Imigrasi Makassar Amankan WNA Terduga Pembunuh Satwa Dilindungi
Selasa, 15 Sep 2026 22:59
WS (kaus putih) diamankan Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) di area keberangkatan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menggagalkan keberangkatan seorang warga negara asing (WNA) berinisial WS yang diduga melakukan perusakan lingkungan dan membunuh satwa dilindungi di perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya.
WS diamankan Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) di area keberangkatan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Abdi Widodo Subagio, membenarkan pengamanan tersebut. Ia mengatakan, tindakan itu dilakukan setelah pihaknya menerima permohonan pencegahan ke luar negeri dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.
"Kami mengamankan yang bersangkutan saat terindikasi akan melakukan perjalanan dengan pesawat AirAsia nomor penerbangan AK335 rute Makassar tujuan Kuala Lumpur. Tindakan ini dilakukan agar proses penegakan hukum di Indonesia bisa diselesaikan terlebih dahulu," jelas Abdi dalam keterangannya.
Kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas spearfishing atau penombakan ikan yang diduga dilakukan WS di perairan Paynemo, Kabupaten Raja Ampat. Aktivitas itu diduga menyasar satwa laut yang dilindungi.
Untuk mencegah WS meninggalkan Indonesia, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat mengirimkan surat permohonan pencegahan ke luar negeri bernomor 500.5.6.5/342/2026 tertanggal 14 September 2026. Permohonan tersebut kemudian ditindaklanjuti Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
"Selama proses penjemputan dan pengamanan di area bandara, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa ada perlawanan," tambah Abdi.
Selanjutnya, Imigrasi Makassar berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong. WS saat ini diamankan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar sebelum dikawal dan diserahkan kepada Kantor Imigrasi Sorong untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
WS diamankan Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) di area keberangkatan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Abdi Widodo Subagio, membenarkan pengamanan tersebut. Ia mengatakan, tindakan itu dilakukan setelah pihaknya menerima permohonan pencegahan ke luar negeri dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.
"Kami mengamankan yang bersangkutan saat terindikasi akan melakukan perjalanan dengan pesawat AirAsia nomor penerbangan AK335 rute Makassar tujuan Kuala Lumpur. Tindakan ini dilakukan agar proses penegakan hukum di Indonesia bisa diselesaikan terlebih dahulu," jelas Abdi dalam keterangannya.
Kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas spearfishing atau penombakan ikan yang diduga dilakukan WS di perairan Paynemo, Kabupaten Raja Ampat. Aktivitas itu diduga menyasar satwa laut yang dilindungi.
Untuk mencegah WS meninggalkan Indonesia, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat mengirimkan surat permohonan pencegahan ke luar negeri bernomor 500.5.6.5/342/2026 tertanggal 14 September 2026. Permohonan tersebut kemudian ditindaklanjuti Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
"Selama proses penjemputan dan pengamanan di area bandara, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa ada perlawanan," tambah Abdi.
Selanjutnya, Imigrasi Makassar berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong. WS saat ini diamankan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar sebelum dikawal dan diserahkan kepada Kantor Imigrasi Sorong untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
(MAN)
Berita Terkait
News
Beranda Imigrasi Resmi Diluncurkan di MPP Gowa, Permudah Akses Layanan Masyarakat
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menggelar acara peresmian Beranda Imigrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gowa pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Rabu, 28 Okt 2026 20:12
News
Operasi Mandiri Imigrasi Sasar Sejumlah Titik di Gowa-Takalar
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar mendata dua tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok dalam Operasi Mandiri Pengawasan Keimigrasian di Kabupaten Gowa dan Takalar pada 13–14 Oktober 2026.
Jum'at, 16 Okt 2026 14:49
News
Imigrasi Makassar Awasi WNA di Pulau dan Perusahaan
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar melaksanakan Operasi Mandiri Pengawasan Orang Asing selama dua hari, 24–25 September 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 06:18
News
Imigrasi Makassar Bawa Layanan Pasporia ke Kantor CIMB Niaga
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menghadirkan layanan Pasporia (Paspor Ceria) di Kantor Cabang CIMB Niaga Makassar, Jalan Ahmad Yani No. 33, Sabtu (26/9/2026).
Senin, 28 Sep 2026 17:29
News
Layanan Pasporia di Mal Ratu Indah Makassar Layani 100 Pemohon
Sebanyak 100 pemohon memanfaatkan layanan Pasporia (Paspor Ceria) yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar di Mal Ratu Indah (Mari), Makassar, selama dua hari, 19–20 September 2026.
Senin, 21 Sep 2026 17:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Supriansa Titip Tiga Pesan untuk Ketua Golkar Maros Terpilih Andi Patarai Amir
2
LHP BPKP Tidak Sah Sebagai Bukti Baru Penetapan Tersangka Mantan Pj Gubernur Sulsel
3
Asmo Sulsel Bagikan Tips #Cari_Aman Berkendara di Musim Hujan
4
Hadapi Lonjakan Nataru, PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang
5
Nomor Presiden RI, Media hingga Tokoh Politik Diduga Disadap Sejak 2025
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Supriansa Titip Tiga Pesan untuk Ketua Golkar Maros Terpilih Andi Patarai Amir
2
LHP BPKP Tidak Sah Sebagai Bukti Baru Penetapan Tersangka Mantan Pj Gubernur Sulsel
3
Asmo Sulsel Bagikan Tips #Cari_Aman Berkendara di Musim Hujan
4
Hadapi Lonjakan Nataru, PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang
5
Nomor Presiden RI, Media hingga Tokoh Politik Diduga Disadap Sejak 2025