PKM UNM Kembangkan Eco-Edu Puntondo, Padukan Matematika & Pendidikan Lingkungan
Selasa, 14 Jul 2026 15:24
UNM terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2026. Foto/Istimewa
TAKALAR - Universitas Negeri Makassar (UNM) terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2026. Melalui program bertajuk “Eco-Edu Puntondo: Pendidikan Lingkungan Partisipatif Berbasis Matematika Kontekstual dan Agrowisata Berkelanjutan”, UNM menghadirkan model pembelajaran yang menggabungkan literasi numerasi, pendidikan lingkungan, dan potensi agrowisata di Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo, Kabupaten Takalar.
Program ini diketuai oleh Nurwati Djam'an dengan tujuan mengembangkan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual melalui pemanfaatan lingkungan sebagai ruang belajar. Melalui pendekatan tersebut, peserta didik tidak hanya memahami konsep matematika secara teoritis, tetapi juga mampu menghubungkannya dengan persoalan nyata di lingkungan sekitar.
“PKM ini mengintegrasikan pembelajaran matematika dengan pendidikan lingkungan melalui aktivitas berbasis proyek, eksplorasi lingkungan, dan pemanfaatan potensi agrowisata sebagai laboratorium belajar. Program Eco-Edu diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis, literasi numerasi, serta kemampuan memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari,” jelas Nurwati.
Ia menambahkan, pendekatan ini juga bertujuan membangun kesadaran peserta didik terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Dengan memahami hubungan antara matematika dan fenomena lingkungan, peserta didik diharapkan mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab serta berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari penguatan program, tim PKM mengembangkan platform digital Eco-Edu Puntondo berupa website pembelajaran yang memuat informasi, modul edukasi, aktivitas interaktif, serta dokumentasi potensi lingkungan dan agrowisata Puntondo. Platform ini diharapkan menjadi media pembelajaran yang memperluas akses edukasi lingkungan berbasis teknologi sekaligus dapat diterapkan di berbagai wilayah.
Pelaksanaan program melibatkan kolaborasi antara Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNM, PPLH Puntondo, serta Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) Universitas Hasanuddin. Dalam kegiatan tersebut, PSLH Unhas diwakili oleh Sekretaris PSLH Muhammad Junaid yang memberikan masukan akademik terkait penguatan pendidikan lingkungan, pengembangan kawasan edukasi berbasis masyarakat, dan strategi pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi bersama pengelola PPLH Puntondo untuk mengidentifikasi kebutuhan mitra, memetakan potensi kawasan edukasi, serta merancang implementasi Eco-Edu Puntondo. Tim PKM kemudian melakukan koordinasi untuk mengembangkan aktivitas pembelajaran matematika kontekstual yang dapat terintegrasi dengan fasilitas edukasi yang tersedia di kawasan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung Senin (12/7/2026) ini melibatkan staf PPLH Puntondo, Kepala Sekolah TK Asy-Syamsi, serta para guru TK Asy-Syamsi yang merupakan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di bawah naungan Yayasan PPLH Puntondo.
Keterlibatan pendidik PAUD menjadi bagian penting dalam upaya memperkenalkan pendidikan lingkungan sejak usia dini melalui pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari peserta didik.
Program PKM ini juga melibatkan mahasiswa Pendidikan Matematika FMIPA UNM sebagai bagian dari penguatan kompetensi dan pengalaman belajar lapangan. Mahasiswa turut berperan dalam merancang serta mengembangkan pembelajaran berbasis lingkungan dan teknologi.
Melalui Eco-Edu Puntondo, UNM berharap dapat menghadirkan model pendidikan yang tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pembelajaran matematika yang relevan dengan kehidupan nyata.
Program ini diketuai oleh Nurwati Djam'an dengan tujuan mengembangkan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual melalui pemanfaatan lingkungan sebagai ruang belajar. Melalui pendekatan tersebut, peserta didik tidak hanya memahami konsep matematika secara teoritis, tetapi juga mampu menghubungkannya dengan persoalan nyata di lingkungan sekitar.
“PKM ini mengintegrasikan pembelajaran matematika dengan pendidikan lingkungan melalui aktivitas berbasis proyek, eksplorasi lingkungan, dan pemanfaatan potensi agrowisata sebagai laboratorium belajar. Program Eco-Edu diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis, literasi numerasi, serta kemampuan memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari,” jelas Nurwati.
Ia menambahkan, pendekatan ini juga bertujuan membangun kesadaran peserta didik terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Dengan memahami hubungan antara matematika dan fenomena lingkungan, peserta didik diharapkan mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab serta berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari penguatan program, tim PKM mengembangkan platform digital Eco-Edu Puntondo berupa website pembelajaran yang memuat informasi, modul edukasi, aktivitas interaktif, serta dokumentasi potensi lingkungan dan agrowisata Puntondo. Platform ini diharapkan menjadi media pembelajaran yang memperluas akses edukasi lingkungan berbasis teknologi sekaligus dapat diterapkan di berbagai wilayah.
Pelaksanaan program melibatkan kolaborasi antara Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNM, PPLH Puntondo, serta Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) Universitas Hasanuddin. Dalam kegiatan tersebut, PSLH Unhas diwakili oleh Sekretaris PSLH Muhammad Junaid yang memberikan masukan akademik terkait penguatan pendidikan lingkungan, pengembangan kawasan edukasi berbasis masyarakat, dan strategi pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi bersama pengelola PPLH Puntondo untuk mengidentifikasi kebutuhan mitra, memetakan potensi kawasan edukasi, serta merancang implementasi Eco-Edu Puntondo. Tim PKM kemudian melakukan koordinasi untuk mengembangkan aktivitas pembelajaran matematika kontekstual yang dapat terintegrasi dengan fasilitas edukasi yang tersedia di kawasan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung Senin (12/7/2026) ini melibatkan staf PPLH Puntondo, Kepala Sekolah TK Asy-Syamsi, serta para guru TK Asy-Syamsi yang merupakan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di bawah naungan Yayasan PPLH Puntondo.
Keterlibatan pendidik PAUD menjadi bagian penting dalam upaya memperkenalkan pendidikan lingkungan sejak usia dini melalui pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari peserta didik.
Program PKM ini juga melibatkan mahasiswa Pendidikan Matematika FMIPA UNM sebagai bagian dari penguatan kompetensi dan pengalaman belajar lapangan. Mahasiswa turut berperan dalam merancang serta mengembangkan pembelajaran berbasis lingkungan dan teknologi.
Melalui Eco-Edu Puntondo, UNM berharap dapat menghadirkan model pendidikan yang tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pembelajaran matematika yang relevan dengan kehidupan nyata.
(TRI)
Berita Terkait
News
Sekolah Islam Athirah Sambut 1.186 Siswa Baru di Empat Wilayah
Sebanyak 1.186 siswa baru resmi bergabung dengan Sekolah Islam Athirah pada tahun ajaran 2026/2027. Mereka akan menempuh pendidikan di empat wilayah.
Senin, 13 Jul 2026 15:19
News
SIT Ittihad Makassar Perkuat Sinergi Sekolah & Orang Tua Lewat Welcoming Day
Mengawali perjalanan pendidikan peserta didik baru, Sekolah Islam Terpadu (SIT) Ittihad Makassar menggelar Welcoming Day di lapangan indoor sekolah, Sabtu (11/7/2026).
Sabtu, 11 Jul 2026 13:37
News
Mudassir Hasri Gani Resmi Sandang Doktor Administrasi Publik, Angkat Isu Pemekaran Desa di Takalar
Tokoh pemuda Sulsel, Mudassir Hasri Gani resmi menyandang gelar doktor. Ia berhasil menjalani Ujian Promosi Doktor Program Studi Ilmu Administrasi Publik Program Doktor (S-3) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM (07/07/2026).
Selasa, 07 Jul 2026 12:40
News
IKBIM KIP UNM Tutup Eksplodiksi 2026 di Desa Lassa-Lassa
Kegiatan Eksplodiksi (Eksplorasi, Pengabdian, dan Edukasi) 2026 resmi ditutup di Desa Lassa-lassa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa.
Rabu, 01 Jul 2026 20:09
News
Temu Pendidik Nusantara XIII Perkuat Ekosistem Pendidikan dari Daerah
Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) kembali menggelar Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII sebagai ruang kolaborasi bagi para pendidik, sekolah, pemerintah, akademisi, dan komunitas pendidikan.
Senin, 29 Jun 2026 17:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Selamat! KPU RI Konfirmasi Putri Dakka sebagai Pengganti RMS di DPR RI
2
SMPN 10 Makassar Tegaskan Seleksi SPMB Sesuai Prosedur, Bantah Pungli Rp2,5 Juta
3
TP PKK Gowa Raih Penghargaan dari Menkes RI dan Ketum TP PKK Pusat
4
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
5
Kalla Toyota Luncurkan KIDDO, Hadirkan Ruang Edukasi & Keceriaan bagi Anak
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Selamat! KPU RI Konfirmasi Putri Dakka sebagai Pengganti RMS di DPR RI
2
SMPN 10 Makassar Tegaskan Seleksi SPMB Sesuai Prosedur, Bantah Pungli Rp2,5 Juta
3
TP PKK Gowa Raih Penghargaan dari Menkes RI dan Ketum TP PKK Pusat
4
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
5
Kalla Toyota Luncurkan KIDDO, Hadirkan Ruang Edukasi & Keceriaan bagi Anak