Semen Tonasa Perkuat Strategi Keberlanjutan Lewat Workshop PROPER

Jum'at, 17 Jul 2026 15:31
Semen Tonasa Perkuat Strategi Keberlanjutan Lewat Workshop PROPER
PT Semen Tonasa terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan melalui penyelenggaraan Workshop PROPER. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - PT Semen Tonasa terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan melalui penyelenggaraan Workshop PROPER bertajuk “Strengthening Climate Responsibility: Driving Corporate Performance through Environmental Innovation and Community Empowerment”. Kegiatan yang berlangsung pada 16–18 Juli 2026 di Swis-Belhotel Makassar ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan kinerja lingkungan, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat.

Workshop tersebut digelar sebagai bagian dari upaya perusahaan memperkuat implementasi Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER). Program ini tidak hanya menjadi instrumen evaluasi kepatuhan lingkungan, tetapi juga diarahkan sebagai penggerak inovasi dan peningkatan daya saing perusahaan.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, dan dihadiri Direktur Operasi Mochamad Alfin Zaini, Direktur Keuangan & SDM Sulaiha Muhyiddin, jajaran manajemen, tim konsultan PROPER, serta karyawan yang tergabung dalam Tim PROPER PT Semen Tonasa.

Dalam sambutannya, Anis menyampaikan bahwa PROPER memiliki peran penting dalam mendorong perusahaan menghadirkan solusi inovatif yang memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, maupun keberlangsungan bisnis.

“Melalui workshop ini, saya berharap seluruh insan PT Semen Tonasa memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya penguatan implementasi PROPER. Kita harus mampu menghadirkan inovasi yang tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi perusahaan, lingkungan, dan masyarakat. Komitmen terhadap keberlanjutan harus menjadi bagian dari budaya kerja kita untuk mendukung daya saing perusahaan di masa depan,” ujar Anis.

Direktur Operasi PT Semen Tonasa, Mochamad Alfin Zaini, menambahkan bahwa konsistensi seluruh unit kerja menjadi kunci dalam memastikan aspek-aspek PROPER dapat diterapkan secara optimal sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan.

Menurut Alfin, workshop tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarbagian dalam menghasilkan inovasi yang berdampak nyata.

“Ke depan, kami ingin memastikan setiap inovasi yang lahir tidak hanya mampu meningkatkan kinerja lingkungan dan efisiensi operasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mendukung target dekarbonisasi perusahaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan & SDM PT Semen Tonasa, Sulaiha Muhyiddin, menegaskan bahwa keberlanjutan perusahaan harus dibangun melalui kepatuhan terhadap regulasi lingkungan serta penerapan tata kelola yang baik.

“Perusahaan hanya dapat tumbuh secara berkelanjutan apabila mampu memastikan kepatuhan terhadap seluruh regulasi lingkungan,” ujarnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan pembekalan terkait perkembangan kebijakan PROPER, strategi peningkatan kinerja lingkungan, penguatan inovasi sosial, hingga penyusunan langkah strategis untuk mendukung pencapaian target keberlanjutan perusahaan.

Selain meningkatkan pemahaman teknis, workshop ini juga menjadi wadah memperkuat sinergi lintas fungsi dalam mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (Environmental, Social, and Governance/ESG) ke dalam berbagai proses bisnis.

Melalui kolaborasi tersebut, PT Semen Tonasa berharap dapat melahirkan inovasi yang mampu meningkatkan daya saing perusahaan sekaligus memberikan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan, PT Semen Tonasa berkomitmen untuk terus menerapkan prinsip ESG dalam seluruh aktivitas operasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menciptakan nilai tambah bagi lingkungan, masyarakat, dan para pemangku kepentingan, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) serta target dekarbonisasi nasional.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru