Gelar Talkshow Beasiswa, Kalla Institute Ungkap Strategi Lolos Seleksi
Kamis, 05 Mar 2026 09:07
Kalla Institute berkolaborasi dengan Kalla Toyota menggelar talkshow bertajuk “Scholarship for Your Future” di Atrium Trans Studio Mall Makassar. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kalla Institute berkolaborasi dengan Kalla Toyota menggelar talkshow bertajuk “Scholarship for Your Future” di Atrium Trans Studio Mall Makassar, (2/3/2026).
Kegiatan ini memberikan panduan strategis bagi siswa dan calon mahasiswa untuk lolos beasiswa bergengsi, sekaligus membuka informasi peluang magang dan karier di lingkungan KALLA.
Dalam forum edukatif yang terbuka untuk umum tersebut, peserta mendapat pemaparan langsung dari Abdul Hakim, dosen Kalla Institute penerima Beasiswa Ford Foundation USA (S2) dan Beasiswa Sunway University Malaysia (S3), serta Andi Armayani, alumni penerima Beasiswa Dhuafa Berprestasi Kalla Institute.
Abdul Hakim menekankan pentingnya membangun kualitas diri secara konsisten sebagai kunci utama meraih beasiswa. “Kebiasaan kecil seperti terus meng-upgrade diri, baik di bidang akademik, olahraga, seni, maupun sosial, akan membentuk profil kandidat yang kuat,” ujarnya.
Dosen Kalla Institute itu juga membagikan pengalaman pribadinya yang sempat tiga kali gagal sebelum akhirnya berhasil meraih beasiswa luar negeri. Latar belakang keluarga petani di Kabupaten Maros, kata dia, tidak menjadi penghalang untuk bermimpi besar. “Berangkat dari penolakan itu tidak membuat saya patah semangat, justru membuat saya semakin giat menggali potensi diri,” tambahnya.
Sementara itu, Andi Armayani mengungkapkan pentingnya memiliki mentor dan aktif mencari informasi beasiswa melalui berbagai kanal, termasuk media sosial. Selain berprestasi secara akademik, Armayani juga aktif mengikuti kompetisi antar-kampus dan mengembangkan usaha fesyen ramah lingkungan bernama Nakara Scarf yang memperoleh dukungan dana pengembangan usaha dari pemerintah.
Dalam sesi diskusi, narasumber juga menegaskan bahwa penerima beasiswa Kalla Institute memiliki peluang lebih besar untuk magang dan berkarier di unit bisnis KALLA. Selain pembelajaran teori di kelas, mahasiswa mendapatkan kunjungan industri ke berbagai lini bisnis sebagai pengalaman praktis sebelum terjun ke dunia kerja.
Setiap tahun, Kalla Institute membuka sejumlah program beasiswa bagi calon mahasiswa baru, antara lain Beasiswa Prestasi Akademik dan Non Akademik, Dhuafa Berprestasi, Portofolio Bisnis, serta Tahfidz, dengan subsidi biaya pendidikan sebesar 50 hingga 100 persen dan kuota terbatas.
Melalui program ini, Kalla Institute berupaya memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas tanpa memandang latar belakang ekonomi. Talkshow ini sekaligus menegaskan komitmen institusi sebagai kampus teknologi dan bisnis yang mendorong mahasiswa tidak hanya fokus pada kelulusan, tetapi juga aktif mencari peluang beasiswa untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.
Kegiatan ini memberikan panduan strategis bagi siswa dan calon mahasiswa untuk lolos beasiswa bergengsi, sekaligus membuka informasi peluang magang dan karier di lingkungan KALLA.
Dalam forum edukatif yang terbuka untuk umum tersebut, peserta mendapat pemaparan langsung dari Abdul Hakim, dosen Kalla Institute penerima Beasiswa Ford Foundation USA (S2) dan Beasiswa Sunway University Malaysia (S3), serta Andi Armayani, alumni penerima Beasiswa Dhuafa Berprestasi Kalla Institute.
Abdul Hakim menekankan pentingnya membangun kualitas diri secara konsisten sebagai kunci utama meraih beasiswa. “Kebiasaan kecil seperti terus meng-upgrade diri, baik di bidang akademik, olahraga, seni, maupun sosial, akan membentuk profil kandidat yang kuat,” ujarnya.
Dosen Kalla Institute itu juga membagikan pengalaman pribadinya yang sempat tiga kali gagal sebelum akhirnya berhasil meraih beasiswa luar negeri. Latar belakang keluarga petani di Kabupaten Maros, kata dia, tidak menjadi penghalang untuk bermimpi besar. “Berangkat dari penolakan itu tidak membuat saya patah semangat, justru membuat saya semakin giat menggali potensi diri,” tambahnya.
Sementara itu, Andi Armayani mengungkapkan pentingnya memiliki mentor dan aktif mencari informasi beasiswa melalui berbagai kanal, termasuk media sosial. Selain berprestasi secara akademik, Armayani juga aktif mengikuti kompetisi antar-kampus dan mengembangkan usaha fesyen ramah lingkungan bernama Nakara Scarf yang memperoleh dukungan dana pengembangan usaha dari pemerintah.
Dalam sesi diskusi, narasumber juga menegaskan bahwa penerima beasiswa Kalla Institute memiliki peluang lebih besar untuk magang dan berkarier di unit bisnis KALLA. Selain pembelajaran teori di kelas, mahasiswa mendapatkan kunjungan industri ke berbagai lini bisnis sebagai pengalaman praktis sebelum terjun ke dunia kerja.
Setiap tahun, Kalla Institute membuka sejumlah program beasiswa bagi calon mahasiswa baru, antara lain Beasiswa Prestasi Akademik dan Non Akademik, Dhuafa Berprestasi, Portofolio Bisnis, serta Tahfidz, dengan subsidi biaya pendidikan sebesar 50 hingga 100 persen dan kuota terbatas.
Melalui program ini, Kalla Institute berupaya memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas tanpa memandang latar belakang ekonomi. Talkshow ini sekaligus menegaskan komitmen institusi sebagai kampus teknologi dan bisnis yang mendorong mahasiswa tidak hanya fokus pada kelulusan, tetapi juga aktif mencari peluang beasiswa untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.
(GUS)
Berita Terkait
News
Dies Natalis Ke-7 Kalla Institute, Perkuat Kepemimpinan & Kepedulian Sosial
Kalla Institute memperingati Dies Natalis ke-7 dengan menghadirkan rangkaian kegiatan yang menekankan nilai kepemimpinan, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rabu, 22 Jul 2026 20:17
Ekbis
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
Pusat Pengembangan Bisnis dan Manajemen Kalla Institute (PPBM-KI) menghadirkan CEO Kalla Toyota sekaligus peraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dari Majalah SWA, Robby Wijaya untuk berbagi strategi kepemimpinan.
Kamis, 16 Jul 2026 17:33
News
Kalla Institute - Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi Pendidikan & Industri
Kalla Institute memperkuat kolaborasi dengan dunia industri melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar.
Jum'at, 10 Jul 2026 13:32
News
Kalla Institute Dorong Transformasi Sekolah melalui Pelatihan OKR
Perubahan yang berlangsung semakin cepat menuntut lembaga pendidikan tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga memiliki arah transformasi yang jelas dan terukur.
Selasa, 30 Jun 2026 17:06
News
Bangun Sinergi Pendidikan, Kalla Institute Gandeng Universitas Handayani Makassar
Kalla Institute menjalin kerja sama dengan Universitas Handayani Makassar guna memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan kapasitas kelembagaan kedua institusi.
Kamis, 11 Jun 2026 19:07
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Setelah 20 Tahun Vakum, Road Race Resmi Kembali Hadir di Gowa
2
Merasa Dirugikan, Ketua HAM-LUTIM Minta Dua Media Cabut Kutipan Pernyataannya
3
Telkomsel Terus Bertumbuh, Laba Bersih Capai Rp10,4 Triliun di Semester I 2026
4
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Resmi Meluncur, Dibekali Fitur Keamanan Baru
5
Roadshow Ketimpangan, Ajak Publik Kritisi Jurang Kekayaan dan Dorong Kebijakan Pajak Berkeadilan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Setelah 20 Tahun Vakum, Road Race Resmi Kembali Hadir di Gowa
2
Merasa Dirugikan, Ketua HAM-LUTIM Minta Dua Media Cabut Kutipan Pernyataannya
3
Telkomsel Terus Bertumbuh, Laba Bersih Capai Rp10,4 Triliun di Semester I 2026
4
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Resmi Meluncur, Dibekali Fitur Keamanan Baru
5
Roadshow Ketimpangan, Ajak Publik Kritisi Jurang Kekayaan dan Dorong Kebijakan Pajak Berkeadilan