36 BUMN Capai Kualifikasi Informatif, Telkom Peringkat 2
Jum'at, 20 Des 2024 15:19
Telkom meraih peringkat kedua dalam kategori BUMN pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024. Foto/Istimewa
JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menunjukkan komitmennya dalam transparansi dan akuntabilitas informasi publik dengan meraih peringkat kedua dalam kategori Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024. Penghargaan ini diserahkan oleh Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP), Donny Yoesgiantoro, kepada VP Corporate Communication Telkom, Andri Herawan Sasoko, di Ballroom Hotel Movenpick, Jakarta, pada Selasa (17/12) lalu.
Menurut Andri Herawan Sasoko, sebagai bagian dari Badan Publik, Telkom senantiasa berkomitmen memperkuat keterbukaan informasi. "Salah satu pilar utama penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance)," ungkap dia.
Andri menambahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan pengelolaan Keterbukaan Informasi Publik dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan dan efektivitas layanan informasi publik.
"Melalui berbagai kanal komunikasi, Telkom berupaya memenuhi hak akses masyarakat terhadap informasi publik dan membangun transparansi untuk meningkatkan kepercayaan stakeholders," ujar dia.
Proses evaluasi keterbukaan informasi dilakukan melalui e-Monev (Monitoring dan Evaluasi), yang melibatkan pengisian kuesioner oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) setiap badan publik. Berdasarkan hasil ini, KIP memberikan penilaian serta penghargaan kepada badan publik yang menunjukkan komitmen terhadap keterbukaan informasi.
Pada 2024, jumlah badan publik yang masuk kategori “Informatif” meningkat menjadi 162, termasuk 36 BUMN, dibandingkan dengan 139 badan publik pada tahun sebelumnya. Namun, sekitar 44 persen badan publik yang dimonitoring masih dinilai “kurang informatif” atau “tidak informatif”.
Ketua KIP, Donny Yoesgiantoro, menyampaikan apresiasi kepada badan publik yang berhasil mencapai kualifikasi “Informatif”. "Semoga pencapaian ini menjadi pemicu bagi badan publik lainnya untuk terus memperbaiki pelayanan informasi kepada masyarakat," ujarnya.
Menurut Andri Herawan Sasoko, sebagai bagian dari Badan Publik, Telkom senantiasa berkomitmen memperkuat keterbukaan informasi. "Salah satu pilar utama penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance)," ungkap dia.
Andri menambahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan pengelolaan Keterbukaan Informasi Publik dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan dan efektivitas layanan informasi publik.
"Melalui berbagai kanal komunikasi, Telkom berupaya memenuhi hak akses masyarakat terhadap informasi publik dan membangun transparansi untuk meningkatkan kepercayaan stakeholders," ujar dia.
Proses evaluasi keterbukaan informasi dilakukan melalui e-Monev (Monitoring dan Evaluasi), yang melibatkan pengisian kuesioner oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) setiap badan publik. Berdasarkan hasil ini, KIP memberikan penilaian serta penghargaan kepada badan publik yang menunjukkan komitmen terhadap keterbukaan informasi.
Pada 2024, jumlah badan publik yang masuk kategori “Informatif” meningkat menjadi 162, termasuk 36 BUMN, dibandingkan dengan 139 badan publik pada tahun sebelumnya. Namun, sekitar 44 persen badan publik yang dimonitoring masih dinilai “kurang informatif” atau “tidak informatif”.
Ketua KIP, Donny Yoesgiantoro, menyampaikan apresiasi kepada badan publik yang berhasil mencapai kualifikasi “Informatif”. "Semoga pencapaian ini menjadi pemicu bagi badan publik lainnya untuk terus memperbaiki pelayanan informasi kepada masyarakat," ujarnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum
Pemerintah bersama BSSN, Telkom, akademisi, industri, dan komunitas keamanan siber mendorong penyusunan peta jalan nasional migrasi menuju post-quantum cryptography (PQC) sebagai fondasi memperkuat ketahanan digital nasional.
Selasa, 11 Agu 2026 18:12
Ekbis
Transformasi TelkomGroup Berbuah Positif, InfraNexia Bukukan Pendapatan Rp7,7 Triliun
PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatatkan kinerja solid pada semester I 2026 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp7,7 triliun.
Rabu, 05 Agu 2026 16:53
Ekbis
Pendapatan Telkom Naik Jadi Rp75,9 Triliun, Laba Bersih Ikut Menguat
Telkom berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun atau tumbuh 3,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih juga Menguat.
Sabtu, 01 Agu 2026 17:25
Ekbis
Telkom Raih Lestari Award 2026 Lewat Strategi Pengembangan Talenta Berkelanjutan
Lestari Award merupakan ajang apresiasi bagi perusahaan dan organisasi yang menjalankan praktik keberlanjutan serta berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Selasa, 28 Jul 2026 19:30
News
PT Vale Perkuat Kapasitas Jurnalis, Dorong Ekosistem Informasi Publik yang Kredibel
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menggelar program Upskilling & Site Visit Media di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, pada 26–28 Juli 2026.
Senin, 27 Jul 2026 11:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali