Telkom Gandeng PGN Perkuat Ekosistem Digital Berbasis Energi Bersih

Selasa, 14 Apr 2026 15:01
Telkom Gandeng PGN Perkuat Ekosistem Digital Berbasis Energi Bersih
Telkom dan PGN menjalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman untuk mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon. Foto/IST
Comment
Share
JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) jalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon. Sebagai wujud komitmen dalam akselerasi ekosistem digital, inisiatif ini menjadi langkah konkret kedua belah pihak dalam mendorong pemanfaatan green energy untuk mendukung operasional green data center berkelanjutan.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto di Jakarta, Jumat (10/4). Turut hadir Senior Director of Business Performance and Assets Optimization Danantara Indonesia Bhimo Aryanto, Direktur Strategic Portfolio Telkom Seno Soemadji, Direktur Keuangan PGN Catur Dermawan, serta Direktur Strategi & Pengembangan Bisnis PGN Mirza Mahendra sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi lintas sektor dalam mendorong transformasi digital dan transisi energi nasional.

Dalam kerja sama ini, Telkom berperan sebagai pengembang ekosistem digital sekaligus operator data center yang membutuhkan pasokan energi rendah emisi, termasuk biomethane. Sementara itu, PGN akan menyediakan pasokan energi tersebut melalui pemanfaatan biomethane yang dihasilkan dari limbah minyak kelapa sawit di wilayah Sumatra.

Ruang lingkup kolaborasi mencakup studi bersama hingga penjajakan implementasi energi hijau pada ekosistem data center TelkomGroup, baik di dalam maupun luar negeri. Inisiatif ini menjadi landasan penting untuk memastikan ketersediaan energi hijau yang andal sebagai faktor kunci dalam pengembangan data center generasi baru yang efisien dan berkelanjutan.

Senior Director of Business Performance and Assets Optimization Danantara Indonesia Bhimo Aryanto, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar BUMN sekaligus mitra global.

“Kami melihat kolaborasi ini sebagai momentum penting untuk memperkuat integrasi antara sektor digital dan energi. Sinergi yang dibangun tidak hanya akan menciptakan efisiensi, tetapi juga membuka peluang penciptaan nilai baru yang berkelanjutan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital regional,” ujar Bhimo.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar BUMN untuk mendukung pembangunan infrastruktur digital nasional yang andal dan berkelanjutan.

"Kolaborasi ini mendukung kesiapan energi yang bersih dan efisien untuk pengembangan data center yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia dan mendorong Indonesia sebagai regional digital hub. Hal ini sejalan dengan ambisi TelkomGroup untuk menjadi digital infrastructure powerhouse di regional,” ungkap Dian.

Saat ini, terdapat lima wilayah strategis pengembangan data center TelkomGroup yang berpotensi memanfaatkan pasokan energi PGN, yaitu Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya. Seluruh wilayah tersebut telah terhubung dengan jaringan pipa gas eksisting PGN, sehingga memungkinkan optimalisasi infrastruktur sekaligus membuka peluang ekspansi jaringan baru.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto menyoroti peran biomethane sebagai salah satu penggerak utama transformasi bisnis PGN menuju energi rendah karbon.

"PGN telah melangkah lebih jauh dari sekadar penyedia gas bumi konvensional, tetapi juga sebagai penyedia energi bersih yang menjadi fondasi bagi infrastruktur masa depan. Inisiatif biomethane untuk data center ini membuka peluang nilai tambah baru sekaligus mendukung transisi energi nasional,” jelas Arief.

Selain memperkuat kolaborasi domestik dengan PGN, TelkomGroup juga terus memperluas kerja sama global dalam pengembangan green digital infrastructure, salah satunya melalui kemitraan dengan Sembcorp Development Ltd. Melalui entitas data center-nya, NeutraDC, kerja sama ini telah berlangsung sejak 2025 dan difokuskan pada eksplorasi integrasi antara infrastruktur digital, platform, serta layanan energi berkelanjutan.

Kolaborasi global tersebut mencakup pengembangan solusi terintegrasi berbasis energi rendah karbon untuk mendukung operasional maupun kebutuhan pelanggan enterprise. Pendekatan ini mengedepankan strategi end-to-end, mulai dari penyediaan energi hijau di sisi hulu, distribusi energi listrik, hingga pengembangan solusi di sisi hilir yang mencakup use case dan komersialisasi.

Sinergi antara kolaborasi domestik dan global diharapkan dapat menghadirkan ekosistem yang lebih komprehensif dalam mendukung pengembangan AI-ready green data center, sekaligus memperkuat posisi TelkomGroup sebagai pemain utama di ekosistem digital regional.

Penandatanganan MoU ini menjadi momentum penting bagi TelkomGroup untuk menegaskan perannya sebagai enabler ekosistem digital nasional yang kompetitif di tingkat global, sekaligus memperkuat posisi PGN dalam penyediaan energi rendah karbon untuk infrastruktur digital masa depan.

Dengan menggabungkan kekuatan di sektor digital dan energi berkelanjutan, kedua pihak optimistis mampu menghadirkan solusi inovatif yang scalable dan berkelas dunia, serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru