Mars Luncurkan Mars Impact Fund, Kucurkan USD3 Juta untuk Save the Children
Kamis, 26 Feb 2026 20:08
Mars, Incorporated hari ini mengumumkan peluncuran Mars Impact Fund, sebuah kendaraan filantropi tingkat perusahaan yang dirancang untuk mempercepat dampak yang berarti dan berkelanjutan. Foto/IST
MAKASSAR - Mars, Incorporated hari ini mengumumkan peluncuran Mars Impact Fund, sebuah kendaraan filantropi tingkat perusahaan yang dirancang untuk mempercepat dampak yang berarti dan berkelanjutan di komunitas tempat perusahaan beroperasi.
Sebagai bagian dari langkah awalnya, dana ini menunjuk Save the Children sebagai salah satu penerima pendanaan perdana dan menyetujui dukungan senilai USD3 juta selama tiga tahun.
Pendanaan tersebut akan difokuskan pada pengembangan Kelompok Simpan Pinjam Desa (Village Savings and Loan Association/VSLA) serta penguatan program ketahanan komunitas di daerah penghasil kakao di Indonesia.
“Inisiatif ini mencerminkan pendekatan kami yang berpusat pada komunitas,” ujar Michelle Grogg, Direktur Eksekutif Mars Impact Fund.
“Menciptakan dampak dimulai dengan mendengarkan komunitas dan bekerja dengan mitra yang memahami kebutuhan lokal. Kami senang bekerja sama dengan Save the Children untuk memajukan inklusi keuangan, diversifikasi pendapatan, dan praktik ramah iklim –semua hal penting untuk meningkatkan mata pencaharian dan memperkuat ketahanan," sambung dia.
Perluasan Program di Komunitas Kakao
Program ini melengkapi proyek Mars Village Cluster yang dipimpin bisnis kakao Mars, yang saat ini berfokus pada peningkatan produktivitas dan agroforestri. Melalui dukungan ini, pengembangan VSLA akan diperluas sebagai motor perubahan ekonomi lokal.
Selain itu, inisiatif ini juga menitikberatkan pada penguatan kapasitas organisasi masyarakat sipil dan para penggerak komunitas agar mampu memimpin serta mereplikasi pendekatan secara mandiri. Dengan demikian, keberlanjutan program tetap terjaga bahkan setelah masa pendanaan berakhir.
“Program kemitraan dengan Save the Children merupakan wujud nyata komitmen Mars di Indonesia dalam mendukung pemberdayaan komunitas dan ketahanan sosial di daerah-daerah penghasil kakao," ujar Marlyn Sumbung, Presiden Direktur PT Mars Symbioscience Indonesia.
“Melalui pengembangan Kelompok Simpan Pinjam Desa (VSLA) dan inisiatif ketahanan komunitas lainnya, kami percaya bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan dan praktik pertanian yang ramah iklim akan membuka peluang baru bagi petani dan keluarga mereka. Mars di Indonesia berkomitmen untuk terus menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, memperkuat ketahanan komunitas, dan mendukung kesejahteraan generasi masa depan di Indonesia," jelasnya.
Fokus Dampak Program
Melalui pendanaan ini, Mars Impact Fund akan mendukung:
• Pemberdayaan Ekonomi: Pembentukan dan penguatan 85 VSLA yang mendorong tabungan serta investasi untuk kegiatan produktif, dengan manfaat bagi 17.250 petani (60% di antaranya perempuan).
• Ketahanan Sosial: Peningkatan partisipasi perempuan dan pemuda dalam pengambilan keputusan melalui forum lintas pemangku kepentingan dan Rencana Aksi Komunitas.
• Kesejahteraan Anak: Integrasi kelompok perlindungan anak di 115 desa untuk menangani isu pekerja anak, kehadiran sekolah, dan pengasuhan positif.
• Adaptasi Iklim: Penyusunan rencana kesiapsiagaan bencana dan penerapan praktik pertanian ramah iklim di tingkat komunitas.
