Kanwil Kemenkum Sulsel Ikuti Coaching Penguatan Manajemen ASN
Senin, 07 Sep 2026 21:22
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengikuti Coaching Penguatan Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengikuti Coaching Penguatan Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Hukum yang diselenggarakan oleh Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum secara virtual, Senin (7/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara virtual tersebut diikuti Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Meydi Zulqadri, bersama Tim Kerja Sumber Daya Manusia dari Ruang Rapat Hamid Awaluddin. Kegiatan dibuka oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum, Sunu Tedy Maranto, didampingi Kepala Bagian Pengembangan Karir Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum, Andik Prasetyo.
Coaching ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman jajaran terhadap kebijakan dan implementasi manajemen ASN, khususnya dalam pengelolaan talenta, pengembangan karier, penegakan disiplin, peningkatan kompetensi, serta penguatan tata nilai dan budaya kerja.
Sejumlah materi strategis disampaikan dalam kegiatan tersebut, meliputi manajemen talenta, jabatan fungsional, penegakan disiplin pegawai, pengembangan kompetensi, serta internalisasi tata nilai dan budaya kerja.
Pada materi manajemen talenta, peserta mendapatkan penguatan mengenai dasar hukum dan kebijakan manajemen talenta, Talent Management Box, identifikasi dan pemetaan talenta, rekomendasi tindak lanjut pada setiap kotak manajemen talenta, hingga tahapan pengembangan, retensi, penempatan, serta pemantauan dan evaluasi talenta.
Sementara itu, materi pengembangan karier jabatan fungsional membahas kebijakan pengangkatan dan mutasi jabatan nonmanajerial, sistem kerja jabatan fungsional, transformasi jabatan fungsional berdasarkan PermenPAN RB Nomor 1 Tahun 2023, pengelolaan kinerja, pola karier, mekanisme pengangkatan, kenaikan pangkat dan jenjang, hingga pengembangan kompetensi jabatan fungsional.
Aspek disiplin pegawai turut menjadi perhatian melalui pembahasan mengenai prinsip dasar PP Nomor 94 Tahun 2021, peran atasan langsung, prosedur penjatuhan hukuman disiplin, penanganan pegawai yang melakukan tindak pidana, upaya administratif, hingga mekanisme penyelesaian keberatan dan banding administratif.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, Meydi Zulqadri, menyampaikan bahwa coaching tersebut memberikan penguatan penting bagi jajaran, khususnya dalam memahami pengelolaan ASN secara lebih terarah dan berbasis pada kebutuhan organisasi.
“Penguatan manajemen ASN ini sangat penting untuk memastikan pengelolaan sumber daya manusia berjalan secara objektif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi. Mulai dari pemetaan talenta, pengembangan karier, peningkatan kompetensi hingga penegakan disiplin harus kita laksanakan secara konsisten,” ujar Meydi.
Ia menambahkan, penerapan manajemen ASN yang baik akan mendukung terciptanya aparatur yang memiliki kompetensi sesuai bidang tugas sekaligus mampu memberikan kontribusi optimal bagi pencapaian target organisasi.
Dalam materi pengembangan kompetensi, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai bentuk pengembangan kompetensi, tiga pilar standar kompetensi, Human Capital Development Plan (HCDP), serta Individual Development Plan (IDP). Sementara pada sesi tata nilai dan budaya kerja, ditekankan kembali pentingnya implementasi Core ValuesASN BerAKHLAK, kode etik dan kode perilaku ASN, serta strategi penguatan budaya kerja.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menegaskan bahwa penguatan manajemen ASN merupakan investasi penting dalam membangun organisasi yang adaptif dan berkinerja tinggi.
Menurutnya, kualitas organisasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menggerakkan roda pelayanan dan pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Manajemen ASN harus kita jadikan instrumen untuk memastikan setiap pegawai dapat berkembang sesuai kompetensi dan potensinya. Kita membutuhkan SDM yang profesional, berintegritas, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan tuntutan organisasi yang terus berubah,” kata Andi Basmal.
Andi Basmal juga menekankan pentingnya memberikan ruang pengembangan kepada pegawai secara objektif dan berkelanjutan. Pemetaan talenta, pengembangan kompetensi, serta pola karier yang jelas diharapkan dapat mendorong setiap ASN untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memberikan kinerja terbaik bagi organisasi.
“Pada akhirnya, penguatan manajemen ASN harus bermuara pada peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan. Setiap pegawai harus mengetahui perannya, memiliki kesempatan untuk berkembang, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi Kementerian Hukum,” pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung secara virtual tersebut diikuti Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Meydi Zulqadri, bersama Tim Kerja Sumber Daya Manusia dari Ruang Rapat Hamid Awaluddin. Kegiatan dibuka oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum, Sunu Tedy Maranto, didampingi Kepala Bagian Pengembangan Karir Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum, Andik Prasetyo.
Coaching ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman jajaran terhadap kebijakan dan implementasi manajemen ASN, khususnya dalam pengelolaan talenta, pengembangan karier, penegakan disiplin, peningkatan kompetensi, serta penguatan tata nilai dan budaya kerja.
Sejumlah materi strategis disampaikan dalam kegiatan tersebut, meliputi manajemen talenta, jabatan fungsional, penegakan disiplin pegawai, pengembangan kompetensi, serta internalisasi tata nilai dan budaya kerja.
Pada materi manajemen talenta, peserta mendapatkan penguatan mengenai dasar hukum dan kebijakan manajemen talenta, Talent Management Box, identifikasi dan pemetaan talenta, rekomendasi tindak lanjut pada setiap kotak manajemen talenta, hingga tahapan pengembangan, retensi, penempatan, serta pemantauan dan evaluasi talenta.
Sementara itu, materi pengembangan karier jabatan fungsional membahas kebijakan pengangkatan dan mutasi jabatan nonmanajerial, sistem kerja jabatan fungsional, transformasi jabatan fungsional berdasarkan PermenPAN RB Nomor 1 Tahun 2023, pengelolaan kinerja, pola karier, mekanisme pengangkatan, kenaikan pangkat dan jenjang, hingga pengembangan kompetensi jabatan fungsional.
Aspek disiplin pegawai turut menjadi perhatian melalui pembahasan mengenai prinsip dasar PP Nomor 94 Tahun 2021, peran atasan langsung, prosedur penjatuhan hukuman disiplin, penanganan pegawai yang melakukan tindak pidana, upaya administratif, hingga mekanisme penyelesaian keberatan dan banding administratif.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, Meydi Zulqadri, menyampaikan bahwa coaching tersebut memberikan penguatan penting bagi jajaran, khususnya dalam memahami pengelolaan ASN secara lebih terarah dan berbasis pada kebutuhan organisasi.
“Penguatan manajemen ASN ini sangat penting untuk memastikan pengelolaan sumber daya manusia berjalan secara objektif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi. Mulai dari pemetaan talenta, pengembangan karier, peningkatan kompetensi hingga penegakan disiplin harus kita laksanakan secara konsisten,” ujar Meydi.
Ia menambahkan, penerapan manajemen ASN yang baik akan mendukung terciptanya aparatur yang memiliki kompetensi sesuai bidang tugas sekaligus mampu memberikan kontribusi optimal bagi pencapaian target organisasi.
Dalam materi pengembangan kompetensi, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai bentuk pengembangan kompetensi, tiga pilar standar kompetensi, Human Capital Development Plan (HCDP), serta Individual Development Plan (IDP). Sementara pada sesi tata nilai dan budaya kerja, ditekankan kembali pentingnya implementasi Core ValuesASN BerAKHLAK, kode etik dan kode perilaku ASN, serta strategi penguatan budaya kerja.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menegaskan bahwa penguatan manajemen ASN merupakan investasi penting dalam membangun organisasi yang adaptif dan berkinerja tinggi.
Menurutnya, kualitas organisasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menggerakkan roda pelayanan dan pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Manajemen ASN harus kita jadikan instrumen untuk memastikan setiap pegawai dapat berkembang sesuai kompetensi dan potensinya. Kita membutuhkan SDM yang profesional, berintegritas, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan tuntutan organisasi yang terus berubah,” kata Andi Basmal.
Andi Basmal juga menekankan pentingnya memberikan ruang pengembangan kepada pegawai secara objektif dan berkelanjutan. Pemetaan talenta, pengembangan kompetensi, serta pola karier yang jelas diharapkan dapat mendorong setiap ASN untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memberikan kinerja terbaik bagi organisasi.
“Pada akhirnya, penguatan manajemen ASN harus bermuara pada peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan. Setiap pegawai harus mengetahui perannya, memiliki kesempatan untuk berkembang, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi Kementerian Hukum,” pungkasnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Andi Basmal Imbau Pedomani Arahan Sekjen Mengenai Pengelolaan BMN
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, mengimbau seluruh jajaran untuk memedomani arahan Sekretaris Jenderal Kemenkum terkait pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dan pengadaan barang/jasa (PBJ).
Minggu, 06 Sep 2026 22:06
News
Kemenkum Sulsel Ikuti Forum PASTI Ada Solusi, Perkuat Pelayanan Publik yang Responsif
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengikuti secara virtual Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI bersama Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas
Sabtu, 05 Sep 2026 10:00
Sulsel
Kunjungi Tiga Dinas di Tana Toraja, Rancang Perlindungan Kekayaan Intelektual Daerah
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mendatangi tiga perangkat daerah Kabupaten Tana Toraja sekaligus, Rabu (2/9/2026), untuk bersinergi dalam pengembangan dan pelindungan Kekayaan Intelektual (KI) daerah.
Jum'at, 04 Sep 2026 14:05
News
Kemenkum Sulsel Siapkan Pemeriksaan Protokol Notaris Tahun 2026
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mematangkan persiapan pelaksanaan pemeriksaan Protokol Notaris Tahun 2026 melalui rapat bersama Tim Sekretariat Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) se-Sulawesi Selatan
Kamis, 03 Sep 2026 23:32
News
Kakanwil Kemenkum Sulsel Temui Sekjen dan Kepala Biro SDM, Bahas Isu Strategis
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, melakukan kunjungan kerja ke Jakarta, Selasa (1/9/2026), guna bertemu langsung dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum, Nico Afinta
Rabu, 02 Sep 2026 21:48
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Punya Kans Besar di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Tunggu Momentum Tepat
2
UMI Gelar Pekan Pesantren Maba 2026, Fokus Pembentukan Karakter dan Akhlakul Karimah
3
Polda Sulsel Tangkap 22 Passobis, Kerugian Korban Tembus Rp1,1 Miliar
4
Erupsi Anak Krakatau, 14 Penerbangan Menuju Soekarno Hatta Dibatalkan
5
Pelindo Jasa Maritim Perkuat GCG dan WBS untuk Jaga Integritas Layanan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Punya Kans Besar di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Tunggu Momentum Tepat
2
UMI Gelar Pekan Pesantren Maba 2026, Fokus Pembentukan Karakter dan Akhlakul Karimah
3
Polda Sulsel Tangkap 22 Passobis, Kerugian Korban Tembus Rp1,1 Miliar
4
Erupsi Anak Krakatau, 14 Penerbangan Menuju Soekarno Hatta Dibatalkan
5
Pelindo Jasa Maritim Perkuat GCG dan WBS untuk Jaga Integritas Layanan