Kapolda Sulsel Ajak Media Jaga Kualitas Informasi
Senin, 19 Okt 2026 17:18
Suasana Silaturahmi dan Tukar Pikirian Kapolda Sulsel dengan Awak Media, di Lobi Mapolda Sulsel, Senin (19/10/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Polda Sulawesi Selatan menggelar silaturahmi dan diskusi bersama awak media di Lobi Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 16, Makassar, Senin (19/10/2026). Pertemuan ini menjadi ruang untuk menyamakan frekuensi dalam pengelolaan informasi dan penyampaian berita kepada publik.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Dr. Awal Chaeruddin, mengatakan, keterbukaan informasi serta aktivitas media yang beradab dan taat hukum merupakan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
"Hari ini di tempat ini dengan harapan tentunya membawa kebaikan, keberkahan untuk Provinsi Sulawesi Selatan yang kita harapkan agar semakin maju. Salah satu sumbangsih memberikan kemajuan adalah aktivitas sesama keluarga Sulawesi Selatan ini yang harus beradab, harus menjunjung norma-norma hukum, dan seterusnya," katanya.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Awal mengingatkan tugas pokok Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat berkaitan langsung dengan kehidupan publik.
Ia juga menyoroti perkembangan komunikasi digital yang membawa tantangan tersendiri dalam penyebaran informasi. Karena itu, masyarakat perlu semakin cerdas dalam menerima informasi, sementara media memiliki peran dalam menyajikan berita yang memberikan manfaat.
Awal berharap kepolisian dan media dapat berjalan seirama, terutama dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Namun, ia menekankan bahwa manfaat informasi yang disampaikan kepada publik tetap menjadi hal utama.
"Tugas kami menghasilkan polisi yang berintegritas, polisi yang baik melayani masyarakat, sehingga teman-teman media pun tinggal seirama dengan apa yang dilakukan polri. Namun yang paling terpenting sama-sama kita memahami apa kira-kira manfaat yang kita bisa bawa atau kita berikan kepada masyarakatn," tutupnya.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel, Suwardi Thahir, menyambut positif inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menilai pendekatan Kapolda Sulsel yang mengusung jargon kearifan lokal EWAKO, yakni Empati, Waspada, Adil, dan Kolektif, relevan untuk mendukung keselamatan dan ketertiban masyarakat.
"Kami melihat bahwa sekarang ini Pak Kapolda sering berada di masyarakat. Mulai dari subuh, ada subuh keliling, ada jumat keliling, ada Jumat Lapangan. Itu semua bagi kami dan masyarakat sangat bermanfaat dan selama ini tidak bisa kita tinggalkan," ujarnya.
Suwardi juga mengajak awak media mendukung program kepolisian tanpa meninggalkan fungsi pers sebagai pengawas sosial dan sarana edukasi masyarakat. Ia secara khusus menyoroti pentingnya dukungan media terhadap upaya pemberantasan narkoba.
"Saya berpesan kepada teman-teman media bahwasanya marilah kita bersama-sama mendukung program-program yang sudah dijalankan dengan tetap berpihak tubuh kepada fungsi-fungsi kita sebagai pers dalam fungsi kontrol sosial, edukasi, dan lain sebagainya. Dan yang paling penting kita dukung adalah pemberantasan narkoba," kata Suwardi.
Menurutnya, pemberitaan yang akurat dan masif mengenai penindakan kasus narkoba dapat membantu memberikan efek jera kepada pelaku sekaligus menunjukkan upaya aparat kepada masyarakat.
"Karena dengan menyampaikan apa yang dikerjakan, maka sebenarnya akan punya bukti efek daripada yang lain. Mereka akan jera, karena kalau tidak ada apa seperti itu, kita meminta tidak disampaikan dengan benar, maka mereka tidak akan ada kapoknya, dan ini sangat meresahkan masyarakat kita, terutama aparat yang bertugas di lapangan," sebutnya.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Dr. Awal Chaeruddin, mengatakan, keterbukaan informasi serta aktivitas media yang beradab dan taat hukum merupakan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
"Hari ini di tempat ini dengan harapan tentunya membawa kebaikan, keberkahan untuk Provinsi Sulawesi Selatan yang kita harapkan agar semakin maju. Salah satu sumbangsih memberikan kemajuan adalah aktivitas sesama keluarga Sulawesi Selatan ini yang harus beradab, harus menjunjung norma-norma hukum, dan seterusnya," katanya.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Awal mengingatkan tugas pokok Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat berkaitan langsung dengan kehidupan publik.
Ia juga menyoroti perkembangan komunikasi digital yang membawa tantangan tersendiri dalam penyebaran informasi. Karena itu, masyarakat perlu semakin cerdas dalam menerima informasi, sementara media memiliki peran dalam menyajikan berita yang memberikan manfaat.
Awal berharap kepolisian dan media dapat berjalan seirama, terutama dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Namun, ia menekankan bahwa manfaat informasi yang disampaikan kepada publik tetap menjadi hal utama.
"Tugas kami menghasilkan polisi yang berintegritas, polisi yang baik melayani masyarakat, sehingga teman-teman media pun tinggal seirama dengan apa yang dilakukan polri. Namun yang paling terpenting sama-sama kita memahami apa kira-kira manfaat yang kita bisa bawa atau kita berikan kepada masyarakatn," tutupnya.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel, Suwardi Thahir, menyambut positif inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menilai pendekatan Kapolda Sulsel yang mengusung jargon kearifan lokal EWAKO, yakni Empati, Waspada, Adil, dan Kolektif, relevan untuk mendukung keselamatan dan ketertiban masyarakat.
"Kami melihat bahwa sekarang ini Pak Kapolda sering berada di masyarakat. Mulai dari subuh, ada subuh keliling, ada jumat keliling, ada Jumat Lapangan. Itu semua bagi kami dan masyarakat sangat bermanfaat dan selama ini tidak bisa kita tinggalkan," ujarnya.
Suwardi juga mengajak awak media mendukung program kepolisian tanpa meninggalkan fungsi pers sebagai pengawas sosial dan sarana edukasi masyarakat. Ia secara khusus menyoroti pentingnya dukungan media terhadap upaya pemberantasan narkoba.
"Saya berpesan kepada teman-teman media bahwasanya marilah kita bersama-sama mendukung program-program yang sudah dijalankan dengan tetap berpihak tubuh kepada fungsi-fungsi kita sebagai pers dalam fungsi kontrol sosial, edukasi, dan lain sebagainya. Dan yang paling penting kita dukung adalah pemberantasan narkoba," kata Suwardi.
Menurutnya, pemberitaan yang akurat dan masif mengenai penindakan kasus narkoba dapat membantu memberikan efek jera kepada pelaku sekaligus menunjukkan upaya aparat kepada masyarakat.
"Karena dengan menyampaikan apa yang dikerjakan, maka sebenarnya akan punya bukti efek daripada yang lain. Mereka akan jera, karena kalau tidak ada apa seperti itu, kita meminta tidak disampaikan dengan benar, maka mereka tidak akan ada kapoknya, dan ini sangat meresahkan masyarakat kita, terutama aparat yang bertugas di lapangan," sebutnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Aniaya Junior hingga Tewas, Eks Anggota Polri di Sulsel Divonis 15 Tahun Penjara
Mantan anggota Polri, Pirman, divonis 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar dalam kasus pembunuhan Bripda Dirja Pratama (19).
Rabu, 14 Okt 2026 16:59
Sulsel
Pimpin Polda Sulsel, Awal Chaeruddin Bawa Semangat Siri’ Na Pacce
Irjen Pol. Dr. Awal Chaeruddin resmi menjabat Kapolda Sulawesi Selatan menggantikan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro. Serah terima jabatan dan Pataka Polda Sulsel “Pallawa Lipu” berlangsung di Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 16, Makassar, Jumat (9/10/2026).
Jum'at, 09 Okt 2026 18:55
Sulsel
Kuasa Hukum Husniah Talenrang Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Hilangnya Dokumen MA
Adanya pengakuan dari pihak Kantor Pos Sungguminasa terkait persoalan pengiriman surat Mahkamah Agung kepada Bupati Gowa dinilai membuka babak baru dalam persoalan yang berpotensi berdampak serius terhadap hak hukum Bupati Gowa.
Kamis, 08 Okt 2026 16:32
News
Tujuh Anggota Polisi Diperiksa usai Insiden Tawuran yang Tewaskan Warga dengan Luka Tembak
Polda Sulawesi Selatan masih mendalami korban tawuran antar kelompok di sekitar Jalan Al Markaz, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Minggu (27/9/2026). Bahkan saat ini sudah tujuh anggota polisi diperiksa usai insiden tersebut.
Senin, 28 Sep 2026 16:12
News
Polisi Sita Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa dan Dalami Potensi Tersangka Lain
Polda Sulsel bersama Kortastipidkor dan Satreskrim Polres Gowa mengungkap perkembangan signifikan terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi, pemerasan, gratifikasi, dan pencucian uang (TPPU) yang menjerat Bupati Gowa Husniah Talenrang
Senin, 28 Sep 2026 13:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
Turnamen Tenis SCI CUP 1 dan SCI Games Meriahkan HUT Sulsel
5
Pertamina Perkuat Konservasi Kebun Raya Pucak, Cegah Karhutla & Kembangkan Auksin Alami
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
Turnamen Tenis SCI CUP 1 dan SCI Games Meriahkan HUT Sulsel
5
Pertamina Perkuat Konservasi Kebun Raya Pucak, Cegah Karhutla & Kembangkan Auksin Alami