Bocah 11 Tahun di Makassar Disekap dan Dilecehkan, Polisi Kejar Pelakunya
Minggu, 13 Apr 2025 18:12
Ilustrasi. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Seorang bocah perempuan berusia 11 tahun menjadi korban pelecehan seksual oleh pria tak dikenal di wilayah Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Peristiwa keji itu terjadi pada Jumat (11/4/2025), di mana saat itu korban yang tengah berjualan kerupuk keliling di Jl Hertasning. Lalu kemudian dibujuk untuk ikut bersama pelaku dengan iming-imingan baju baru dan beras.
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To'longan, yang dikonfirmasi kemudian membenarkan kejadian tersebut.
"Kasus ini langsung kami serahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar untuk penanganan lebih lanjut," kata Semuel, Minggu (13/4/2025).
Dari informasi yang diperoleh, begitu sampai di lokasi kejadian, pelaku membawa korban masuk ke dalam sebuah kamar kontrakan.
Selanjutnya, dengan keji pria tak dikenal itu kemudian menyekap, mengikat tangan korban menggunakan lakban hitam dan menutup mulutnya. Kemudian akhirnya melakukan tindakan pelecehan seksual.
Korban yang cerdas berhasil melarikan diri ketika pelaku tertidur. Ia melepaskan ikatan dan segera pulang untuk melapor kepada orang tuanya.
Keluarga korban yang geram langsung menuju kontrakan tersebut, namun pelaku sudah kabur. Dalam emosi, keluarga sempat merusak dinding kamar tempat kejadian.
"Kami sudah meminta keterangan dari pemilik kontrakan tentang identitas pelaku. Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung intensif," tambah Kompol Semuel.
Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Makassar. Korban saat ini sedang mendapatkan pendampingan psikologis untuk memulihkan trauma.
Pemilik kontrakan mengaku tidak mengetahui identitas lengkap pelaku yang hanya menyewa kamar dalam beberapa waktu terakhir.
Adapun pihak Kepolisian terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan menangkap pelaku.
Peristiwa keji itu terjadi pada Jumat (11/4/2025), di mana saat itu korban yang tengah berjualan kerupuk keliling di Jl Hertasning. Lalu kemudian dibujuk untuk ikut bersama pelaku dengan iming-imingan baju baru dan beras.
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To'longan, yang dikonfirmasi kemudian membenarkan kejadian tersebut.
"Kasus ini langsung kami serahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar untuk penanganan lebih lanjut," kata Semuel, Minggu (13/4/2025).
Dari informasi yang diperoleh, begitu sampai di lokasi kejadian, pelaku membawa korban masuk ke dalam sebuah kamar kontrakan.
Selanjutnya, dengan keji pria tak dikenal itu kemudian menyekap, mengikat tangan korban menggunakan lakban hitam dan menutup mulutnya. Kemudian akhirnya melakukan tindakan pelecehan seksual.
Korban yang cerdas berhasil melarikan diri ketika pelaku tertidur. Ia melepaskan ikatan dan segera pulang untuk melapor kepada orang tuanya.
Keluarga korban yang geram langsung menuju kontrakan tersebut, namun pelaku sudah kabur. Dalam emosi, keluarga sempat merusak dinding kamar tempat kejadian.
"Kami sudah meminta keterangan dari pemilik kontrakan tentang identitas pelaku. Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung intensif," tambah Kompol Semuel.
Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Makassar. Korban saat ini sedang mendapatkan pendampingan psikologis untuk memulihkan trauma.
Pemilik kontrakan mengaku tidak mengetahui identitas lengkap pelaku yang hanya menyewa kamar dalam beberapa waktu terakhir.
Adapun pihak Kepolisian terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan menangkap pelaku.
(MAN)
Berita Terkait
News
Kasus Skimming Kartu Kredit di Makassar, Terduga Pelaku Ditangkap Polisi
Kasus dugaan skimming dan penyalahgunaan kartu kredit yang dilaporkan korban FR (34) memasuki babak baru. Setelah melalui proses penyelidikan selama hampir dua bulan, polisi akhirnya mengamankan seorang pria berinisial AR yang diduga terkait dengan kasus tersebut.
Minggu, 13 Sep 2026 18:08
News
Angka Kriminalitas dan Unjuk Rasa di Kota Makassar Turun
Jumlah aksi unjuk rasa di Kota Makassar disebut turun drastis, dari yang sebelumnya mencapai ratusan aksi dalam sepekan menjadi 24 aksi. Penurunan tersebut berjalan beriringan dengan turunnya angka kriminalitas.
Selasa, 01 Sep 2026 06:13
News
Hendak Berbelanja di Minimarket, Pemuda Tallo Jadi Korban Penyerangan
Insiden penyerangan menimpa seorang pemuda berinisial S (21) di Jalan Urip Sumoharjo, Tamajene, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Senin (17/8/2026) malam.
Selasa, 18 Agu 2026 19:12
Sulsel
Bos PO Bintang Zahira Akui Bus Beroperasi Sebelum TNKB Terbit, Alasan Kejar Cicilan
Bos Perusahaan Otobus (PO) PT Bintang Zahira Trans, Junawir ternyata menyadari sejak awal busnya dioperasionalkan secara ilegal.
Senin, 27 Jul 2026 14:33
News
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Selidiki Izin Operasional PO Bus Bintang Zahira
Bus Bintang Zahira yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pelecehan penumpang perempuan, diduga tidak layak beroperasi.
Kamis, 23 Jul 2026 12:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Elnusa Petrofin Tindak Tegas Oknum AMT di Maros, Pastikan Pasokan BBM Aman
2
FTI UMI Gelar Kuliah Tamu Bahas Masa Depan Supply Chain Berbasis AI dan Etika
3
Wali Kota Makassar Usulkan Ojol Dikecualikan dari Ganjil-Genap
4
Geruduk SPBU Ussu, Bupati Luwu Timur Dalami Dugaan Main Mata dengan Pelangsir BBM
5
Kapal Bawa 60 Kerbau Tujuan Jeneponto Tenggelam di Pangkep
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Elnusa Petrofin Tindak Tegas Oknum AMT di Maros, Pastikan Pasokan BBM Aman
2
FTI UMI Gelar Kuliah Tamu Bahas Masa Depan Supply Chain Berbasis AI dan Etika
3
Wali Kota Makassar Usulkan Ojol Dikecualikan dari Ganjil-Genap
4
Geruduk SPBU Ussu, Bupati Luwu Timur Dalami Dugaan Main Mata dengan Pelangsir BBM
5
Kapal Bawa 60 Kerbau Tujuan Jeneponto Tenggelam di Pangkep