PLN UID Sulselrabar Siapkan Infrastruktur & Layanan Kelistrikan Andal Selama Nataru
Rabu, 11 Des 2024 09:00
GM PLN UID Sulselrabar memimpin apel pagi PLN Unit Layanan guna memastikan kesiapan petugas dalam menghadirkan layanan listrik andal selama momen Nataru. Foto/Dok PLN
MAKASSAR - Menjelang perayaan Natal 2024 dan pergantian tahun ke 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) memastikan kesiapan layanan dan infrastruktur kelistrikan yang andal.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, menegaskan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang stabil selama periode siaga, yang dimulai pada 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025.
Budiono mencatat, PLN UID Sulselrabar telah menyiagakan 71 posko dan 2.278 personel untuk menjaga keandalan pasokan listrik menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
"Kami telah melakukan persiapan preventif untuk memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi andal sejak jauh-jauh hari. Selain itu, kami juga menyiapkan pengamanan pasokan listrik berlapis di 164 lokasi prioritas," kata Budiono.
Untuk mendukung mobilitas pengguna kendaraan listrik, khususnya mobil listrik, PLN telah menyiapkan 40 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 32 lokasi di Sulselrabar.
Budiono juga mengungkapkan bahwa beban puncak (BP) di Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) diperkirakan akan mencapai 1.800 MegaWatt (MW) pada momen Nataru tahun ini. Dengan daya mampu pasok (DMP) sebesar 2.100 MW, masih ada cadangan daya atau reserve margin sebesar 300 MW.
Petugas PLN akan siaga penuh pada momen Nataru ini untuk memastikan kenyamanan masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru. Ini adalah komitmen PLN untuk terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat," tambahnya.
PLN juga membentuk tim khusus atau special force untuk siaga Nataru dengan menurunkan 2.278 personel yang akan berjaga di 71 posko di seluruh Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Personel siaga tersebut dilengkapi dengan 164 unit genset, 37 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dan 85 unit Gardu Bergerak (UGB) untuk mendukung stabilitas pasokan listrik.
Selain itu, untuk mendukung mobilitas tim, PLN menyiapkan 12 unit truck crane, 164 unit kendaraan motor, dan 294 unit mobil. "Kami juga telah mengantisipasi cuaca ekstrem dengan digitalisasi smart distribution untuk memastikan peralatan kami siap dan kami dapat merespons dengan cepat," tambah Budiono.
Budiono berharap perayaan Natal dan Tahun Baru ini berjalan dengan lancar dan tanpa gangguan. "Kami juga mengucapkan selamat jalan bagi yang akan mudik, semoga selamat di perjalanan dan dapat menikmati waktu bersama keluarga," pungkasnya.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, menegaskan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang stabil selama periode siaga, yang dimulai pada 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025.
Budiono mencatat, PLN UID Sulselrabar telah menyiagakan 71 posko dan 2.278 personel untuk menjaga keandalan pasokan listrik menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
"Kami telah melakukan persiapan preventif untuk memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi andal sejak jauh-jauh hari. Selain itu, kami juga menyiapkan pengamanan pasokan listrik berlapis di 164 lokasi prioritas," kata Budiono.
Untuk mendukung mobilitas pengguna kendaraan listrik, khususnya mobil listrik, PLN telah menyiapkan 40 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 32 lokasi di Sulselrabar.
Budiono juga mengungkapkan bahwa beban puncak (BP) di Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) diperkirakan akan mencapai 1.800 MegaWatt (MW) pada momen Nataru tahun ini. Dengan daya mampu pasok (DMP) sebesar 2.100 MW, masih ada cadangan daya atau reserve margin sebesar 300 MW.
Petugas PLN akan siaga penuh pada momen Nataru ini untuk memastikan kenyamanan masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru. Ini adalah komitmen PLN untuk terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat," tambahnya.
PLN juga membentuk tim khusus atau special force untuk siaga Nataru dengan menurunkan 2.278 personel yang akan berjaga di 71 posko di seluruh Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Personel siaga tersebut dilengkapi dengan 164 unit genset, 37 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dan 85 unit Gardu Bergerak (UGB) untuk mendukung stabilitas pasokan listrik.
Selain itu, untuk mendukung mobilitas tim, PLN menyiapkan 12 unit truck crane, 164 unit kendaraan motor, dan 294 unit mobil. "Kami juga telah mengantisipasi cuaca ekstrem dengan digitalisasi smart distribution untuk memastikan peralatan kami siap dan kami dapat merespons dengan cepat," tambah Budiono.
Budiono berharap perayaan Natal dan Tahun Baru ini berjalan dengan lancar dan tanpa gangguan. "Kami juga mengucapkan selamat jalan bagi yang akan mudik, semoga selamat di perjalanan dan dapat menikmati waktu bersama keluarga," pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
PLN UID Sulselrabar Kumpulkan 40 Kantong Darah Lewat Aksi Donor Rutin
PLN UID Sulselrabar kembali menggelar aksi donor darah rutin bekerja sama dengan UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.
Rabu, 08 Jul 2026 17:46
News
YBM PLN UID Sulselrabar Resmikan Griya Singgah Pasien Gratis di Makassar
YBM PLN UID Sulselrabar meresmikan Griya Singgah Pasien (GSP) Makassar sebagai fasilitas hunian sementara gratis bagi pasien dhuafa dan keluarga pendamping yang menjalani pengobatan atau rujukan di Kota Makassar.
Sabtu, 04 Jul 2026 16:22
News
Tarif Listrik Tetap, PLN Siap Jaga Keandalan Layanan
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN untuk Triwulan III 2026 atau periode Juli–September tetap.
Jum'at, 03 Jul 2026 19:35
News
YBM PLN UID Sulselrabar Khitan 1.000 Anak & Salurkan Kado Yatim Dhuafa
YBM PLN UID Sulselrabar menggelar kegiatan sosial bertajuk Semarak Muharram Berkah 1448 H berupa khitanan massal dan pembagian kado untuk anak yatim dan dhuafa.
Selasa, 30 Jun 2026 18:07
Sulsel
Listrik PLN Pangkas Biaya Petani Bawang Enrekang hingga 60 Persen
Komitmen tersebut diwujudkan PT PLN (Persero) melalui program Electrifying Agriculture (EA) yang mendukung transformasi sektor pertanian menuju sistem budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kamis, 11 Jun 2026 19:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
2
TP PKK Gowa Raih Penghargaan dari Menkes RI dan Ketum TP PKK Pusat
3
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
4
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
5
Jelang Asian Games di Jepang, 18 Atlet Takraw Timnas Jalani Pelatnas di Parepare
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
2
TP PKK Gowa Raih Penghargaan dari Menkes RI dan Ketum TP PKK Pusat
3
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
4
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
5
Jelang Asian Games di Jepang, 18 Atlet Takraw Timnas Jalani Pelatnas di Parepare