Kemitraan 14 Tahun di Tingkat Global dan Nasional
Secara global, Mars telah bermitra dengan Save the Children selama lebih dari 14 tahun dalam memajukan kesejahteraan anak, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan ketahanan rantai pasok. Sejak 2011, Mars dan Mars Snacking Foundation telah menginvestasikan sekitar USD24 juta untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan anak, perlindungan dari pekerjaan berbahaya, tanggap darurat, serta keterlibatan karyawan.
Di Indonesia, kolaborasi kedua pihak telah menjangkau lebih dari 50.000 peserta di 92 desa di Sulawesi Selatan melalui berbagai program penguatan ketahanan komunitas dan peluang ekonomi.
Melalui program GrowHer Kakao, 70% pasangan peserta menerapkan praktik rumah tangga kolaboratif. Sebanyak 40 desa memasukkan prioritas perempuan dalam perencanaan dan anggaran lokal (Rp800 juta hingga Rp997 juta pada 2023–2024), sementara 158 rumah tangga melaporkan peningkatan pendapatan dari usaha alternatif yang dipimpin perempuan.
Program Reaching Farmers in Cocoa Supply Chain turut mendorong pembentukan 40 kelompok perlindungan anak yang kemudian direplikasi di 71 desa lain. Dukungan kebijakan juga menguat, terlihat dari terbitnya peraturan dan surat edaran pencegahan pekerja anak serta alokasi dana desa lebih dari Rp339 juta untuk perlindungan anak.
“Kolaborasi jangka panjang antara Save the Children dan Mars mencerminkan dedikasi bersama kami untuk meningkatkan kesejahteraan anak, memperluas peluang bagi perempuan dan anak perempuan, serta memperkuat rantai pasok yang tangguh. Selama lebih dari satu dekade, kami telah menerjemahkan komitmen global menjadi aksi nyata di tingkat komunitas,” ujar Dessy Kurwiany Ukar, CEO Save the Children Indonesia.
“Di Indonesia, kami telah menghadirkan solusi yang dipimpin secara lokal untuk memberdayakan perempuan, melibatkan pemuda, dan memperkuat sistem perlindungan anak di komunitas petani kakao—membantu mereka mengatasi tantangan sosial ekonomi. Bersama Mars, kami menciptakan jalur menuju ketahanan ekonomi, partisipasi bermakna dalam pembangunan komunitas, dan hasil yang lebih baik untuk anak," terang dia.
Komitmen Jangka Panjang
Peluncuran Mars Impact Fund menegaskan komitmen Mars sebagai perusahaan milik keluarga yang menjunjung prinsip bahwa bisnis harus menjadi kekuatan untuk kebaikan. Dana ini dirancang untuk melengkapi program keberlanjutan dan kegiatan fondasi yang telah berjalan, melalui investasi filantropi strategis jangka panjang.
Mars Impact Fund akan mengalokasikan total USD85 juta pada periode 2025–2027. Mulai 2028 dan seterusnya, perusahaan menargetkan distribusi tambahan modal filantropi sedikitnya USD50 juta per tahun.
Sebagai bagian dari langkah awalnya, dana ini menunjuk Save the Children sebagai salah satu penerima pendanaan perdana dan menyetujui dukungan senilai USD3 juta selama tiga tahun.
Pendanaan tersebut akan difokuskan pada pengembangan Kelompok Simpan Pinjam Desa (Village Savings and Loan Association/VSLA) serta penguatan program ketahanan komunitas di daerah penghasil kakao di Indonesia.
“Inisiatif ini mencerminkan pendekatan kami yang berpusat pada komunitas,” ujar Michelle Grogg, Direktur Eksekutif Mars Impact Fund.
“Menciptakan dampak dimulai dengan mendengarkan komunitas dan bekerja dengan mitra yang memahami kebutuhan lokal. Kami senang bekerja sama dengan Save the Children untuk memajukan inklusi keuangan, diversifikasi pendapatan, dan praktik ramah iklim –semua hal penting untuk meningkatkan mata pencaharian dan memperkuat ketahanan," sambung dia.
Perluasan Program di Komunitas Kakao
Program ini melengkapi proyek Mars Village Cluster yang dipimpin bisnis kakao Mars, yang saat ini berfokus pada peningkatan produktivitas dan agroforestri. Melalui dukungan ini, pengembangan VSLA akan diperluas sebagai motor perubahan ekonomi lokal.
Selain itu, inisiatif ini juga menitikberatkan pada penguatan kapasitas organisasi masyarakat sipil dan para penggerak komunitas agar mampu memimpin serta mereplikasi pendekatan secara mandiri. Dengan demikian, keberlanjutan program tetap terjaga bahkan setelah masa pendanaan berakhir.
“Program kemitraan dengan Save the Children merupakan wujud nyata komitmen Mars di Indonesia dalam mendukung pemberdayaan komunitas dan ketahanan sosial di daerah-daerah penghasil kakao," ujar Marlyn Sumbung, Presiden Direktur PT Mars Symbioscience Indonesia.
“Melalui pengembangan Kelompok Simpan Pinjam Desa (VSLA) dan inisiatif ketahanan komunitas lainnya, kami percaya bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan dan praktik pertanian yang ramah iklim akan membuka peluang baru bagi petani dan keluarga mereka. Mars di Indonesia berkomitmen untuk terus menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, memperkuat ketahanan komunitas, dan mendukung kesejahteraan generasi masa depan di Indonesia," jelasnya.
Fokus Dampak Program
Melalui pendanaan ini, Mars Impact Fund akan mendukung:
• Pemberdayaan Ekonomi: Pembentukan dan penguatan 85 VSLA yang mendorong tabungan serta investasi untuk kegiatan produktif, dengan manfaat bagi 17.250 petani (60% di antaranya perempuan).
• Ketahanan Sosial: Peningkatan partisipasi perempuan dan pemuda dalam pengambilan keputusan melalui forum lintas pemangku kepentingan dan Rencana Aksi Komunitas.
• Kesejahteraan Anak: Integrasi kelompok perlindungan anak di 115 desa untuk menangani isu pekerja anak, kehadiran sekolah, dan pengasuhan positif.
• Adaptasi Iklim: Penyusunan rencana kesiapsiagaan bencana dan penerapan praktik pertanian ramah iklim di tingkat komunitas.
Kemitraan 14 Tahun di Tingkat Global dan Nasional
Secara global, Mars telah bermitra dengan Save the Children selama lebih dari 14 tahun dalam memajukan kesejahteraan anak, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan ketahanan rantai pasok. Sejak 2011, Mars dan Mars Snacking Foundation telah menginvestasikan sekitar USD24 juta untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan anak, perlindungan dari pekerjaan berbahaya, tanggap darurat, serta keterlibatan karyawan.
Di Indonesia, kolaborasi kedua pihak telah menjangkau lebih dari 50.000 peserta di 92 desa di Sulawesi Selatan melalui berbagai program penguatan ketahanan komunitas dan peluang ekonomi.
Melalui program GrowHer Kakao, 70% pasangan peserta menerapkan praktik rumah tangga kolaboratif. Sebanyak 40 desa memasukkan prioritas perempuan dalam perencanaan dan anggaran lokal (Rp800 juta hingga Rp997 juta pada 2023–2024), sementara 158 rumah tangga melaporkan peningkatan pendapatan dari usaha alternatif yang dipimpin perempuan.
Program Reaching Farmers in Cocoa Supply Chain turut mendorong pembentukan 40 kelompok perlindungan anak yang kemudian direplikasi di 71 desa lain. Dukungan kebijakan juga menguat, terlihat dari terbitnya peraturan dan surat edaran pencegahan pekerja anak serta alokasi dana desa lebih dari Rp339 juta untuk perlindungan anak.
“Kolaborasi jangka panjang antara Save the Children dan Mars mencerminkan dedikasi bersama kami untuk meningkatkan kesejahteraan anak, memperluas peluang bagi perempuan dan anak perempuan, serta memperkuat rantai pasok yang tangguh. Selama lebih dari satu dekade, kami telah menerjemahkan komitmen global menjadi aksi nyata di tingkat komunitas,” ujar Dessy Kurwiany Ukar, CEO Save the Children Indonesia.
“Di Indonesia, kami telah menghadirkan solusi yang dipimpin secara lokal untuk memberdayakan perempuan, melibatkan pemuda, dan memperkuat sistem perlindungan anak di komunitas petani kakao—membantu mereka mengatasi tantangan sosial ekonomi. Bersama Mars, kami menciptakan jalur menuju ketahanan ekonomi, partisipasi bermakna dalam pembangunan komunitas, dan hasil yang lebih baik untuk anak," terang dia.
Komitmen Jangka Panjang
Peluncuran Mars Impact Fund menegaskan komitmen Mars sebagai perusahaan milik keluarga yang menjunjung prinsip bahwa bisnis harus menjadi kekuatan untuk kebaikan. Dana ini dirancang untuk melengkapi program keberlanjutan dan kegiatan fondasi yang telah berjalan, melalui investasi filantropi strategis jangka panjang.
Mars Impact Fund akan mengalokasikan total USD85 juta pada periode 2025–2027. Mulai 2028 dan seterusnya, perusahaan menargetkan distribusi tambahan modal filantropi sedikitnya USD50 juta per tahun.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Dorong Ekonomi Lokal, Pemkab Luwu & Masmindo Resmikan Fasilitas Pengolahan Nilam
Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) menyerahkan fasilitas pengolahan nilam kepada Koperasi Produsen Hasil Tani Masyarakat di Desa Bonelemo.
Kamis, 12 Feb 2026 15:00
News
MDA Raih Peduli Indonesia Award 2026, Bukti Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal di Luwu
MDA dianugerahi penghargaan Perusahaan Tambang Berdampak Ekonomi dan Pemberdayaan Lapangan Kerja Lokal pada ajang bergengsi Peduli Indonesia Award 2026.
Minggu, 25 Jan 2026 11:52
News
Bangkitkan Lahan Tidur, Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio
Panen jagung pakan yang dilakukan Kelompok Tani Padaidi di Desa Tondowolio menjadi penanda peningkatan produktivitas pertanian lokal sekaligus penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas.
Sabtu, 10 Jan 2026 09:00
News
Semen Tonasa Bangun Sinergi Lewat Harmony in Stakeholder Engagement
PT Semen Tonasa membangun hubungan harmonis dengan para pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional melalui kegiatan Harmony in Stakeholder Engagement.
Minggu, 23 Nov 2025 17:32
News
Program Pemberdayaan PT Vale Raih Penghargaan di ESG Appreciation 2025
PT Vale meraih penghargaan Community Empowerment pada ajang ESG Appreciation 2025 yang diselenggarakan B-Universe di Jakarta.
Jum'at, 21 Nov 2025 10:18
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Agar tak Kehabisan 'Bensin' di Ramadan
2
Azhar Arsyad Raih Gelar Doktor Soroti Hak Angket DPRD, Dapat Nilai Cumlaude
3
Pameran Tenang Bersama Wuling di MaRI Makassar, Eksion Tampil Perdana
4
Serahkan Instalasi E-Waste, LG Galakkan Edukasi Sampah Elektronik Sejak Dini
5
Kapolda Sulsel Pastikan Bripda DP Tewas Dianiaya Pelaku Tunggal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Agar tak Kehabisan 'Bensin' di Ramadan
2
Azhar Arsyad Raih Gelar Doktor Soroti Hak Angket DPRD, Dapat Nilai Cumlaude
3
Pameran Tenang Bersama Wuling di MaRI Makassar, Eksion Tampil Perdana
4
Serahkan Instalasi E-Waste, LG Galakkan Edukasi Sampah Elektronik Sejak Dini
5
Kapolda Sulsel Pastikan Bripda DP Tewas Dianiaya Pelaku Tunggal