Polisi Bongkar Bengkel Pembuatan Knalpot Brong di Makassar
Senin, 29 Mei 2023 20:01
Anggota Polrestabes Makassar saat mengamankan kendaraan yang menggunakan knalpot brong. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Jajaran Polrestabes Makassar menyita ratusan buah knalpot brong atau racing dari sebuah bengkel di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengungkapkan, ratusan knalpot brong ini berdasarkan pengembangan dari informasi masyarakat terkait aktivitas bengkel yang memproduksi knalpot tersebut.
"Jadi informasi masyarakat langsung ditelusuri, dan benar ada sebuah bengkel atau toko yang memproduksi dan menjual knalpot-knalpot tersebut," ungkap Ngajib kepada SINDOMakassar, Senin (29/5/2023).
Beberapa bulan terakhir, jajaran Polrestabes Makassar terus menindak penggunaan kendaraan dengan knalpot bising. Kali ini merupakan kasus pertama pihak kepolisian menggerebek bengkel pembuatan knalpot tersebut, pada Kamis (25/5/2023) sore.
Selain menyita ratusan unit knalpot brong yang sudah jadi dan masih dalam proses pembuatan, anggota Satreskrim Polrestabes Makassar juga pemilik toko atau bengkel serta beberapa pembuat knalpot tersebut.
"Kemarin waktu anggota ke lokasi bengkel itu ada memang pengerjaan knlapot brong, makanya si pembuat dan pemillik bengkelnya kita amankan dan dibawa untuk diperiksa terkait pelanggarannya," terang Kombes Ngajib.
"Tindakan pertama sudah dilakukan, mengamankan barang bukti dan orangnya. Nanti kita cari pelanggaran yang dia langgar, ada tiga orang, mereka terperiksa. Nanti anggota kembangkan lagi dimana dia distribusikan," lanjutnya.
Dirinya juga bilang, berdasarkan keterangan awal terkait aktivitas bengkel tersebut, kata Ngajib, pemiliknya menyebutkan sudah memproduksi knalpot-knalpot tersebut sudah lebih dari empat tahun, lokasi penjualan di wilayah Makassar.
"Ini lengkap barang bukti, jadi selain knalpot brong ada juga alat yang digunakan seperti gurinda, las dan tabung LPG. Mereka sudah beroperasi lebih empat tahun, soal itu (omzet) belum sempat tanya," ujarnya.
Ngajib menghimbau agar pemilik bengkel tidak lagi memproduksi dan menjual knalpot brong. "Ya ini sebagai peringatan juga kepada bengkel lain, jadi kalau kita temukan ada bengkel yang jual dan sementara memasang maka kita akan tindaki. Himbaunnya kepada masyarakat untukl memakai knalpot standar," jelas Akpol 1995 itu.
"Janganlah menggunakan knalpot racing atau brong ini, karena dengan penggunaan knalpot brong ini membuat tidak nyaman pengguna jalan dan masyarakat," tukasnya.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengungkapkan, ratusan knalpot brong ini berdasarkan pengembangan dari informasi masyarakat terkait aktivitas bengkel yang memproduksi knalpot tersebut.
"Jadi informasi masyarakat langsung ditelusuri, dan benar ada sebuah bengkel atau toko yang memproduksi dan menjual knalpot-knalpot tersebut," ungkap Ngajib kepada SINDOMakassar, Senin (29/5/2023).
Beberapa bulan terakhir, jajaran Polrestabes Makassar terus menindak penggunaan kendaraan dengan knalpot bising. Kali ini merupakan kasus pertama pihak kepolisian menggerebek bengkel pembuatan knalpot tersebut, pada Kamis (25/5/2023) sore.
Selain menyita ratusan unit knalpot brong yang sudah jadi dan masih dalam proses pembuatan, anggota Satreskrim Polrestabes Makassar juga pemilik toko atau bengkel serta beberapa pembuat knalpot tersebut.
"Kemarin waktu anggota ke lokasi bengkel itu ada memang pengerjaan knlapot brong, makanya si pembuat dan pemillik bengkelnya kita amankan dan dibawa untuk diperiksa terkait pelanggarannya," terang Kombes Ngajib.
"Tindakan pertama sudah dilakukan, mengamankan barang bukti dan orangnya. Nanti kita cari pelanggaran yang dia langgar, ada tiga orang, mereka terperiksa. Nanti anggota kembangkan lagi dimana dia distribusikan," lanjutnya.
Dirinya juga bilang, berdasarkan keterangan awal terkait aktivitas bengkel tersebut, kata Ngajib, pemiliknya menyebutkan sudah memproduksi knalpot-knalpot tersebut sudah lebih dari empat tahun, lokasi penjualan di wilayah Makassar.
"Ini lengkap barang bukti, jadi selain knalpot brong ada juga alat yang digunakan seperti gurinda, las dan tabung LPG. Mereka sudah beroperasi lebih empat tahun, soal itu (omzet) belum sempat tanya," ujarnya.
Ngajib menghimbau agar pemilik bengkel tidak lagi memproduksi dan menjual knalpot brong. "Ya ini sebagai peringatan juga kepada bengkel lain, jadi kalau kita temukan ada bengkel yang jual dan sementara memasang maka kita akan tindaki. Himbaunnya kepada masyarakat untukl memakai knalpot standar," jelas Akpol 1995 itu.
"Janganlah menggunakan knalpot racing atau brong ini, karena dengan penggunaan knalpot brong ini membuat tidak nyaman pengguna jalan dan masyarakat," tukasnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Penadah 100 Motor Curian yang Kabur dari Polsek Tamalate Ditangkap di Mamuju Tengah
Pelarian MF alias Fajrin (24), terduga penadah kendaraan hasil curian yang kabur dari Polsek Tamalate dua pekan lalu, akhirnya berakhir. Ia ditangkap tim gabungan di Kabupaten Mamuju Tengah.
Rabu, 27 Mei 2026 15:46
Makassar City
Polrestabes Makassar Resmi Luncurkan Layanan SIM C1, Appi Jajal Langsung Lintasan Ujian
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan langsung layanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) C1 di Satuan penyelenggaran administrasi surat izin mengemudi (Satpas SIM) Polrestabes Makassar, Kamis (21/5/2026).
Kamis, 21 Mei 2026 16:26
News
Kapolrestabes Makassar Perintahkan Tindakan Tegas terhadap Geng Motor Bersenjata
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menginstruksikan jajarannya untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku geng motor yang membahayakan keselamatan warga maupun petugas di lapangan.
Kamis, 14 Mei 2026 09:27
Makassar City
Ketua DPRD Makassar Jempol Langkah Tegas Polisi terhadap Geng Motor
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, mengapresiasi langkah Polrestabes Makassar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dalam penanganan aksi geng motor yang meresahkan warga.
Rabu, 13 Mei 2026 06:14
News
Mayoritas Geng Motor yang Diamankan ABG, Kebanyakan dari Luar Makassar
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengungkap mayoritas anggota geng motor yang diamankan di Kota Makassar masih berusia belasan tahun dan sebagian besar berasal dari luar kota.
Selasa, 12 Mei 2026 09:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mengenang Keteladanan & Perjuangan Ajoeba Wartabone Lewat Bedah Buku
2
Wali Kota Makassar Akhirnya Lantik 369 Kepala Sekolah Definitif
3
DAFI School Makassar Tampilkan Karya Murid dalam Special Expo of Extracurricular 2026
4
IGS 2026 Jadi Peluang Pengrajin Makassar Bertemu Calon Mitra Ekspor
5
Mahasiswa IKBIM KIP UNM Dorong Pengembangan Potensi Desa Lassa-Lassa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mengenang Keteladanan & Perjuangan Ajoeba Wartabone Lewat Bedah Buku
2
Wali Kota Makassar Akhirnya Lantik 369 Kepala Sekolah Definitif
3
DAFI School Makassar Tampilkan Karya Murid dalam Special Expo of Extracurricular 2026
4
IGS 2026 Jadi Peluang Pengrajin Makassar Bertemu Calon Mitra Ekspor
5
Mahasiswa IKBIM KIP UNM Dorong Pengembangan Potensi Desa Lassa-Lassa