OJK Sulselbar Bekali Keluarga TNI AU Kelola Keuangan Secara Bijak
Senin, 03 Agu 2026 08:57
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus memperkuat literasi keuangan masyarakat melalui edukasi yang menyasar personel TNI AU beserta keluarganya. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus memperkuat literasi keuangan masyarakat melalui edukasi yang menyasar personel TNI AU beserta keluarganya. Berkolaborasi dengan Lanud Sultan Hasanuddin dan PT Pegadaian, OJK membekali sekitar 300 personel serta anggota PIA Ardhya Garini dengan pengetahuan pengelolaan keuangan yang sehat sekaligus kewaspadaan terhadap berbagai kejahatan keuangan digital.
Kegiatan edukasi keuangan tersebut diselenggarakan pada Jumat (31/7) di Gedung Serba Guna Lanud Sultan Hasanuddin. Hadir dalam kegiatan ini Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Vincentius Endy Hadi Putra, M.Han., Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Moch Muchlasin, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.II Lanud Sultan Hasanuddin Lina Vincentius Endy Hadi Putra, serta sekitar 300 personel dan anggota PIA Ardhya Garini.
Program ini merupakan bagian dari komitmen OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Melalui edukasi tersebut, peserta didorong untuk memahami cara mengelola keuangan keluarga secara bijak, memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan yang legal, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan keuangan seperti investasi ilegal, pinjaman online ilegal, penipuan digital, dan penyalahgunaan data pribadi.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch Muchlasin, menegaskan bahwa literasi keuangan menjadi fondasi penting agar masyarakat mampu mengambil keputusan keuangan secara tepat. Menurutnya, perkembangan teknologi dan digitalisasi sektor jasa keuangan menghadirkan banyak kemudahan, namun juga diiringi berbagai risiko yang perlu dipahami masyarakat.
"Di era digital, masyarakat tidak hanya dituntut mampu memanfaatkan layanan keuangan, tetapi juga memahami manfaat, risiko, serta hak dan kewajibannya sebagai konsumen jasa keuangan," ujarnya.
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsekal Pertama TNI Vincentius Endy Hadi Putra, M.Han., menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi keuangan menjadi bekal penting bagi personel TNI AU dan keluarga untuk membangun ketahanan finansial, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menghindari berbagai risiko kejahatan keuangan yang terus berkembang.
Dalam sesi edukasi, narasumber dari OJK memaparkan materi mengenai peran OJK dalam meningkatkan literasi keuangan digital dan pelindungan konsumen. Peserta memperoleh pemahaman mengenai tugas OJK dalam mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan, sekaligus memberikan edukasi agar masyarakat mampu memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara aman dan bertanggung jawab.
OJK juga mengingatkan peserta agar semakin waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan keuangan, seperti penipuan digital, penyalahgunaan data pribadi, hingga praktik judi online yang dapat menimbulkan kerugian finansial maupun dampak sosial. Masyarakat diimbau untuk menjaga kerahasiaan data pribadi, tidak memberikan PIN maupun kode One Time Password (OTP) kepada pihak lain, serta menghindari tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi tanpa risiko.
Pada kesempatan yang sama, PT Pegadaian memperkenalkan berbagai produk dan layanan yang dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari perencanaan keuangan, mulai dari layanan gadai, pembiayaan, investasi emas, hingga Tabungan Emas. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilih produk dan layanan keuangan yang legal, aman, serta sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai pertanyaan disampaikan, mulai dari pengelolaan keuangan keluarga, pemilihan instrumen investasi yang aman, pemanfaatan layanan keuangan digital, hingga langkah-langkah yang perlu dilakukan apabila menjadi korban penipuan keuangan.
Melalui kolaborasi ini, OJK berharap budaya sadar keuangan semakin kuat di lingkungan TNI AU. Peningkatan literasi dan inklusi keuangan diharapkan mampu mendorong personel Lanud Sultan Hasanuddin beserta keluarga menjadi lebih cakap dalam mengelola keuangan, memanfaatkan layanan jasa keuangan secara bijak, serta membangun ketahanan finansial keluarga di era digital.
Kegiatan edukasi keuangan tersebut diselenggarakan pada Jumat (31/7) di Gedung Serba Guna Lanud Sultan Hasanuddin. Hadir dalam kegiatan ini Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Vincentius Endy Hadi Putra, M.Han., Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Moch Muchlasin, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.II Lanud Sultan Hasanuddin Lina Vincentius Endy Hadi Putra, serta sekitar 300 personel dan anggota PIA Ardhya Garini.
Program ini merupakan bagian dari komitmen OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Melalui edukasi tersebut, peserta didorong untuk memahami cara mengelola keuangan keluarga secara bijak, memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan yang legal, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan keuangan seperti investasi ilegal, pinjaman online ilegal, penipuan digital, dan penyalahgunaan data pribadi.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch Muchlasin, menegaskan bahwa literasi keuangan menjadi fondasi penting agar masyarakat mampu mengambil keputusan keuangan secara tepat. Menurutnya, perkembangan teknologi dan digitalisasi sektor jasa keuangan menghadirkan banyak kemudahan, namun juga diiringi berbagai risiko yang perlu dipahami masyarakat.
"Di era digital, masyarakat tidak hanya dituntut mampu memanfaatkan layanan keuangan, tetapi juga memahami manfaat, risiko, serta hak dan kewajibannya sebagai konsumen jasa keuangan," ujarnya.
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsekal Pertama TNI Vincentius Endy Hadi Putra, M.Han., menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi keuangan menjadi bekal penting bagi personel TNI AU dan keluarga untuk membangun ketahanan finansial, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menghindari berbagai risiko kejahatan keuangan yang terus berkembang.
Dalam sesi edukasi, narasumber dari OJK memaparkan materi mengenai peran OJK dalam meningkatkan literasi keuangan digital dan pelindungan konsumen. Peserta memperoleh pemahaman mengenai tugas OJK dalam mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan, sekaligus memberikan edukasi agar masyarakat mampu memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara aman dan bertanggung jawab.
OJK juga mengingatkan peserta agar semakin waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan keuangan, seperti penipuan digital, penyalahgunaan data pribadi, hingga praktik judi online yang dapat menimbulkan kerugian finansial maupun dampak sosial. Masyarakat diimbau untuk menjaga kerahasiaan data pribadi, tidak memberikan PIN maupun kode One Time Password (OTP) kepada pihak lain, serta menghindari tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi tanpa risiko.
Pada kesempatan yang sama, PT Pegadaian memperkenalkan berbagai produk dan layanan yang dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari perencanaan keuangan, mulai dari layanan gadai, pembiayaan, investasi emas, hingga Tabungan Emas. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilih produk dan layanan keuangan yang legal, aman, serta sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai pertanyaan disampaikan, mulai dari pengelolaan keuangan keluarga, pemilihan instrumen investasi yang aman, pemanfaatan layanan keuangan digital, hingga langkah-langkah yang perlu dilakukan apabila menjadi korban penipuan keuangan.
Melalui kolaborasi ini, OJK berharap budaya sadar keuangan semakin kuat di lingkungan TNI AU. Peningkatan literasi dan inklusi keuangan diharapkan mampu mendorong personel Lanud Sultan Hasanuddin beserta keluarga menjadi lebih cakap dalam mengelola keuangan, memanfaatkan layanan jasa keuangan secara bijak, serta membangun ketahanan finansial keluarga di era digital.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
OJK Bekali Nelayan Jeneponto Cakap Kelola Keuangan dan Waspada Investasi Ilegal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat literasi keuangan masyarakat pesisir Jeneponto sekaligus mengingatkan agar waspada terhadap tawaran investasi ilegal.
Selasa, 22 Sep 2026 09:29
Sulbar
OJK dan Pemkab Pasangkayu Perkuat Literasi Keuangan Pelajar hingga Pelaku UMKM
Kemudahan akses terhadap layanan keuangan di era digital perlu diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial secara bijak.
Senin, 21 Sep 2026 16:41
Ekbis
OJK Gencarkan Literasi Keuangan dan Waspada Investasi Ilegal di Bantaeng
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi keuangan masyarakat melalui Program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).
Senin, 21 Sep 2026 09:33
Ekbis
OJK Terbitkan Dua POJK, Atur Peralihan Pengawasan Bursa Mineral 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan OJK (POJK) untuk memperkuat kerangka pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS).
Sabtu, 19 Sep 2026 17:02
Ekbis
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga pada Triwulan III 2026
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa perbankan nasional memiliki pijakan kokoh untuk menjaga stabilitas bisnis di tengah dinamika pasar.
Sabtu, 12 Sep 2026 07:29
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Putri Sulung Mantan Rektor UNM Sampaikan Pesan Khusus untuk Prof Hasmyati
2
PJM Tingkatkan SDM Pandu, Perkuat Keselamatan dan Keandalan Pelayaran
3
Matangkan Pelaksanaan SKD Poltekpin 2026, 132 Peserta Siap Ikuti Seleksi
4
IPCM Perluas Peta Bisnis Maritim, Bidik Kawasan Industri hingga Indonesia Timur
5
Gandeng Tiga Bank, Perumahan Subsidi Alexandria City Moncongloe Gelar Akad Massal 250 User
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Putri Sulung Mantan Rektor UNM Sampaikan Pesan Khusus untuk Prof Hasmyati
2
PJM Tingkatkan SDM Pandu, Perkuat Keselamatan dan Keandalan Pelayaran
3
Matangkan Pelaksanaan SKD Poltekpin 2026, 132 Peserta Siap Ikuti Seleksi
4
IPCM Perluas Peta Bisnis Maritim, Bidik Kawasan Industri hingga Indonesia Timur
5
Gandeng Tiga Bank, Perumahan Subsidi Alexandria City Moncongloe Gelar Akad Massal 250 User