City
Wawali Aliyah Terima Kunjungan BP3MI Sulsel, Bahas Perlindungan Pekerja Migran
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menerima kunjungan silaturahmi Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Selatan, Dharma Saputra, di ruang rapat Wakil Wali Kota Makassar, Jumat (14/03/2025).
Jum'at, 14 Mar 2025 20:02

News
BBPVP Makassar Kerja Sama Perusahaan Korsel: Siapkan Kuota 80 Ribu Pekerja
Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia siap memasok tenaga kerja kompeten ke Korsel.
Rabu, 15 Jan 2025 17:38

News
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Karyawan BUMN Dilatih Melek AI
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan perhatian besar pada peningkatan kompetensi komunikasi karyawan BUMN, khususnya dalam memanfaatkan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) untuk media sosial.
Jum'at, 10 Jan 2025 14:06

Sulsel
Menteri BUMN Rombak Direksi & Dewan Komisaris PT PAL Indonesia, Ini Susunannya
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Direktur Utama PT Len Industri sebagai pemegang saham utama PT PAL Indonesia melakukan perubahan pada susunan Direksi dan Dewan Komisaris perusahaan tersebut.
Selasa, 17 Des 2024 17:18

Ekbis
Setoran Dividen BUMN Capai Rp85,5 Triliun di 2024, Target Tembus Rp90 Triliun di 2025
Pada 2023, BUMN menyetorkan dividen sekitar Rp 81,2 triliun, dan pada 2024 angka tersebut naik menjadi Rp 85,5 triliun, atau mencapai target 100%.
Senin, 25 Nov 2024 18:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat