Komisi B DPRD Makassar Tekankan Perusda Maksimalkan Kontribusi Pendapatan
Jum'at, 28 Feb 2025 22:10
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Makassar didorong untuk meningkatkan pendapatan untuk berkontribusi maksimal dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Makassar didorong untuk meningkatkan pendapatan untuk berkontribusi maksimal dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Kasrudi. Ia mengatakan BUMD untuk melakukan evaluasi dalam meningkatkan bagi hasil keuntungan.
"Kami punya hak pengawasan terhadap khusus BUMD, jadi kami sering meminta untuk efektif dan terus melakukan pembenahan-pembenahan supaya dividen yang ada di BUMD itu bisa distorkan atau didapatkan oleh Pemkot Makassar," jelasnya saat dihubungi SINDO Makassar, Kamis (27/2/2025).
"Salah satunya yang memungkinkan mendapatkan dividen paling banyak itu ada di PDAM, parkir dan pasar," imbuhnya.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Makassar itu menenkankan agar perusahaan daerah (perusda) menambah dan memaksimalkan kinerja, salah satunya memperbaiki kebocoran pipa di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar.
"Banyak kami lihat di BUMD PDAM misalnya itu masih ada kebocoran-kebocoran, jadi memungkinkan dividen atau pendapatan PDAM berkurang karena kejadian itu," ujar Legislator Partai Gerindra itu.
"Oleh karenanya kami meminta kepada PDAM untuk mengintensifkan hal-hal seperti kebocoran pipa suapaya ditambal agar tidak terjadi kebocoran air," sambungnya.
Alumni Universitas Indonesia Timur Makassar itu memberikan masukan untuk mengontrol tagihan pelanggan yang menunggak, agar meningkatkan pendapatan PDAM.
"Terus promosi-promosi supaya bisa menambah pelanggan, untuk pelanggan-pelanggan besar agar sering dikontrol, jangan sampai ada di situ kebocoran-kebocoran," tegasnya saat dihubungi via WhatsApp.
"Misal di hotel-hotel yang ada di Makassar ini yang menggunakan air PDAM agar sering dikontrol agar supaya tidak terjadi kebocoran, karena kami melihat pelanggan besar biasanya banyak kebocoran yang terjadi," lanjutnya.
Anggota DPRD Kota Makassar dua periode ini menambahkan untuk parkir dan pasar, untuk bisa melakukan pembenahan pasar agar masyarakat lebih senang berbelanja di pasar. Serta adanya penambahan dividen di BUMD dan mengintesifkan pendapatan-pendapatan yang ada di pasar.
"Terus masalah parkir juga begitu intesifkan pendapatan-pendapatan yang bisa didapatkan PD Parkir, semisal dimanfaatkan bahu-bahu jalan. Mungkin bisa diadakan parkir elektronik atau sebagainya, supaya tidak banyak terjadi kebocoran di parkir," tutupnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Kasrudi. Ia mengatakan BUMD untuk melakukan evaluasi dalam meningkatkan bagi hasil keuntungan.
"Kami punya hak pengawasan terhadap khusus BUMD, jadi kami sering meminta untuk efektif dan terus melakukan pembenahan-pembenahan supaya dividen yang ada di BUMD itu bisa distorkan atau didapatkan oleh Pemkot Makassar," jelasnya saat dihubungi SINDO Makassar, Kamis (27/2/2025).
"Salah satunya yang memungkinkan mendapatkan dividen paling banyak itu ada di PDAM, parkir dan pasar," imbuhnya.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Makassar itu menenkankan agar perusahaan daerah (perusda) menambah dan memaksimalkan kinerja, salah satunya memperbaiki kebocoran pipa di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar.
"Banyak kami lihat di BUMD PDAM misalnya itu masih ada kebocoran-kebocoran, jadi memungkinkan dividen atau pendapatan PDAM berkurang karena kejadian itu," ujar Legislator Partai Gerindra itu.
"Oleh karenanya kami meminta kepada PDAM untuk mengintensifkan hal-hal seperti kebocoran pipa suapaya ditambal agar tidak terjadi kebocoran air," sambungnya.
Alumni Universitas Indonesia Timur Makassar itu memberikan masukan untuk mengontrol tagihan pelanggan yang menunggak, agar meningkatkan pendapatan PDAM.
"Terus promosi-promosi supaya bisa menambah pelanggan, untuk pelanggan-pelanggan besar agar sering dikontrol, jangan sampai ada di situ kebocoran-kebocoran," tegasnya saat dihubungi via WhatsApp.
"Misal di hotel-hotel yang ada di Makassar ini yang menggunakan air PDAM agar sering dikontrol agar supaya tidak terjadi kebocoran, karena kami melihat pelanggan besar biasanya banyak kebocoran yang terjadi," lanjutnya.
Anggota DPRD Kota Makassar dua periode ini menambahkan untuk parkir dan pasar, untuk bisa melakukan pembenahan pasar agar masyarakat lebih senang berbelanja di pasar. Serta adanya penambahan dividen di BUMD dan mengintesifkan pendapatan-pendapatan yang ada di pasar.
"Terus masalah parkir juga begitu intesifkan pendapatan-pendapatan yang bisa didapatkan PD Parkir, semisal dimanfaatkan bahu-bahu jalan. Mungkin bisa diadakan parkir elektronik atau sebagainya, supaya tidak banyak terjadi kebocoran di parkir," tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Jajaran DPRD Kota Makassar mulai menempati gedung baru di Jalan AP Pettarani untuk menjalankan aktivitas kedewanan, Rabu (12/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 09:56
Makassar City
Komisi A DPRD Makassar Siapkan Tiga Langkah Kawal Kelurahan Sadar HAM
Komisi A DPRD Kota Makassar menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengawal program Kelurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Selasa, 11 Agu 2026 07:31
Makassar City
Andi Makmur Apresiasi Langkah Pemkot Benahi TPA Tamangapa
Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar dalam membenahi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa
Minggu, 09 Agu 2026 06:43
Makassar City
Dua Bidang DPRD Makassar Mulai Pindah ke Gedung Baru di Jalan AP Pettarani
Dua bidang di Sekretariat DPRD Kota Makassar mulai memindahkan aktivitas operasionalnya ke gedung sayap baru DPRD Makassar di Jalan AP Pettarani, Kamis (30/7/2026).
Jum'at, 31 Jul 2026 19:24
News
Legislator DPRD Makassar Desak PT GMTD Tbk Segera Bangun Masjid di Green River View
PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk kembali mendapat sorotan dari DPRD Kota Makassar. Hal tersebut disebabkan karena pihak GMTD sangat lambat menyerahkan fasum dan fasos.
Jum'at, 31 Jul 2026 14:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FIFGROUP Sulselbar Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Titik Nol Tanjung Bira
2
Memaknai Kemerdekaan: Pendidikan untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
3
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Teguhkan Semangat Berkarya & Berkontribusi
4
Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
5
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FIFGROUP Sulselbar Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Titik Nol Tanjung Bira
2
Memaknai Kemerdekaan: Pendidikan untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
3
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Teguhkan Semangat Berkarya & Berkontribusi
4
Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
5
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa