Pammat Subdit Gasum Polda Sulsel Evakuasi Korban Banjir di Makassar
Senin, 23 Des 2024 11:30
Anggota kepolisian Pammat Subdit Gasum Polda Sulsel mengevakuasi warga di daerah banjir. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Personel Sie Pammat Subdit Gasum Polda Sulawesi Selatan melakukan evakuasi korban banjir di wilayah Perumnas Kodam III, Jalan Kotipa Raya, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Paccerakkang, Kota Makassar, Senin (23/12/24).
Sebanyak 10 personel diterjunkan menggunakan kendaraan taktis (rantis) berupa dua unit R4 Rescue, satu Double Cabin, dan satu Single Cabin. Fokus operasi ini yaitu menyambangi lokasi terdampak, berdialog dengan warga, memberikan imbauan, melakukan evakuasi, serta tetap siaga di lokasi untuk memastikan keselamatan warga.
Upaya pertama dilakukan adalah di mana tim berhasil mengevakuasi balita dari area banjir di Perumnas Kodam III dan Jalan Buka Mata Raya, Kelurahan Katimbang.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan bahwa Polri telah mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi dan memberikan bantuan langsung ke masyarakat yang terdampak banjir.
"Kami (Polri) bergerak cepat untuk membantu warga yang terdampak banjir, terutama di Makassar dan di beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan," kata Didik.
Ia menambahkan bahwa Polri juga mendirikan posko darurat di sejumlah lokasi strategis untuk memberikan pelayanan kesehatan, distribusi logistik, dan kebutuhan dasar lainnya.
"Banjir tidak hanya menyebabkan kerugian material, tetapi juga berdampak pada aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, kami (Polri) berusaha semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat agar dapat kembali beraktifitas normal," tambahnya.
Tidak hanya itu, tim kembali mengevakuasi dua warga lansia yang menderita stroke di wilayah yang sama. Evakuasi dilakukan dengan cepat dan tepat untuk memastikan keselamatan para korban yang membutuhkan penanganan khusus.
Kegiatan tersebut kata dia menunjukkan dedikasi Pammat Subdit Gasum Polda Sulsel dalam menangani situasi darurat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain memberikan bantuan fisik, personel juga memberikan dukungan moral kepada warga yang terdampak bencana.
Diharapkan dengan langkah cepat ini, masyarakat terdampak banjir dapat segera mendapatkan bantuan lebih lanjut dari pihak terkait, sehingga situasi kembali pulih.
Sebanyak 10 personel diterjunkan menggunakan kendaraan taktis (rantis) berupa dua unit R4 Rescue, satu Double Cabin, dan satu Single Cabin. Fokus operasi ini yaitu menyambangi lokasi terdampak, berdialog dengan warga, memberikan imbauan, melakukan evakuasi, serta tetap siaga di lokasi untuk memastikan keselamatan warga.
Upaya pertama dilakukan adalah di mana tim berhasil mengevakuasi balita dari area banjir di Perumnas Kodam III dan Jalan Buka Mata Raya, Kelurahan Katimbang.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan bahwa Polri telah mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi dan memberikan bantuan langsung ke masyarakat yang terdampak banjir.
"Kami (Polri) bergerak cepat untuk membantu warga yang terdampak banjir, terutama di Makassar dan di beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan," kata Didik.
Ia menambahkan bahwa Polri juga mendirikan posko darurat di sejumlah lokasi strategis untuk memberikan pelayanan kesehatan, distribusi logistik, dan kebutuhan dasar lainnya.
"Banjir tidak hanya menyebabkan kerugian material, tetapi juga berdampak pada aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, kami (Polri) berusaha semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat agar dapat kembali beraktifitas normal," tambahnya.
Tidak hanya itu, tim kembali mengevakuasi dua warga lansia yang menderita stroke di wilayah yang sama. Evakuasi dilakukan dengan cepat dan tepat untuk memastikan keselamatan para korban yang membutuhkan penanganan khusus.
Kegiatan tersebut kata dia menunjukkan dedikasi Pammat Subdit Gasum Polda Sulsel dalam menangani situasi darurat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain memberikan bantuan fisik, personel juga memberikan dukungan moral kepada warga yang terdampak bencana.
Diharapkan dengan langkah cepat ini, masyarakat terdampak banjir dapat segera mendapatkan bantuan lebih lanjut dari pihak terkait, sehingga situasi kembali pulih.
(MAN)
Berita Terkait
News
10 Polres di Sulsel Raih Penghargaan Operasi Ketupat 2026
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, memberikan penghargaan kepada jajaran Polres atas kinerja mereka dalam Operasi Ketupat 2026.
Senin, 30 Mar 2026 15:57
News
Kapolrestabes Makassar Terima Penghargaan Kinerja Operasi Ketupat 2026
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menerima penghargaan atas capaian kinerja dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Senin, 30 Mar 2026 13:12
Sulsel
Kapolda Sulsel Tinjau Pos Mudik Jeneponto, Arus Lalin Terkendali
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro meninjau Pos Terpadu pengamanan arus mudik Lebaran di Kabupaten Jeneponto, Kamis (19/3/2026).
Kamis, 19 Mar 2026 18:11
News
Sentuhan Humanis Calon Perwira Polri, SIP Angkatan 55 Gelar Baksos di Biringkanaya
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ilham Mustian dan diikuti oleh 86 siswa SIP asal Polda Sulsel serta dua siswa dari Polda Papua.
Rabu, 18 Mar 2026 22:02
Makassar City
Legislator Makassar Sebut Penanganan Banjir Tak Boleh Sistem Tambal Sulam
DPRD Kota Makassar mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar tidak menangani persoalan banjir dengan pendekatan sementara atau “tambal sulam”.
Jum'at, 13 Mar 2026 22:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler