Antisipasi Tawuran, Polisi Amankan Belasan Remaja Kumpul hingga Larut Malam
Sabtu, 17 Mei 2025 19:08
Belasan remaja diminta membuat pernyataan agar tidak melakukan perbuatan melanggar hukum. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Polisi mengamankan belasan remaja yang berkumpul hingga larut malam karena berpotensi menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat, Sabtu (17/05/2025).
Sebanyak 19 remaja diamankan personel Polsek Mariso yang terus berupaya mengantisipasi terjadinya perang kelompok alias tawuran.
Kapolsek Mariso, AKP Aris Sumarsono, mengatakam belasan remaja yang telah diamankan tersebut rata-rata berusia sekitar 15-16 tahun. Mereka berasal dari dalam dan luar wilayah Kecamatan Mariso.
"Remaja tersebut diamankan guna mengantisipasi ganguan Kamtibmas, dimana kelompok remaja tersebut mengakui sudah pernah berbuat keributan dengan warga sekitar namun dapat diantisipasi dan dibubarkan oleh Anggota Opsnal Reskrim Mariso," ujarnya.
Kata Kapolsek, belasan remaja yang diamankan diambil datanya kemudian dibuatkan surat pernyataan agar tidak melakukan perbuatan melanggar hukum.
"Apabila sudah didata namun dikemudian hari diketahui atau tertangkap berbuat pidana maka akan dicantumkan di SKCK bersangkutan bawasanya sudah pernah berbuat pidana," ucapnya.
Kapolsek mengatakan, dalam pembuatan surat pernyataan dihadirkan pemerintah setempat, tokoh masyarakat, orang tua, guru, kepala sekolah untuk bersama-sama menyaksikan dan bertanda tangan dalam surat pernyataan tersebut.
Kapolsek juga memberikan edukasi dan imbauan Kamtibmas kepada anak remaja yang diamankan untuk tidak berbuat pidana atau melanggar hukum.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah setempat, tokoh masyarakat dan orang tua yang sudah koperatif datang untuk bersama-sama menyaksikan serta memberikan perhatian kepada anak anak remaja kita, agar kedepan anak anak remaja menjadi lebih baik," pungkasnya.
Sebanyak 19 remaja diamankan personel Polsek Mariso yang terus berupaya mengantisipasi terjadinya perang kelompok alias tawuran.
Kapolsek Mariso, AKP Aris Sumarsono, mengatakam belasan remaja yang telah diamankan tersebut rata-rata berusia sekitar 15-16 tahun. Mereka berasal dari dalam dan luar wilayah Kecamatan Mariso.
"Remaja tersebut diamankan guna mengantisipasi ganguan Kamtibmas, dimana kelompok remaja tersebut mengakui sudah pernah berbuat keributan dengan warga sekitar namun dapat diantisipasi dan dibubarkan oleh Anggota Opsnal Reskrim Mariso," ujarnya.
Kata Kapolsek, belasan remaja yang diamankan diambil datanya kemudian dibuatkan surat pernyataan agar tidak melakukan perbuatan melanggar hukum.
"Apabila sudah didata namun dikemudian hari diketahui atau tertangkap berbuat pidana maka akan dicantumkan di SKCK bersangkutan bawasanya sudah pernah berbuat pidana," ucapnya.
Kapolsek mengatakan, dalam pembuatan surat pernyataan dihadirkan pemerintah setempat, tokoh masyarakat, orang tua, guru, kepala sekolah untuk bersama-sama menyaksikan dan bertanda tangan dalam surat pernyataan tersebut.
Kapolsek juga memberikan edukasi dan imbauan Kamtibmas kepada anak remaja yang diamankan untuk tidak berbuat pidana atau melanggar hukum.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah setempat, tokoh masyarakat dan orang tua yang sudah koperatif datang untuk bersama-sama menyaksikan serta memberikan perhatian kepada anak anak remaja kita, agar kedepan anak anak remaja menjadi lebih baik," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Tawuran di Kandea, Seorang Warga Meninggal dengan Luka Tembak
Jajaran Polrestabes Makassar memastikan penanganan peristiwa perang kelompok yang terjadi di Jalan Kandea III, Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Makassar, Minggu (27/9/2026) dini hari, dilakukan secara transparan, profesional, setelah seorang warga meninggal dunia dengan luka tembak.
Minggu, 27 Sep 2026 21:28
News
Kasus Skimming Kartu Kredit di Makassar, Terduga Pelaku Ditangkap Polisi
Kasus dugaan skimming dan penyalahgunaan kartu kredit yang dilaporkan korban FR (34) memasuki babak baru. Setelah melalui proses penyelidikan selama hampir dua bulan, polisi akhirnya mengamankan seorang pria berinisial AR yang diduga terkait dengan kasus tersebut.
Minggu, 13 Sep 2026 18:08
News
Angka Kriminalitas dan Unjuk Rasa di Kota Makassar Turun
Jumlah aksi unjuk rasa di Kota Makassar disebut turun drastis, dari yang sebelumnya mencapai ratusan aksi dalam sepekan menjadi 24 aksi. Penurunan tersebut berjalan beriringan dengan turunnya angka kriminalitas.
Selasa, 01 Sep 2026 06:13
News
Hendak Berbelanja di Minimarket, Pemuda Tallo Jadi Korban Penyerangan
Insiden penyerangan menimpa seorang pemuda berinisial S (21) di Jalan Urip Sumoharjo, Tamajene, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Senin (17/8/2026) malam.
Selasa, 18 Agu 2026 19:12
News
Mahasiswa Jadi Korban Penikaman di Tamangapa, Tiga Pelaku Diburu Polisi
Seorang mahasiswa menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di Jalan Tamangapa Raya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 22.45 Wita.
Kamis, 02 Jul 2026 18:50
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
2
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
3
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
4
Tujuh Daerah Dukung PSEL Regional, Sidrap Siapkan Pengolahan 1.000 Ton Sampah per Hari
5
Warga Minta Keterwakilan Kerja, Pemkab Luwu Timur Pertemukan dengan PT TPE
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
2
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
3
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
4
Tujuh Daerah Dukung PSEL Regional, Sidrap Siapkan Pengolahan 1.000 Ton Sampah per Hari
5
Warga Minta Keterwakilan Kerja, Pemkab Luwu Timur Pertemukan dengan PT TPE