Dorong Pemanfaatan Energi, Inovasi Mahasiswa Unhas Diadopsi PLN di Probolinggo
Selasa, 23 Des 2025 15:40
PT PLN (Persero) mengadopsi solusi energi dari tim mahasiswa Unhas, di Pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (23/12/2025). Foto: Istimewa
PROBOLINGGO - Solusi energi bersih berbasis teknologi yang dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Tim Magna Energy kini diadopsi oleh PT PLN (Persero) sebagai solusi penyediaan energi bagi masyarakat Pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (23/12/2025).
Adopsi inovasi tersebut ditandai dengan peresmian implementasi sistem oleh PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) bersama PLN UID Jawa Timur, PLN Nusantara Power (PLN NP), serta pengelola PLTD Gili Ketapang, bekerja sama dengan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia dan Energy Academy Indonesia (ECADIN).
Kegiatan tersebut menjadi bukti kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pemanfaatan inovasi anak bangsa untuk menjawab tantangan energi di wilayah kepulauan.
Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi, turut hadir langsung dalam peresmian tersebut. Ia menjelaskan kehadiran ini menegaskan dukungan institusi terhadap hilirisasi inovasi mahasiswa agar dapat diimplementasikan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Adopsi inovasi mahasiswa Unhas oleh PLN ini menunjukkan bahwa gagasan yang lahir dari kampus mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan. Kami mendorong mahasiswa untuk terus menghadirkan inovasi yang solutif, aplikatif, dan berdampak sosial,” ujarnya.
Kata dia, kepercayaan PLN terhadap karya mahasiswa Unhas menjadi indikator kuat bahwa ekosistem pembinaan kreativitas dan inovasi mahasiswa di Unhas berjalan dengan baik.
“Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani melahirkan solusi bagi masyarakat,” tambah Abdullah.
Sementara, Ketua Tim Magna Energy, Diego Agung Christovano Paranoan, menjelaskan bahwa inovasi ini berangkat dari keprihatinan terhadap tingginya ketergantungan masyarakat pulau kecil pada bahan bakar diesel yang mahal dan berdampak buruk terhadap ekosistem laut.
"Kami berupaya menghadirkan sistem energi yang bersih, andal, dan terjangkau tanpa mengorbankan ruang laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat," tuturnya.
Diego yang juga merupakan Mahasiswa Berprestasi Universitas Hasanuddin Tahun 2025 menilai inovasi tersebut relevan bagi masa depan energi Indonesia sebagai negara kepulauan.
Ia menilai bahwa model penyediaan energi berbasis komunitas tersebut dapat direplikasi di berbagai pulau lain di Indonesia.
Sebelumnya, inovasi Tim Magna Energy berhasil mengantarkan tim ini meraih Juara Utama Youth Energy Hackathon 2025 yang digelar Ecadin bekerja sama dengan Kedutaan Besar Belanda di Jakarta pada November lalu.
Pada ajang tersebut, tim memperoleh pendanaan program sebesar Rp250 juta yang dimanfaatkan untuk pengembangan dan implementasi inovasi hingga dapat diterapkan secara langsung di masyarakat.
Tim Magna Energy beranggotakan Diego Agung Christovano Paranoan (Teknik Sipil 2022), Nabiyl Ahmad Fawzy M. (Teknik Elektro 2024) dan Arfansyah (Kimia 2022) dan Dianti Utamidewi, selaku dosen pembimbing.
Adopsi inovasi mahasiswa Unhas oleh PLN di Pulau Gili Ketapang diharapkan menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan mitra internasional dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan.
Sistem tersebut dirancang dengan konsep simbiosis. Panel surya tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga memberikan keteduhan bagi ikan, sementara air laut membantu mendinginkan panel sehingga kinerjanya lebih optimal.
Kemudian dilengkapi dengan baterai dan kontrol cerdas sederhana untuk menjaga ketersediaan listrik secara stabil siang dan malam, serta terintegrasi dengan sistem penyimpanan hidrogen.
Inovasi yang dikembangkan oleh Tim Magna Energy berupa sistem pembangkit listrik tenaga surya terapung yang dipasang di atas keramba jaring apung milik nelayan.
Adopsi inovasi tersebut ditandai dengan peresmian implementasi sistem oleh PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) bersama PLN UID Jawa Timur, PLN Nusantara Power (PLN NP), serta pengelola PLTD Gili Ketapang, bekerja sama dengan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia dan Energy Academy Indonesia (ECADIN).
Kegiatan tersebut menjadi bukti kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pemanfaatan inovasi anak bangsa untuk menjawab tantangan energi di wilayah kepulauan.
Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi, turut hadir langsung dalam peresmian tersebut. Ia menjelaskan kehadiran ini menegaskan dukungan institusi terhadap hilirisasi inovasi mahasiswa agar dapat diimplementasikan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Adopsi inovasi mahasiswa Unhas oleh PLN ini menunjukkan bahwa gagasan yang lahir dari kampus mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan. Kami mendorong mahasiswa untuk terus menghadirkan inovasi yang solutif, aplikatif, dan berdampak sosial,” ujarnya.
Kata dia, kepercayaan PLN terhadap karya mahasiswa Unhas menjadi indikator kuat bahwa ekosistem pembinaan kreativitas dan inovasi mahasiswa di Unhas berjalan dengan baik.
“Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani melahirkan solusi bagi masyarakat,” tambah Abdullah.
Sementara, Ketua Tim Magna Energy, Diego Agung Christovano Paranoan, menjelaskan bahwa inovasi ini berangkat dari keprihatinan terhadap tingginya ketergantungan masyarakat pulau kecil pada bahan bakar diesel yang mahal dan berdampak buruk terhadap ekosistem laut.
"Kami berupaya menghadirkan sistem energi yang bersih, andal, dan terjangkau tanpa mengorbankan ruang laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat," tuturnya.
Diego yang juga merupakan Mahasiswa Berprestasi Universitas Hasanuddin Tahun 2025 menilai inovasi tersebut relevan bagi masa depan energi Indonesia sebagai negara kepulauan.
Ia menilai bahwa model penyediaan energi berbasis komunitas tersebut dapat direplikasi di berbagai pulau lain di Indonesia.
Sebelumnya, inovasi Tim Magna Energy berhasil mengantarkan tim ini meraih Juara Utama Youth Energy Hackathon 2025 yang digelar Ecadin bekerja sama dengan Kedutaan Besar Belanda di Jakarta pada November lalu.
Pada ajang tersebut, tim memperoleh pendanaan program sebesar Rp250 juta yang dimanfaatkan untuk pengembangan dan implementasi inovasi hingga dapat diterapkan secara langsung di masyarakat.
Tim Magna Energy beranggotakan Diego Agung Christovano Paranoan (Teknik Sipil 2022), Nabiyl Ahmad Fawzy M. (Teknik Elektro 2024) dan Arfansyah (Kimia 2022) dan Dianti Utamidewi, selaku dosen pembimbing.
Adopsi inovasi mahasiswa Unhas oleh PLN di Pulau Gili Ketapang diharapkan menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan mitra internasional dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan.
Sistem tersebut dirancang dengan konsep simbiosis. Panel surya tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga memberikan keteduhan bagi ikan, sementara air laut membantu mendinginkan panel sehingga kinerjanya lebih optimal.
Kemudian dilengkapi dengan baterai dan kontrol cerdas sederhana untuk menjaga ketersediaan listrik secara stabil siang dan malam, serta terintegrasi dengan sistem penyimpanan hidrogen.
Inovasi yang dikembangkan oleh Tim Magna Energy berupa sistem pembangkit listrik tenaga surya terapung yang dipasang di atas keramba jaring apung milik nelayan.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
PLN Hadirkan Listrik untuk Petani di Bone, Produktivitas Naik dan Biaya Operasional Turun sampai 74 Persen
Di tengah hamparan kebun bawang yang hijau, langkah PT PLN (Persero) melalui program Electrifying Agriculture (EA) menghadirkan perubahan nyata bagi petani.
Selasa, 28 Apr 2026 17:42
News
Unhas Bikin Sejarah, Kampus Pertama dengan Dapur MBG di Lingkup PTN-BH
Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi membuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di samping Masjid Ikhtiar, Kampus Unhas Tamalanrea, Selasa (28/4/2026).
Selasa, 28 Apr 2026 16:49
News
Unhas Jadi Tuan Rumah U25 Leaders Forum PTN-BH
Universitas Hasanuddin (Unhas) menjadi tuan rumah Pembukaan Pertemuan U25 Leaders Forum Rektor Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) se-Indonesia, Selasa (28/4/2026).
Selasa, 28 Apr 2026 12:42
News
Rektor Unhas Tegaskan Tak Tolerir Pelaku Kekerasan di Lingkungan Kampus
Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Jamaluddin Jompa, menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan pada periode kepemimpinannya.
Selasa, 28 Apr 2026 09:51
News
Prof Jamaluddin Jompa Simpan Rapat Nama Para Wakil Rektor Unhas
Pascadilantik untuk periode kedua sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Jamaluddin Jompa tak mau buru-buru membahas sosok Wakil Rektor (WR) yang akan mendampinginya empat tahun ke depan.
Senin, 27 Apr 2026 22:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
2
RS Ibnu Sina YW-UMI Tegaskan Komitmen Layanan Tanpa Libur di Usia ke-22
3
Kalah di Menit Akhir dari Persib Bandung, Suporter PSM Masuk Lapangan dan Nyalakan Flare
4
Klinik Bayi Tabung dengan Teknologi AI Kini Hadir di Makassar, Pertama di KTI
5
LAZ Hadji Kalla Perkuat TPQ di Pinrang Lewat Diklat Guru Mengaji Tilawati
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
2
RS Ibnu Sina YW-UMI Tegaskan Komitmen Layanan Tanpa Libur di Usia ke-22
3
Kalah di Menit Akhir dari Persib Bandung, Suporter PSM Masuk Lapangan dan Nyalakan Flare
4
Klinik Bayi Tabung dengan Teknologi AI Kini Hadir di Makassar, Pertama di KTI
5
LAZ Hadji Kalla Perkuat TPQ di Pinrang Lewat Diklat Guru Mengaji Tilawati