RS UIN Alauddin Kantongi Akreditasi Paripurna dari LAM-KPRS
Selasa, 16 Des 2025 17:27
Manajemen RS UIN Alauddin Makassar swafoto bersama usai penilaian akrediasi Tim LAM-KPRS. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Rumah Sakit UIN Alauddin berhasil meraih Akreditasi Paripurna dari Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS). Hasil akreditasi tersebut ditetapkan pada 15 Desember 2025 berdasarkan surat LAM-KPRS nomor 1034/LULUS-AKR/LAM-KPRS/SETIXIII2025.
Proses akreditasi diawali dengan kegiatan telusur dokumen dan berkas secara daring yang dilaksanakan pada 5 Desember 2025, kemudian dilanjutkan dengan survei langsung (visitasi) oleh tim surveyor LAM-KPRS pada 8–9 Desember 2025.
Dalam proses tersebut, tim surveyor melakukan penilaian menyeluruh terhadap pemenuhan standar mutu pelayanan, keselamatan pasien, tata kelola rumah sakit, serta berbagai aspek pendukung lainnya.
Direktur Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar, dr. Purnamaniswaty Yunus, M.Kes., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan meraih Akreditasi Paripurna merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh civitas hospitalia, serta dukungan penuh dari pimpinan universitas dan para pemangku kepentingan.
“Kami bersyukur kepada Allah SWT atas capaian Akreditasi Paripurna yang berhasil diraih oleh Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar. Capaian ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi seluruh civitas hospitalia serta dukungan pimpinan universitas dan para pemangku kepentingan,” ujarnya.
Lebih lanjut, dr. Purnamaniswaty menegaskan bahwa Akreditasi Paripurna menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien sesuai dengan standar nasional rumah sakit.
Menurutnya, akreditasi bukanlah tujuan akhir, melainkan menjadi pijakan awal untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat tata kelola rumah sakit, serta menumbuhkan budaya mutu dan keselamatan pasien secara berkelanjutan.
Dengan diraihnya Akreditasi Paripurna ini, Rumah Sakit UIN Alauddin diharapkan semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian Akreditasi Paripurna yang diraih Rumah Sakit UIN Alauddin.
“Raihan Akreditasi Paripurna dari LAM-KPRS untuk Rumah Sakit UIN Alauddin menjadi kebanggaan yang tak terhingga. Hal ini menjadi pertanda bahwa keberadaan Rumah Sakit UIN Alauddin memiliki komitmen yang kuat dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Prof. Hamdan menambahkan bahwa capaian akreditasi ini menjadi pemicu bagi Rumah Sakit UIN Alauddin untuk terus berbenah di tengah tuntutan penyediaan layanan kesehatan yang paripurna, terlebih mengingat rumah sakit ini baru mulai beroperasi pada paruh pertama tahun 2025.
Menurutnya, hasil akreditasi maksimal tersebut juga menjadi pintu masuk strategis untuk mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak guna semakin memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
“Selaku Rektor, saya menyampaikan terima kasih kepada Direktur Rumah Sakit, para manajer, serta seluruh anggota tim kerja pada masing-masing kriteria penilaian. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada para anggota Dewan Pengawas yang dengan pengalaman luasnya tidak pernah lelah memberikan masukan, koreksi, dan penguatan kepada seluruh kelompok kerja, sehingga hasil akreditasi ini dapat diraih secara optimal,” pungkasnya.
Dengan diraihnya Akreditasi Paripurna, Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar diharapkan semakin memperoleh kepercayaan masyarakat serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Proses akreditasi diawali dengan kegiatan telusur dokumen dan berkas secara daring yang dilaksanakan pada 5 Desember 2025, kemudian dilanjutkan dengan survei langsung (visitasi) oleh tim surveyor LAM-KPRS pada 8–9 Desember 2025.
Dalam proses tersebut, tim surveyor melakukan penilaian menyeluruh terhadap pemenuhan standar mutu pelayanan, keselamatan pasien, tata kelola rumah sakit, serta berbagai aspek pendukung lainnya.
Direktur Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar, dr. Purnamaniswaty Yunus, M.Kes., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan meraih Akreditasi Paripurna merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh civitas hospitalia, serta dukungan penuh dari pimpinan universitas dan para pemangku kepentingan.
“Kami bersyukur kepada Allah SWT atas capaian Akreditasi Paripurna yang berhasil diraih oleh Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar. Capaian ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi seluruh civitas hospitalia serta dukungan pimpinan universitas dan para pemangku kepentingan,” ujarnya.
Lebih lanjut, dr. Purnamaniswaty menegaskan bahwa Akreditasi Paripurna menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien sesuai dengan standar nasional rumah sakit.
Menurutnya, akreditasi bukanlah tujuan akhir, melainkan menjadi pijakan awal untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat tata kelola rumah sakit, serta menumbuhkan budaya mutu dan keselamatan pasien secara berkelanjutan.
Dengan diraihnya Akreditasi Paripurna ini, Rumah Sakit UIN Alauddin diharapkan semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian Akreditasi Paripurna yang diraih Rumah Sakit UIN Alauddin.
“Raihan Akreditasi Paripurna dari LAM-KPRS untuk Rumah Sakit UIN Alauddin menjadi kebanggaan yang tak terhingga. Hal ini menjadi pertanda bahwa keberadaan Rumah Sakit UIN Alauddin memiliki komitmen yang kuat dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Prof. Hamdan menambahkan bahwa capaian akreditasi ini menjadi pemicu bagi Rumah Sakit UIN Alauddin untuk terus berbenah di tengah tuntutan penyediaan layanan kesehatan yang paripurna, terlebih mengingat rumah sakit ini baru mulai beroperasi pada paruh pertama tahun 2025.
Menurutnya, hasil akreditasi maksimal tersebut juga menjadi pintu masuk strategis untuk mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak guna semakin memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
“Selaku Rektor, saya menyampaikan terima kasih kepada Direktur Rumah Sakit, para manajer, serta seluruh anggota tim kerja pada masing-masing kriteria penilaian. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada para anggota Dewan Pengawas yang dengan pengalaman luasnya tidak pernah lelah memberikan masukan, koreksi, dan penguatan kepada seluruh kelompok kerja, sehingga hasil akreditasi ini dapat diraih secara optimal,” pungkasnya.
Dengan diraihnya Akreditasi Paripurna, Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar diharapkan semakin memperoleh kepercayaan masyarakat serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
IKA FEBI UIN Alauddin Gelar Mubes dan Buka Puasa, Perkuat Konsolidasi Alumni
IKA Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar menggelar Musyawarah Besar (Mubes) yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama, Sabtu (6/3/2026).
Sabtu, 07 Mar 2026 09:16
News
BPP IKA UIN Alauddin Perkuat Konsolidasi dan Peran Strategis Alumni
Badan Pengurus Pusat Ikatan Alumni (BPP IKA) UIN Alauddin Makassar menggelar rapat koordinasi, sebagai langkah memperkuat konsolidasi organisasi dan peran strategis alumni dalam mendukung kemajuan institusi dan masyarakat.
Jum'at, 27 Feb 2026 16:40
News
Menag Ajak Guru Besar UIN Alauddin Bangun Episentrum Ilmu dan Peradaban
Menag RI, Nasaruddin Amir mengajak guru besar UIN Alauddin Makassar menjaga tradisi keilmuan. Ia mau, daerah di mana kampus berdiri, dikenal sebagai kota ilmuwan, episentrum peradaban Islam.
Senin, 09 Feb 2026 19:28
Sulsel
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
Komunitas Studi Ekonomi Islam (KSEI) Forkeis Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menutup rangkaian kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja (Raker) 2026 di Baruga Paralegal, Minggu (8/2/2026).
Senin, 09 Feb 2026 11:17
News
Penguatan Publikasi dan Visibilitas Digital Dongkrak Posisi UIN Alauddin di Webometrics
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mencatat capaian baru dalam pemeringkatan perguruan tinggi berbasis web global, Webometrics.
Kamis, 05 Feb 2026 15:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ratusan Warga Selayar Mudik Gunakan Kapal Perang KRI Marlin-877 Milik TNI AL
2
Pelangi di Mars Resmi Tayang, Film Sci-Fi Anak Indonesia dengan Visual & Cerita Menarik
3
Sentuhan Humanis Calon Perwira Polri, SIP Angkatan 55 Gelar Baksos di Biringkanaya
4
Tinjau Masjid Ramah Pemudik, Menag Doakan para Musafir Selamat sampai Tujuan
5
MDA Salurkan 5.000 Paket Lebaran untuk Warga Luwu
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ratusan Warga Selayar Mudik Gunakan Kapal Perang KRI Marlin-877 Milik TNI AL
2
Pelangi di Mars Resmi Tayang, Film Sci-Fi Anak Indonesia dengan Visual & Cerita Menarik
3
Sentuhan Humanis Calon Perwira Polri, SIP Angkatan 55 Gelar Baksos di Biringkanaya
4
Tinjau Masjid Ramah Pemudik, Menag Doakan para Musafir Selamat sampai Tujuan
5
MDA Salurkan 5.000 Paket Lebaran untuk Warga Luwu