Srikandi Semen Tonasa dan SIG Dorong Kepemimpinan Perempuan
Rabu, 22 Apr 2026 18:23
Semangat Hari Kartini dimaknai dengan cara berbeda oleh Srikandi PT Semen Tonasa dan Srikandi PT SIG menggelar sebuah talkshow inspiratif bertajuk Kartini Who Rises Beyond the Glass Ceiling
MAKASSAR - Semangat Hari Kartini dimaknai dengan cara berbeda oleh Srikandi PT Semen Tonasa bersama Srikandi PT Semen Indonesia Group (SIG). Keduanya menggelar sebuah talkshow inspiratif bertajuk “Kartini Who Rises Beyond the Glass Ceiling” pada Rabu (22/4/2026), sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan peran perempuan di dunia industri.
Acara ini diselenggarakan secara hybrid dari Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa dan dibuka oleh Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa posisi perempuan kini semakin strategis dan tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Ia juga menilai semangat Kartini sebagai simbol perjuangan yang melampaui zamannya—bukan hanya soal emansipasi, tetapi keberanian dalam mengubah peradaban melalui pemikiran dan tulisan.
“Kartini adalah sosok yang beyond, melampaui batas-batas zamannya. Ia menginspirasi perubahan melalui pemikiran dan tulisan. Semangat inilah yang diharapkan dapat diteladani oleh Srikandi SIG,” ujar Anis.
Ia juga menyoroti peran perempuan yang tak hanya penting di dunia profesional, tetapi juga dalam membangun keluarga yang sejahtera. Menurutnya, Srikandi diharapkan mampu mengambil peran strategis di berbagai lini kehidupan.
Lebih jauh, ia mendorong agar komunitas Srikandi berkembang menjadi ruang yang aktif dan berdampak nyata, bukan sekadar wadah formalitas.
“Harapannya, Srikandi bukan hanya sekadar perkumpulan, tetapi menjadi ruang penggerak strategi bagi para perempuan untuk terus bertumbuh, belajar, dan saling menguatkan. Di dalamnya ada semangat kolaborasi, peningkatan kapasitas, serta dorongan untuk memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan dan lingkungan sekitar,” tutupnya.
Ia menambahkan, perempuan saat ini telah menjadi motor penggerak di berbagai sektor bisnis. Oleh karena itu, Semen Tonasa berkomitmen untuk terus membuka peluang yang setara bagi perempuan agar dapat berkembang hingga ke posisi kepemimpinan.
Talkshow ini menghadirkan tiga pembicara perempuan inspiratif, yakni Fauziah Zulfitri (Founder Insight Sinergi Talenta), Sulaiha Muhyiddin (Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Umum PT Semen Tonasa), dan Reni Wulandari (Direktur Operasi SIG). Ketiganya berbagi pengalaman dan pandangan terkait upaya menembus batas dalam kepemimpinan profesional.
Dalam diskusi, Fauziah Zulfitri menekankan pentingnya pola pikir dan keberanian untuk melampaui batasan yang kerap terbentuk secara sosial. “Glass ceiling itu bukan hanya soal sistem, tetapi juga soal mindset. Perempuan harus berani bermimpi besar, mengambil peran strategis, dan tidak ragu menunjukkan kapasitasnya,” ungkapnya.
Sulaiha Muhyiddin menyoroti pentingnya kesiapan diri dalam menghadapi peluang dan tantangan. “Perempuan harus berani mengambil peluang dan terus meningkatkan kapasitas diri. Kunci untuk menembus batas bukan hanya pada kesempatan, tetapi juga kesiapan kita untuk menjawab tantangan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Reni Wulandari menegaskan bahwa lingkungan kerja yang inklusif menjadi faktor penting dalam mendukung kemajuan perempuan. Perusahaan, menurutnya, memiliki tanggung jawab dalam menciptakan ekosistem yang adil dan mendukung.
“Ketika kesempatan diberikan secara adil, perempuan mampu menunjukkan kinerja yang luar biasa,” tuturnya.
Mengangkat tema pemberdayaan perempuan, talkshow ini menyoroti peran “Kartini masa kini” dalam mendobrak glass ceiling, khususnya di sektor industri. Para narasumber juga membagikan perjalanan karier, tantangan yang dihadapi, hingga strategi membangun kepemimpinan yang inklusif dan kompetitif.
Suasana acara semakin semarak dengan kehadiran peserta yang mengenakan kebaya atau kain wastra Nusantara sebagai dresscode. Panitia pun menyiapkan berbagai doorprize menarik, termasuk penghargaan untuk peserta dengan busana terbaik, baik secara langsung maupun di lingkungan Insan SIG.
Acara ini diselenggarakan secara hybrid dari Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa dan dibuka oleh Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa posisi perempuan kini semakin strategis dan tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Ia juga menilai semangat Kartini sebagai simbol perjuangan yang melampaui zamannya—bukan hanya soal emansipasi, tetapi keberanian dalam mengubah peradaban melalui pemikiran dan tulisan.
“Kartini adalah sosok yang beyond, melampaui batas-batas zamannya. Ia menginspirasi perubahan melalui pemikiran dan tulisan. Semangat inilah yang diharapkan dapat diteladani oleh Srikandi SIG,” ujar Anis.
Ia juga menyoroti peran perempuan yang tak hanya penting di dunia profesional, tetapi juga dalam membangun keluarga yang sejahtera. Menurutnya, Srikandi diharapkan mampu mengambil peran strategis di berbagai lini kehidupan.
Lebih jauh, ia mendorong agar komunitas Srikandi berkembang menjadi ruang yang aktif dan berdampak nyata, bukan sekadar wadah formalitas.
“Harapannya, Srikandi bukan hanya sekadar perkumpulan, tetapi menjadi ruang penggerak strategi bagi para perempuan untuk terus bertumbuh, belajar, dan saling menguatkan. Di dalamnya ada semangat kolaborasi, peningkatan kapasitas, serta dorongan untuk memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan dan lingkungan sekitar,” tutupnya.
Ia menambahkan, perempuan saat ini telah menjadi motor penggerak di berbagai sektor bisnis. Oleh karena itu, Semen Tonasa berkomitmen untuk terus membuka peluang yang setara bagi perempuan agar dapat berkembang hingga ke posisi kepemimpinan.
Talkshow ini menghadirkan tiga pembicara perempuan inspiratif, yakni Fauziah Zulfitri (Founder Insight Sinergi Talenta), Sulaiha Muhyiddin (Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Umum PT Semen Tonasa), dan Reni Wulandari (Direktur Operasi SIG). Ketiganya berbagi pengalaman dan pandangan terkait upaya menembus batas dalam kepemimpinan profesional.
Dalam diskusi, Fauziah Zulfitri menekankan pentingnya pola pikir dan keberanian untuk melampaui batasan yang kerap terbentuk secara sosial. “Glass ceiling itu bukan hanya soal sistem, tetapi juga soal mindset. Perempuan harus berani bermimpi besar, mengambil peran strategis, dan tidak ragu menunjukkan kapasitasnya,” ungkapnya.
Sulaiha Muhyiddin menyoroti pentingnya kesiapan diri dalam menghadapi peluang dan tantangan. “Perempuan harus berani mengambil peluang dan terus meningkatkan kapasitas diri. Kunci untuk menembus batas bukan hanya pada kesempatan, tetapi juga kesiapan kita untuk menjawab tantangan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Reni Wulandari menegaskan bahwa lingkungan kerja yang inklusif menjadi faktor penting dalam mendukung kemajuan perempuan. Perusahaan, menurutnya, memiliki tanggung jawab dalam menciptakan ekosistem yang adil dan mendukung.
“Ketika kesempatan diberikan secara adil, perempuan mampu menunjukkan kinerja yang luar biasa,” tuturnya.
Mengangkat tema pemberdayaan perempuan, talkshow ini menyoroti peran “Kartini masa kini” dalam mendobrak glass ceiling, khususnya di sektor industri. Para narasumber juga membagikan perjalanan karier, tantangan yang dihadapi, hingga strategi membangun kepemimpinan yang inklusif dan kompetitif.
Suasana acara semakin semarak dengan kehadiran peserta yang mengenakan kebaya atau kain wastra Nusantara sebagai dresscode. Panitia pun menyiapkan berbagai doorprize menarik, termasuk penghargaan untuk peserta dengan busana terbaik, baik secara langsung maupun di lingkungan Insan SIG.
(TRI)
Berita Terkait
News
Lewat Maganghub, Semen Tonasa Bekali 82 Peserta dengan Pengalaman Dunia Kerja
Sebanyak 82 peserta Program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 2 resmi memulai pengalaman kerja di PT Semen Tonasa.
Selasa, 22 Sep 2026 07:09
Ekbis
Tim Inovasi Semen Tonasa Ukir Prestasi di Bangkok, Efisiensi Energi Capai Rp15,7 Miliar
Langkah efisiensi energi panas tersebut mencatatkan penghematan biaya operasional hingga Rp15,705 miliar, sekaligus memangkas emisi karbon sebesar 22.000 ton CO2.
Jum'at, 18 Sep 2026 15:14
News
26 Tahun KIKST, Perkuat Kebersamaan dan Dorong Perempuan Terus Berkarya
Mengangkat nilai “Anggun dalam Sikap, Tangguh dalam Aksi”, KIKST mendorong anggotanya untuk menjaga ketulusan, kebersamaan, dan keharmonisan sekaligus menghadirkan karya yang berdampak.
Rabu, 16 Sep 2026 20:40
News
Semen Tonasa Peringati Maulid Nabi, Perkuat Keteladanan dan Kebersamaan
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan PT Semen Tonasa menjadi momentum untuk memperkuat nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Kamis, 10 Sep 2026 16:19
News
Bos Semen Tonasa Dorong Sinergi Industri & Akademisi Lewat Inovasi Beton Modern
PT Semen Tonasa menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara dunia industri dan akademisi guna mendorong inovasi serta pengembangan teknologi konstruksi nasional.
Kamis, 10 Sep 2026 09:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Putri Sulung Mantan Rektor UNM Sampaikan Pesan Khusus untuk Prof Hasmyati
2
PJM Tingkatkan SDM Pandu, Perkuat Keselamatan dan Keandalan Pelayaran
3
IPCM Perluas Peta Bisnis Maritim, Bidik Kawasan Industri hingga Indonesia Timur
4
Gandeng Tiga Bank, Perumahan Subsidi Alexandria City Moncongloe Gelar Akad Massal 250 User
5
FSIKP UMI Gelar Kick-Off BIPA untuk Mahasiswa Internasional
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Putri Sulung Mantan Rektor UNM Sampaikan Pesan Khusus untuk Prof Hasmyati
2
PJM Tingkatkan SDM Pandu, Perkuat Keselamatan dan Keandalan Pelayaran
3
IPCM Perluas Peta Bisnis Maritim, Bidik Kawasan Industri hingga Indonesia Timur
4
Gandeng Tiga Bank, Perumahan Subsidi Alexandria City Moncongloe Gelar Akad Massal 250 User
5
FSIKP UMI Gelar Kick-Off BIPA untuk Mahasiswa Internasional