13 Warga Indonesia Diduga Hendak Berhaji Pakai Visa Nonhaji
Selasa, 21 Apr 2026 14:59
Press conference Dirjen Imigrasi terkait temuan WNI yang hendak berhaji menggunakan visa nonhaji. Foto: Istimewa
JAKARTA - Direktorat Jenderal Imigrasi menunda keberangkatan 13 warga negara Indonesia (WNI) yang diduga akan menunaikan ibadah haji secara nonprosedural melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengatakan penundaan dilakukan karena para calon jemaah tidak menggunakan visa haji, melainkan visa lain seperti visa kerja atau kunjungan.
“Kita update ya kan per hari ini ada 13 orang calon jemaah haji non-prosedural yang kita pending atau kita tunda keberangkatannya karena non-prosedural, tidak menggunakan visa haji," kata Hendarsam dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Ia menegaskan, langkah tersebut bukan untuk menghalangi masyarakat menunaikan ibadah haji, melainkan sebagai bentuk perlindungan agar jemaah tidak menghadapi risiko di Arab Saudi.
Menurut Hendarsam, berdasarkan pengalaman sebelumnya, jemaah yang berangkat tanpa prosedur resmi tidak dapat melaksanakan ibadah haji. Bahkan, mereka berpotensi menempuh jalur ilegal yang membahayakan keselamatan.
“Berdasarkan pengalaman di sana kalau sampai lolos ke sana enggak bisa juga naik haji. Pemerintah Saudi menutup diri untuk itu, akhirnya mereka nanti bisa jalur-jalur yang apa namanya itu ilegal dan itu bahkan pengalaman sebelumnya membahayakan jiwa dan nyawa mereka," ungkapnya.
Ia menambahkan, jumlah 13 orang tersebut merupakan akumulasi dari penindakan sebelumnya. Sehari sebelumnya, terdapat delapan calon jemaah yang ditunda keberangkatannya, dan kini bertambah lima orang. Seluruhnya diketahui akan berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Imigrasi juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Haji guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan sesuai aturan. Selain itu, bersama instansi terkait, Imigrasi telah membentuk satuan tugas (satgas) untuk mengawasi potensi pelanggaran.
Sebagai bagian dari penguatan pengawasan, pemerintah juga menjalankan program Makkah Route di sejumlah embarkasi besar, seperti Bandara Soekarno-Hatta, Makassar, Surabaya, dan Solo. Melalui program ini, proses pemeriksaan keimigrasian dilakukan sejak di Indonesia sehingga setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu menjalani pemeriksaan ulang.
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengatakan penundaan dilakukan karena para calon jemaah tidak menggunakan visa haji, melainkan visa lain seperti visa kerja atau kunjungan.
“Kita update ya kan per hari ini ada 13 orang calon jemaah haji non-prosedural yang kita pending atau kita tunda keberangkatannya karena non-prosedural, tidak menggunakan visa haji," kata Hendarsam dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Ia menegaskan, langkah tersebut bukan untuk menghalangi masyarakat menunaikan ibadah haji, melainkan sebagai bentuk perlindungan agar jemaah tidak menghadapi risiko di Arab Saudi.
Menurut Hendarsam, berdasarkan pengalaman sebelumnya, jemaah yang berangkat tanpa prosedur resmi tidak dapat melaksanakan ibadah haji. Bahkan, mereka berpotensi menempuh jalur ilegal yang membahayakan keselamatan.
“Berdasarkan pengalaman di sana kalau sampai lolos ke sana enggak bisa juga naik haji. Pemerintah Saudi menutup diri untuk itu, akhirnya mereka nanti bisa jalur-jalur yang apa namanya itu ilegal dan itu bahkan pengalaman sebelumnya membahayakan jiwa dan nyawa mereka," ungkapnya.
Ia menambahkan, jumlah 13 orang tersebut merupakan akumulasi dari penindakan sebelumnya. Sehari sebelumnya, terdapat delapan calon jemaah yang ditunda keberangkatannya, dan kini bertambah lima orang. Seluruhnya diketahui akan berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Imigrasi juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Haji guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan sesuai aturan. Selain itu, bersama instansi terkait, Imigrasi telah membentuk satuan tugas (satgas) untuk mengawasi potensi pelanggaran.
Sebagai bagian dari penguatan pengawasan, pemerintah juga menjalankan program Makkah Route di sejumlah embarkasi besar, seperti Bandara Soekarno-Hatta, Makassar, Surabaya, dan Solo. Melalui program ini, proses pemeriksaan keimigrasian dilakukan sejak di Indonesia sehingga setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu menjalani pemeriksaan ulang.
(MAN)
Berita Terkait
News
393 Jemaah Haji Kloter Pertama Soppeng Tiba di Asrama Haji Sudiang
Sebanyak 393 jemaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten Soppeng tiba di Asrama Haji Embarkasi Makassar, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.
Selasa, 21 Apr 2026 16:07
News
Bandara Sultan Hasanuddin Siapkan 7 Counter Makkah Route untuk CJH
PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyatakan kesiapan penuh dalam melayani keberangkatan jemaah haji (CJH) 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Selasa, 21 Apr 2026 14:42
Sulsel
626 Calon Jemaah Haji Maros Dilepas di Lapangan Pallantikang
Sebanyak 626 calon jemaah haji asal Kabupaten Maros resmi dilepas oleh Bupati Maros, AS Chaidir Syam, di Lapangan Pallantikang, Sabtu malam (18/4/2026).
Sabtu, 18 Apr 2026 20:38
News
Beda dari Biasanya, Pelepasan Jemaah Haji Maros Digabung dengan Penutupan MTQ
Pemerintah Kabupaten Maros akan melepas ratusan calon jemaah haji tahun 2026 dengan konsep berbeda. Pelepasan direncanakan digelar bersamaan dengan penutupan MTQ XXXIV Sulsel.
Selasa, 14 Apr 2026 16:34
News
Jemaah Haji Maros Diimbau Waspadai Suhu Ekstrem di Tanah Suci
Calon jemaah haji asal Kabupaten Maros tahun 2026 diimbau mempersiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem di Tanah Suci. Suhu di Makkah dan Madinah saat musim haji diperkirakan mencapai 45 C.
Selasa, 14 Apr 2026 12:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Berkenalan dengan Nasywa, Kafilah Pangkep di MTQ Sulsel yang Jago Nulis Karya Ilmiah
2
Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Himalaya
3
Bukan Hanya Ditertibkan, PKL di Makassar Bakal Dapat Akses KUR
4
Andi Syahrum Ditunjuk jadi Plt Dirut PDAM Makassar
5
Pemkot Makassar Siapkan Rp124 M untuk Lahan dan Penimbunan Lokasi Stadion Untia
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Berkenalan dengan Nasywa, Kafilah Pangkep di MTQ Sulsel yang Jago Nulis Karya Ilmiah
2
Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Himalaya
3
Bukan Hanya Ditertibkan, PKL di Makassar Bakal Dapat Akses KUR
4
Andi Syahrum Ditunjuk jadi Plt Dirut PDAM Makassar
5
Pemkot Makassar Siapkan Rp124 M untuk Lahan dan Penimbunan Lokasi Stadion Untia