Kalla Institute Perkuat Komitmen Cetak Entrepreneur
Minggu, 15 Mar 2026 20:16
Kalla Institute kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus pencetak wirausaha muda dengan lahirnya alumni yang berhasil membangun brand fashion sendiri. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kalla Institute kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus pencetak wirausaha muda dengan lahirnya alumni yang berhasil membangun brand fashion sendiri.
Salah satunya adalah Andi Armayani, alumni program studi Kewirausahaan Kalla Institute, yang sukses mendirikan brand scarf ramah lingkungan bernama Nakaraa Scarf.
Brand tersebut menghadirkan produk scarf berbahan ramah lingkungan Tencel yang dipadukan dengan motif budaya khas Kepulauan Selayar, yakni Gong Nakara.
Mengusung konsep fashion berkelanjutan, Nakaraa Scarf tidak hanya menawarkan produk fesyen, tetapi juga mengangkat nilai budaya lokal dan kepedulian terhadap lingkungan.Armayani mengatakan ide bisnis tersebut lahir dari keinginannya memadukan fashion modern dengan storytelling budaya serta konsep keberlanjutan.
“Saya ingin menggabungkan konsep fashion modern, storytelling budaya, dan sustainability dalam satu produk,” ujarnya.
Usaha Nakaraa Scarf mulai dirintis Armayani sejak masih berstatus mahasiswa di Kalla Institute. Armayani mengembangkan bisnis tersebut melalui dukungan berbagai program kampus, termasuk program Inkubator yang memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan ide bisnis hingga dapat direalisasikan menjadi produk nyata.
Dalam perjalanannya, Armayani juga berhasil memperoleh pendanaan dari pemerintah melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Produk Nakaraa Scarf kemudian resmi diluncurkan pada 24 November 2024 dalam ajang Wirausahawan Merdeka.
Selama mengikuti program Inkubator, Armayani mendapatkan berbagai pembekalan penting terkait pengembangan usaha, mulai dari penyusunan model bisnis, riset pasar, hingga strategi pemasaran. Dukungan dosen, lingkungan kampus yang kondusif untuk berdiskusi, serta akses jaringan dengan pelaku usaha turut membantu memperkuat keterampilan kewirausahaannya.
Ketua Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute, Mardiatul Jannah, menegaskan bahwa seluruh mahasiswa program studi Kewirausahaan telah dibekali dengan mindset dan keterampilan wirausaha sejak awal perkuliahan.
“Mahasiswa kami dibekali mindset kewirausahaan dan disiplin dalam mengelola ide menjadi rencana serta tindakan nyata. Melalui kurikulum yang berkelanjutan setiap semester, kami menargetkan mahasiswa mampu mencapai capaian pembelajaran yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Saat ini, Nakaraa Scarf tidak hanya dipasarkan secara daring, tetapi juga telah tersedia di beberapa titik penjualan di Makassar, seperti Makassar Creative Hub Pantai Losari dan Kahii Botolempangan.
Armayani berharap produknya dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif, baik bagi lingkungan maupun pelestarian budaya lokal.
“Ke depan, saya berharap Nakaraa bisa menjadi produk yang dikenal luas, tidak hanya di Makassar tetapi juga di seluruh Indonesia,” katanya.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu bukti komitmen Kalla Institute dalam mencetak lulusan yang siap menjadi wirausahawan maupun profesional di berbagai bidang. Saat ini Kalla Institute memiliki empat program studi unggulan, yakni Kewirausahaan, Sistem Informasi, Bisnis Digital, dan Manajemen Retail, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja dan industri di masa depan.
Salah satunya adalah Andi Armayani, alumni program studi Kewirausahaan Kalla Institute, yang sukses mendirikan brand scarf ramah lingkungan bernama Nakaraa Scarf.
Brand tersebut menghadirkan produk scarf berbahan ramah lingkungan Tencel yang dipadukan dengan motif budaya khas Kepulauan Selayar, yakni Gong Nakara.
Mengusung konsep fashion berkelanjutan, Nakaraa Scarf tidak hanya menawarkan produk fesyen, tetapi juga mengangkat nilai budaya lokal dan kepedulian terhadap lingkungan.Armayani mengatakan ide bisnis tersebut lahir dari keinginannya memadukan fashion modern dengan storytelling budaya serta konsep keberlanjutan.
“Saya ingin menggabungkan konsep fashion modern, storytelling budaya, dan sustainability dalam satu produk,” ujarnya.
Usaha Nakaraa Scarf mulai dirintis Armayani sejak masih berstatus mahasiswa di Kalla Institute. Armayani mengembangkan bisnis tersebut melalui dukungan berbagai program kampus, termasuk program Inkubator yang memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan ide bisnis hingga dapat direalisasikan menjadi produk nyata.
Dalam perjalanannya, Armayani juga berhasil memperoleh pendanaan dari pemerintah melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Produk Nakaraa Scarf kemudian resmi diluncurkan pada 24 November 2024 dalam ajang Wirausahawan Merdeka.
Selama mengikuti program Inkubator, Armayani mendapatkan berbagai pembekalan penting terkait pengembangan usaha, mulai dari penyusunan model bisnis, riset pasar, hingga strategi pemasaran. Dukungan dosen, lingkungan kampus yang kondusif untuk berdiskusi, serta akses jaringan dengan pelaku usaha turut membantu memperkuat keterampilan kewirausahaannya.
Ketua Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute, Mardiatul Jannah, menegaskan bahwa seluruh mahasiswa program studi Kewirausahaan telah dibekali dengan mindset dan keterampilan wirausaha sejak awal perkuliahan.
“Mahasiswa kami dibekali mindset kewirausahaan dan disiplin dalam mengelola ide menjadi rencana serta tindakan nyata. Melalui kurikulum yang berkelanjutan setiap semester, kami menargetkan mahasiswa mampu mencapai capaian pembelajaran yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Saat ini, Nakaraa Scarf tidak hanya dipasarkan secara daring, tetapi juga telah tersedia di beberapa titik penjualan di Makassar, seperti Makassar Creative Hub Pantai Losari dan Kahii Botolempangan.
Armayani berharap produknya dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif, baik bagi lingkungan maupun pelestarian budaya lokal.
“Ke depan, saya berharap Nakaraa bisa menjadi produk yang dikenal luas, tidak hanya di Makassar tetapi juga di seluruh Indonesia,” katanya.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu bukti komitmen Kalla Institute dalam mencetak lulusan yang siap menjadi wirausahawan maupun profesional di berbagai bidang. Saat ini Kalla Institute memiliki empat program studi unggulan, yakni Kewirausahaan, Sistem Informasi, Bisnis Digital, dan Manajemen Retail, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja dan industri di masa depan.
(GUS)
Berita Terkait
News
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
MMF 2026 Campus Day dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara MarkPlus dan Kalla Institute sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.
Kamis, 13 Agu 2026 10:15
Ekbis
Kalla Institute Bantu Industri Rumah Tangga Sambusa Genjot Produksi & Pemasaran Digital
Kalla Institute mendorong transformasi digital dan peningkatan kapasitas produksi Industri Rumah Tangga (IRT) Sambusa di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
Rabu, 05 Agu 2026 18:40
News
Dies Natalis Ke-7 Kalla Institute, Perkuat Kepemimpinan & Kepedulian Sosial
Kalla Institute memperingati Dies Natalis ke-7 dengan menghadirkan rangkaian kegiatan yang menekankan nilai kepemimpinan, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rabu, 22 Jul 2026 20:17
Ekbis
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
Pusat Pengembangan Bisnis dan Manajemen Kalla Institute (PPBM-KI) menghadirkan CEO Kalla Toyota sekaligus peraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dari Majalah SWA, Robby Wijaya untuk berbagi strategi kepemimpinan.
Kamis, 16 Jul 2026 17:33
News
Kalla Institute - Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi Pendidikan & Industri
Kalla Institute memperkuat kolaborasi dengan dunia industri melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar.
Jum'at, 10 Jul 2026 13:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Gowa Kukuhkan 70 Anggota Paskibraka untuk HUT RI ke-81
2
Jelang HUT ke-81 RI, Dirut PLN Kawal Langsung Kesiapan Kelistrikan Nasional dari Posko NTT
3
Dari Sawah ke Meja Makan, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal Untuk Cegah Stunting
4
Lomba Kemerdekaan PKK Bantaeng Meriahkan HUT RI
5
70 Paskibraka Makassar Siap Kibarkan Merah Putih di Karebosi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Gowa Kukuhkan 70 Anggota Paskibraka untuk HUT RI ke-81
2
Jelang HUT ke-81 RI, Dirut PLN Kawal Langsung Kesiapan Kelistrikan Nasional dari Posko NTT
3
Dari Sawah ke Meja Makan, UMI Dorong Inovasi Pangan Lokal Untuk Cegah Stunting
4
Lomba Kemerdekaan PKK Bantaeng Meriahkan HUT RI
5
70 Paskibraka Makassar Siap Kibarkan Merah Putih di Karebosi