Keren! Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Terbaik Dunia
Sabtu, 12 Apr 2025 14:40
Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia melalui Kantor Imigrasi Bandara Soetta meraih peringkat ke-10 dalam kategori Layanan Imigrasi Bandara Terbaik Dunia Tahun 2025 menurut Skytrax. Foto/Istimewa
JAKARTA - Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia melalui Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) meraih peringkat ke-10 dalam kategori Layanan Imigrasi Bandara Terbaik Dunia Tahun 2025 menurut Skytrax, lembaga pemeringkat penerbangan independen asal London, Inggris. Pengumuman ini dipublikasikan di situs resmi Skytrax World Airport Awards (https://www.worldairportawards.com/worlds-best-airport-immigration-2025/).
Penilaian ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kedatangan dan keberangkatan, kontrol perbatasan, waktu tunggu, sistem antrean, jalur prioritas, hingga efisiensi dan kesopanan staf Imigrasi, termasuk teknologi seperti e-gate (pintu otomatis).
Menteri Hukum dan HAM, Agus Andrianto, mengapresiasi pencapaian ini sebagai tonggak sejarah bagi Direktorat Jenderal Imigrasi. “Ini adalah pengakuan atas transformasi dan inovasi layanan keimigrasian Indonesia, khususnya di bandara internasional. Terima kasih kepada seluruh petugas Imigrasi Soetta yang telah bekerja keras, bahkan di hari libur panjang, demi kelancaran lalu lintas penumpang,” ujar Agus.
Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Saffar Muhammad Godam, menjelaskan bahwa Imigrasi telah mengimplementasikan digitalisasi layanan untuk meningkatkan efisiensi. Salah satunya dengan penggunaan autogate berteknologi canggih yang memungkinkan proses pemeriksaan hanya berlangsung 10-15 detik per penumpang.
“Autogate ini kini dapat digunakan oleh warga negara asing dan bahkan anak-anak usia 6 tahun ke atas, berkat penerapan elektronik visa (eVisa) dan teknologi face recognition,” jelas Godam.
Sistem autogate ini terintegrasi dengan sistem manajemen kontrol perbatasan dan data Interpol. Saat ini, autogate telah dioperasikan di berbagai bandara dan pelabuhan utama Indonesia, seperti Bandara Soekarno-Hatta, Ngurah Rai, Kualanamu, Juanda, serta Pelabuhan Batam Center, dengan total 264 unit. Jumlah ini akan terus bertambah.
Selain teknologi canggih, Imigrasi juga melakukan rekayasa alur penumpang, terutama saat masa-masa sibuk seperti libur panjang dan perayaan besar. Sepanjang tahun 2024, Bandara Soekarno-Hatta melayani lebih dari 17 juta perlintasan. Pada periode Januari hingga April 2025, jumlah perlintasan mencapai hampir 5 juta.
Menteri Agus berharap pencapaian ini dapat menjadi pemacu semangat untuk seluruh jajaran Imigrasi Indonesia. “Kami akan terus berinovasi dan memperkuat integrasi sistem demi memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat dan wisatawan internasional,” tutupnya.
Penilaian ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kedatangan dan keberangkatan, kontrol perbatasan, waktu tunggu, sistem antrean, jalur prioritas, hingga efisiensi dan kesopanan staf Imigrasi, termasuk teknologi seperti e-gate (pintu otomatis).
Menteri Hukum dan HAM, Agus Andrianto, mengapresiasi pencapaian ini sebagai tonggak sejarah bagi Direktorat Jenderal Imigrasi. “Ini adalah pengakuan atas transformasi dan inovasi layanan keimigrasian Indonesia, khususnya di bandara internasional. Terima kasih kepada seluruh petugas Imigrasi Soetta yang telah bekerja keras, bahkan di hari libur panjang, demi kelancaran lalu lintas penumpang,” ujar Agus.
Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Saffar Muhammad Godam, menjelaskan bahwa Imigrasi telah mengimplementasikan digitalisasi layanan untuk meningkatkan efisiensi. Salah satunya dengan penggunaan autogate berteknologi canggih yang memungkinkan proses pemeriksaan hanya berlangsung 10-15 detik per penumpang.
“Autogate ini kini dapat digunakan oleh warga negara asing dan bahkan anak-anak usia 6 tahun ke atas, berkat penerapan elektronik visa (eVisa) dan teknologi face recognition,” jelas Godam.
Sistem autogate ini terintegrasi dengan sistem manajemen kontrol perbatasan dan data Interpol. Saat ini, autogate telah dioperasikan di berbagai bandara dan pelabuhan utama Indonesia, seperti Bandara Soekarno-Hatta, Ngurah Rai, Kualanamu, Juanda, serta Pelabuhan Batam Center, dengan total 264 unit. Jumlah ini akan terus bertambah.
Selain teknologi canggih, Imigrasi juga melakukan rekayasa alur penumpang, terutama saat masa-masa sibuk seperti libur panjang dan perayaan besar. Sepanjang tahun 2024, Bandara Soekarno-Hatta melayani lebih dari 17 juta perlintasan. Pada periode Januari hingga April 2025, jumlah perlintasan mencapai hampir 5 juta.
Menteri Agus berharap pencapaian ini dapat menjadi pemacu semangat untuk seluruh jajaran Imigrasi Indonesia. “Kami akan terus berinovasi dan memperkuat integrasi sistem demi memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat dan wisatawan internasional,” tutupnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Tanpa Antre di Saudi, Makkah Route Percepat Layanan Haji dari Makassar
Pelayanan jemaah haji melalui program Makkah Route di Embarkasi Makassar kembali mendapat apresiasi karena dinilai mempermudah proses keberangkatan.
Minggu, 03 Mei 2026 15:47
Sulsel
Sebanyak 15.804 Jemaah Haji Makassar Nikmati Layanan Makkah Route
Sebanyak 15.804 jemaah calon haji asal embarkasi Makassar akan menikmati layanan Makkah Route di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mulai 2026.
Minggu, 26 Apr 2026 14:02
News
13 Warga Indonesia Diduga Hendak Berhaji Pakai Visa Nonhaji
Direktorat Jenderal Imigrasi menunda keberangkatan 13 warga negara Indonesia (WNI) yang diduga akan menunaikan ibadah haji secara nonprosedural melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Selasa, 21 Apr 2026 14:59
Sulsel
Imigrasi Makassar Gagalkan WN RRT Ajukan Paspor RI dengan Identitas Palsu
Kantor Imigrasi Makassar berhasil menggagalkan upaya penipuan dokumen negara yang dilakukan oleh seorang warga negara asing (WNA) asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Senin, 13 Apr 2026 14:30
News
Imigrasi Terapkan WFH Tiap Jumat, Layanan Tetap Normal
Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mulai memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah setiap hari Jumat bagi ASN yang menjalankan tugas dukungan manajemen.
Jum'at, 10 Apr 2026 08:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof Hasmyati Jadi Pembicara Simposium Antarbangsa di Malaysia
2
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
3
Perkuat Modal dan Daya Saing, OJK Restui Penggabungan 5 BPR di Sulsel
4
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis Pagi
5
Penebusan Pupuk Bersubsidi di Amali dan Cina Dipastikan Sesuai HET
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof Hasmyati Jadi Pembicara Simposium Antarbangsa di Malaysia
2
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
3
Perkuat Modal dan Daya Saing, OJK Restui Penggabungan 5 BPR di Sulsel
4
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis Pagi
5
Penebusan Pupuk Bersubsidi di Amali dan Cina Dipastikan Sesuai HET