Polisi Mulai Olah TKP Gedung DPRD Makassar yang Dibakar Massa
Senin, 01 Sep 2025 12:27
Kapolda Sulsel Irjen Pol Rusdi Hartono, meninjau langsung olah TKP penyebab kebakaran Gedung DPRD Makassar. Foto: Abdul Majid
MAKASSAR - Kepolisian mulai melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab kebakaran DPRD Makassar, saat peristiwa unjuk rasa yang berlangsung pada Jumat (29/8/2025) lalu.
Olah TKP dilakukan Tim dari Direktorat Kriminal Umum Polda Sulsel bersama Laboratorium Forensik (Puslabfor) yang ditinjau langsung oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Rusdi Hartono, Senin (1/9/2025).
Pantauam di lapangan, tampak tim gabungan terdiri dari 14 personel, diantaranya 7 orang dari Forensik dan 7 dari Puslabfor. Mereka bekerja intensif mengumpulkan bukti-bukti.
Rusdi mengatakan, dari hasil peninjauan terlihat kerusakan besar akibat pembakaran gedung DPRD Kota Makassar. Banyak fasilitas dibakar, termasuk puluhan kendaraan.
“Kita lihat di sini aset negara terbakar, dan juga ada saudara kita yang harus meninggal dunia di tempat ini. Ini proses yang kami lakukan, dan tentunya akan memperjelas apa yang terjadi di sini,” ujar Hartono saat ditemui di sela-sela olah TKP di Gedung DPRD Makassar, Senin (1/9/2025).
Kapolda Sulsel menyebutkan, total ada 61 kendaraan roda empat dan 14 roda dua ditemukan tersisa hanya tinggal rangka. Sehingga keseluruhan dari pada kerugian akibat kebakaran ditaksir lebih dari Rp250 miliar.
Tidak hanya itu, Kapolda benar-benar menyesalkan, pristiwa itu sampai-sampai menyebabkan sebanyak tiga orang meninggal dunia.
“Selain kerugian material, tiga orang warga menjadi korban jiwa dalam insiden ini. Tentunya kami akan menuntaskan kasus ini. Pihak-pihak yang harus bertanggung jawab akan kami proses hukum hingga ke pengadilan,” tegasnya.
Atas situasi yang ada, Kapolda mengimbau masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat secara tertib dan damai, sesuai dengan konstitusi.
“Penyampaian pendapat adalah hak warga negara. Tapi jangan sampai merusak atau melanggar hak-hak orang lain. Silakan berdemonstrasi, tapi dengan cara yang damai dan tertib,” imbaunya.
Olah TKP dilakukan Tim dari Direktorat Kriminal Umum Polda Sulsel bersama Laboratorium Forensik (Puslabfor) yang ditinjau langsung oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Rusdi Hartono, Senin (1/9/2025).
Pantauam di lapangan, tampak tim gabungan terdiri dari 14 personel, diantaranya 7 orang dari Forensik dan 7 dari Puslabfor. Mereka bekerja intensif mengumpulkan bukti-bukti.
Rusdi mengatakan, dari hasil peninjauan terlihat kerusakan besar akibat pembakaran gedung DPRD Kota Makassar. Banyak fasilitas dibakar, termasuk puluhan kendaraan.
“Kita lihat di sini aset negara terbakar, dan juga ada saudara kita yang harus meninggal dunia di tempat ini. Ini proses yang kami lakukan, dan tentunya akan memperjelas apa yang terjadi di sini,” ujar Hartono saat ditemui di sela-sela olah TKP di Gedung DPRD Makassar, Senin (1/9/2025).
Kapolda Sulsel menyebutkan, total ada 61 kendaraan roda empat dan 14 roda dua ditemukan tersisa hanya tinggal rangka. Sehingga keseluruhan dari pada kerugian akibat kebakaran ditaksir lebih dari Rp250 miliar.
Tidak hanya itu, Kapolda benar-benar menyesalkan, pristiwa itu sampai-sampai menyebabkan sebanyak tiga orang meninggal dunia.
“Selain kerugian material, tiga orang warga menjadi korban jiwa dalam insiden ini. Tentunya kami akan menuntaskan kasus ini. Pihak-pihak yang harus bertanggung jawab akan kami proses hukum hingga ke pengadilan,” tegasnya.
Atas situasi yang ada, Kapolda mengimbau masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat secara tertib dan damai, sesuai dengan konstitusi.
“Penyampaian pendapat adalah hak warga negara. Tapi jangan sampai merusak atau melanggar hak-hak orang lain. Silakan berdemonstrasi, tapi dengan cara yang damai dan tertib,” imbaunya.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, mendesak Pemerintah Kota Makassar untuk lebih serius menangani persoalan keterbatasan daya tampung sekolah negeri, khususnya jenjang SMP.
Senin, 08 Jun 2026 16:41
News
Libatkan Pemain Liga, Turnamen Sepak Bola Kapolda Sulsel Cup 2026 Segera Bergulir
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polda Sulawesi Selatan bersiap menggelar turnamen sepak bola internal bergengsi, Kapolda Sulsel Cup 2026.
Sabtu, 06 Jun 2026 16:56
News
Pertamina Apresiasi Polda Sulsel Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengapresiasi langkah Polda Sulawesi Selatan dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi melalui penindakan terhadap kapal SPOB Sania dan SPOB Sukses Rahayu 999.
Selasa, 02 Jun 2026 21:33
News
Kapolda Sulsel Pastikan Sanksi Tegas bagi Anggota Polri yang Terlibat BBM Ilegal
Polda Sulawesi Selatan terus mengembangkan penyidikan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) ilegal yang diduga diselundupkan dari Sulawesi Selatan ke Kalimantan Tengah.
Selasa, 02 Jun 2026 19:36
News
Polda Sulsel Bongkar Penyelundupan BBM Ilegal, Gubernur Siapkan Penghargaan
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi Polda Sulsel, TNI, dan Koarmada atas keberhasilan mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) ilegal dalam skala besar.
Selasa, 02 Jun 2026 17:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Siapkan Insentif Rp100 Juta bagi RT Berprestasi Kelola Lingkungan
2
Langgar Tata Ruang, Pemerhati Konservasi Alam Minta DPR RI Hentikan Operasi PT Conch
3
DPRD Sulsel Endus Kepsek SMA Mundur Serentak, Siapkan RDP Gali Informasi
4
Wali Kota Makassar Minta Warga Bantu Kurangi Residu ke TPA
5
Pelindo dan PSP Perkuat Tata Kelola Operasional Terminal Petikemas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Siapkan Insentif Rp100 Juta bagi RT Berprestasi Kelola Lingkungan
2
Langgar Tata Ruang, Pemerhati Konservasi Alam Minta DPR RI Hentikan Operasi PT Conch
3
DPRD Sulsel Endus Kepsek SMA Mundur Serentak, Siapkan RDP Gali Informasi
4
Wali Kota Makassar Minta Warga Bantu Kurangi Residu ke TPA
5
Pelindo dan PSP Perkuat Tata Kelola Operasional Terminal Petikemas