Sinergi Pertamina dengan Stakeholder Jaga Kelancaran Penerbangan Tahun Baru
Selasa, 31 Des 2024 20:47
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui unit bisnis AFT Hasanuddin menggelar pertemuan koordinasi siaga dengan berbagai stakeholder penerbangan. Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui unit bisnis Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin menggelar pertemuan koordinasi siaga dengan berbagai stakeholder penerbangan.
Pertemuan ini dihadiri oleh otoritas bandara, maskapai, operator bandara, Lanud TNI AU, dan Polsek Bandara untuk memastikan kelancaran operasional selama periode Natal, Tahun Baru, dan arus balik. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi ajang evaluasi kinerja 2024 serta penyusunan strategi untuk menghadapi tantangan di 2025.
Selama periode liburan, konsumsi avtur mengalami kenaikan sebesar 15%, dengan rata-rata penyaluran mencapai 675 kiloliter per hari, didorong oleh tingginya aktivitas penerbangan domestik dan internasional di Bandara Sultan Hasanuddin.
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto, menegaskan pentingnya sinergi antara seluruh stakeholder untuk menjaga kelancaran operasional penerbangan.
"Kami memastikan seluruh kebutuhan bahan bakar penerbangan terpenuhi dengan optimal selama liburan ini. Kerjasama antara Pertamina, maskapai, otoritas bandara, angkasa pura, lanud, hingga kepolisian bandara menjadi kunci keberhasilan kami,” ungkap Fanda.
Pernyataan ini juga didukung oleh Asri Santosa, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, yang memberikan apresiasi terhadap kerjasama solid antar entitas di bandara.
Selain memastikan distribusi bahan bakar berjalan lancar, Pertamina juga menghadirkan Serambi MyPertamina di Bandara Sultan Hasanuddin.
Fasilitas ini memberikan kenyamanan ekstra bagi konsumen, seperti ruang tunggu dengan Wi-Fi gratis, layanan cek kesehatan, area bermain, kursi pijat gratis, serta aktivasi MyPertamina dan penjualan produk UMKM. Pengunjung juga dapat menikmati snack gratis, e-voucher Pertamax & Dex Series, merchandise eksklusif, serta layanan registrasi subisi tepat JBKP.
Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan bahwa komunikasi yang efektif dengan stakeholder adalah kunci untuk layanan yang prima.
“Kami tidak hanya fokus pada kelancaran operasional, tetapi juga pada kepuasan stakeholder dan customer. Keberlanjutan operasional yang ramah lingkungan juga menjadi salah satu prioritas kami,” jelas Fahrougi.
Untuk menghadapi arus balik pasca-Tahun Baru, Pertamina telah mempersiapkan strategi tambahan pasokan bahan bakar dan penguatan infrastruktur distribusi guna mendukung kelancaran penerbangan di awal 2025.
Sepanjang tahun 2024, Pertamina AFT Hasanuddin berhasil memenuhi kebutuhan avtur dengan total volume lebih dari 207,6 juta liter. Digitalisasi monitoring distribusi bahan bakar juga membantu meningkatkan efisiensi layanan kepada maskapai. Selain itu, pelayanan Serambi MyPertamina memberikan nilai tambah bagi pelanggan di Bandara Sultan Hasanuddin dan Sam Ratulangi.
Pertemuan ini dihadiri oleh otoritas bandara, maskapai, operator bandara, Lanud TNI AU, dan Polsek Bandara untuk memastikan kelancaran operasional selama periode Natal, Tahun Baru, dan arus balik. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi ajang evaluasi kinerja 2024 serta penyusunan strategi untuk menghadapi tantangan di 2025.
Selama periode liburan, konsumsi avtur mengalami kenaikan sebesar 15%, dengan rata-rata penyaluran mencapai 675 kiloliter per hari, didorong oleh tingginya aktivitas penerbangan domestik dan internasional di Bandara Sultan Hasanuddin.
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto, menegaskan pentingnya sinergi antara seluruh stakeholder untuk menjaga kelancaran operasional penerbangan.
"Kami memastikan seluruh kebutuhan bahan bakar penerbangan terpenuhi dengan optimal selama liburan ini. Kerjasama antara Pertamina, maskapai, otoritas bandara, angkasa pura, lanud, hingga kepolisian bandara menjadi kunci keberhasilan kami,” ungkap Fanda.
Pernyataan ini juga didukung oleh Asri Santosa, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, yang memberikan apresiasi terhadap kerjasama solid antar entitas di bandara.
Selain memastikan distribusi bahan bakar berjalan lancar, Pertamina juga menghadirkan Serambi MyPertamina di Bandara Sultan Hasanuddin.
Fasilitas ini memberikan kenyamanan ekstra bagi konsumen, seperti ruang tunggu dengan Wi-Fi gratis, layanan cek kesehatan, area bermain, kursi pijat gratis, serta aktivasi MyPertamina dan penjualan produk UMKM. Pengunjung juga dapat menikmati snack gratis, e-voucher Pertamax & Dex Series, merchandise eksklusif, serta layanan registrasi subisi tepat JBKP.
Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan bahwa komunikasi yang efektif dengan stakeholder adalah kunci untuk layanan yang prima.
“Kami tidak hanya fokus pada kelancaran operasional, tetapi juga pada kepuasan stakeholder dan customer. Keberlanjutan operasional yang ramah lingkungan juga menjadi salah satu prioritas kami,” jelas Fahrougi.
Untuk menghadapi arus balik pasca-Tahun Baru, Pertamina telah mempersiapkan strategi tambahan pasokan bahan bakar dan penguatan infrastruktur distribusi guna mendukung kelancaran penerbangan di awal 2025.
Sepanjang tahun 2024, Pertamina AFT Hasanuddin berhasil memenuhi kebutuhan avtur dengan total volume lebih dari 207,6 juta liter. Digitalisasi monitoring distribusi bahan bakar juga membantu meningkatkan efisiensi layanan kepada maskapai. Selain itu, pelayanan Serambi MyPertamina memberikan nilai tambah bagi pelanggan di Bandara Sultan Hasanuddin dan Sam Ratulangi.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Pertamina Pastikan Penyaluran Solar Subsidi di SPBU Kajuara Sesuai Aturan
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa penyaluran BBM subsidi jenis Biosolar di SPBU 74.927.13 Kajuara, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sabtu, 09 Mei 2026 12:40
News
Pertamina Sulawesi Perkuat Budaya Kerja Sehat lewat Mental Health Day 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. menggelar Mental Health Day 2026 yang dirangkaikan dengan Stress Management Program, Opening Smoking Cessation Program, serta Sleep Management Program pada 7–8 Mei 2026.
Sabtu, 09 Mei 2026 08:15
Sulsel
Tindak Tegas, Penyaluran Biosolar SPBU Wasuponda Dihentikan Sementara
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menuntaskan investigasi atas video viral terkait dugaan pengisian BBM subsidi di SPBU Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur.
Rabu, 06 Mei 2026 14:43
News
Pertamina Dukung Penguatan Pengawasan BBM Subsidi di Sulsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menghadiri rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka pengendalian penyaluran dan penguatan mekanisme rekomendasi BBM subsidi agar lebih tepat sasaran.
Selasa, 05 Mei 2026 18:28
News
Viral Pengisian Solar di SPBU Wasuponda, Pertamina Luruskan Fakta dan Lanjutkan Investigasi
Beredarnya video yang memperlihatkan dugaan pengisian solar subsidi secara tidak wajar di SPBU Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, memicu perhatian publik.
Senin, 04 Mei 2026 09:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa