Prof Jamaluddin Jompa Dilantik sebagai Rektor Unhas Periode 2026-2030

Senin, 27 Apr 2026 13:22
Prof Jamaluddin Jompa Dilantik sebagai Rektor Unhas Periode 2026-2030
Prosesi pengambilan sumpah Prof Jamaluddin Jompa sebagai Rektor Unhas Periode 2026-2030, di Baruga A.P. Pettarani Unhas Kampus Tamalanrea, Senin (27/4/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
Comment
Share
MAKASSAR - Prof Jamaluddin Jompa resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026–2030 dalam Rapat Paripurna Terbuka Luar Biasa Majelis Wali Amanat (MWA) yang digelar di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Senin (27/4/2026).

Prof Jamaluddin Jompa atau yang akrab disapa Prof JJ mengibaratkan amanah jabatan tersebut sebagai seorang nahkoda kapal besar yang tengah mengarungi lautan luas dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Menurutnya, tanggung jawab memimpin institusi sebesar Unhas merupakan tugas besar yang membutuhkan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan.

"Tetapi sebagai orang Bugis-Makassar, saya ditakdirkan dalam darah mengalir jiwa pelaut. Kami, saya tidak gentar sedikitpun menghadapi begitu banyak tantangan yang sedang berlayar di tengah samudera karena ada Bapak/Ibu semua," ujarnya.

Dalam pidatonya, Prof JJ juga mengenang awal masa jabatannya di penghujung pandemi sebagai periode yang penuh tantangan. Saat itu, universitas harus berhadapan dengan berbagai penyesuaian aturan serta perubahan pola kerja yang menuntut adaptasi cepat.

Ia menyebut situasi tersebut menuntut fleksibilitas tinggi dari seluruh jajaran kampus agar roda organisasi tetap berjalan efektif di tengah masa transisi.

"Namun di tengah masa sulit itu, saya melihat ketangguhan seluruh civitas akademika Unhas yang terus menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan suasana baru dan terus-menerus berinovasi menemukan sistem pembelajaran pedagogi yang relevan dengan kondisi kekinian pada saat itu," ungkapnya di hadapan para tamu undangan.

Prof JJ menegaskan, berbagai prestasi yang diraih Unhas tidak lepas dari hilangnya ego sektoral di setiap unit, yang kemudian berubah menjadi semangat saling menopang dan bergerak bersama.

"Unhas di sini bermakna bukan hanya milik civitas akademika, tetapi juga milik kita semua, milik bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Sekali lagi dari lubuk hati yang terdalam, saya ingin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang tak terhingga, terutama kepada tiga organ universitas yang saling bekerjasama selama ini. Mulai dari Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, serta seluru jajaran pimpinan Rektorat, Dekanat hingga tingkat Program Studi, Laboratorium, dan seterusnya," tegasnya.

Mantan Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Unhas itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang dinilainya menjadi energi utama di balik berbagai capaian universitas.

Menurutnya, kontribusi aktif seluruh elemen kampus menjadi motor penggerak keberhasilan institusi selama ini.

"Apresiasi yang setinggi-tingginya juga saya alamatkan kepada seluruh mitra strategis Unhas yang telah berkontribusi baik di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," tambah Prof JJ.

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan strategis dengan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, sektor swasta, perusahaan nasional maupun multinasional, media massa, perbankan, hingga organisasi nirlaba.

Kolaborasi dalam kerangka pentahelix tersebut dinilai menjadi kunci bagi Unhas untuk terus bertransformasi menjadi kampus yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Agenda pelantikan tersebut turut dihadiri perwakilan pemerintah pusat, Forkopimda Sulawesi Selatan, delegasi dari berbagai negara, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru