Jelang Nataru, PELNI Makassar Dorong Masyarakat Pesan Tiket Lewat Aplikasi
Rabu, 04 Nov 2026 08:15
Kepala PELNI Cabang Makassar, Ridwan Mandaliko, mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan digital PELNI Mobile untuk mempermudah pemesanan tiket menjelang libur Nataru. Foto/Tri Yari Kurniawan
MAKASSAR - Tak perlu lagi mengantre di loket untuk merencanakan perjalanan laut saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Masyarakat kini dapat memesan tiket kapal PELNI langsung dari ponsel melalui aplikasi PELNI Mobile, sekaligus memanfaatkan program diskon tarif 30 persen yang berlaku selama periode angkutan Nataru 2026/2027.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI Cabang Makassar mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan digital tersebut untuk mempermudah pemesanan tiket menjelang libur akhir tahun. Aplikasi PELNI Mobile memungkinkan pelanggan mengakses jadwal kapal, memilih rute, memesan tiket, hingga melakukan pembayaran tanpa harus datang ke loket.
Kepala PELNI Cabang Makassar, Ridwan Mandaliko, mengatakan pemanfaatan layanan digital menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan pelayanan yang lebih modern dan mudah dijangkau masyarakat.
“Kami ingin memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan. Dengan PELNI Mobile, pelanggan bisa mengecek jadwal kapal, memilih rute, memesan, dan membayar tiket dari mana saja dan kapan saja. Apalagi menjelang Nataru, saat kuota tiket diskon terbatas, memesan lewat aplikasi bisa jadi cara paling cepat untuk mendapatkan tiket,” ujar Ridwan.
Melalui PELNI Mobile, pelanggan dapat melihat jadwal dan rute kapal, memesan tiket untuk diri sendiri maupun keluarga, melakukan pembayaran, serta menyimpan tiket elektronik dan riwayat pemesanan di ponsel. Aplikasi ini juga menyediakan informasi terbaru dan promosi dari PELNI.
Kemudahan tersebut semakin relevan karena PELNI telah memperluas masa penjualan tiket. Jika sebelumnya pemesanan hanya dibuka 30 hari sebelum keberangkatan, kini masyarakat dapat memesan tiket hingga 60 hari sebelumnya.
Ridwan mengatakan, kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas penumpang selama periode libur akhir tahun.
“Untuk tiket masih tersedia. Kami juga terus mengedukasi masyarakat bahwa penjualan tiket sekarang sudah dibuka 60 hari sebelum keberangkatan,” jelasnya.
Selain kemudahan pemesanan, masyarakat juga dapat memanfaatkan program stimulus ekonomi pemerintah berupa diskon tarif 30 persen dari tarif dasar untuk tiket kapal penumpang kelas ekonomi.
Penjualan tiket dengan tarif diskon telah dibuka sejak 27 Oktober 2026 untuk keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Program tersebut berlaku dengan kuota terbatas dan mengikuti ketentuan yang ditetapkan.
Ridwan menegaskan, diskon tersebut bukan berarti adanya kenaikan tarif selama Nataru. Jika kuota tiket diskon telah habis, penjualan kembali menggunakan tarif normal sesuai ketentuan yang berlaku.
Di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan, PELNI juga mengingatkan masyarakat agar membeli tiket hanya melalui kanal resmi perusahaan untuk menghindari penipuan dan praktik percaloan.
“Belakangan banyak beredar penawaran tiket dari pihak tidak resmi, terutama menjelang musim libur. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur. Pastikan pembelian dilakukan di PELNI Mobile atau kanal resmi PELNI lainnya, serta periksa kembali data penumpang, jadwal, dan rute sebelum menyelesaikan pembayaran,” tambah Ridwan.
Aplikasi PELNI Mobile dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store dan App Store. Masyarakat dapat melakukan pemesanan dengan mendaftar atau masuk ke akun, memilih pelabuhan asal dan tujuan serta tanggal keberangkatan, menentukan kapal, mengisi data penumpang sesuai identitas, lalu menyelesaikan pembayaran sebelum batas waktu yang ditentukan.
Tiket elektronik yang telah diterbitkan dapat disimpan di ponsel dan digunakan sesuai ketentuan keberangkatan. Pelanggan tetap perlu membawa identitas yang sesuai dengan data pemesanan.
PELNI Cabang Makassar juga menyiapkan 14 kapal penumpang untuk melayani mobilitas masyarakat selama periode Nataru. Kesiapan armada tersebut dibarengi koordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk memastikan seluruh kapal memenuhi standar keselamatan dan kelayakan pelayaran.
Ridwan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan KSOP terkait pemeriksaan atau ramp check terhadap kapal-kapal yang akan beroperasi selama masa angkutan Nataru.
“Kami menyiapkan 14 sampai 15 kapal penumpang yang menyinggahi Pelabuhan Makassar. Kami juga sudah berkoordinasi dengan KSOP untuk pemeriksaan seluruh kelengkapan dan kelayakan kapal yang akan digunakan selama angkutan Nataru,” ujar Ridwan.
Periode angkutan Nataru dijadwalkan berlangsung mulai 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Sebagai salah satu pelabuhan hub di kawasan Indonesia Timur, Makassar diperkirakan menjadi titik penting pergerakan penumpang, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
Tujuan favorit penumpang dari Makassar antara lain Surabaya, sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT), serta wilayah Indonesia Timur lainnya. Untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas, PELNI akan mengevaluasi kebutuhan pelayanan berdasarkan kepadatan penumpang di setiap jalur.
Menurut Ridwan, penyesuaian layanan tidak serta merta dilakukan dengan menambah jumlah kapal. PELNI akan mempertimbangkan penambahan frekuensi kunjungan kapal pada rute yang mengalami peningkatan permintaan. Evaluasi tersebut juga akan melibatkan kantor pusat.
Melalui pemanfaatan layanan digital, perluasan masa pemesanan tiket, serta kesiapan armada, PELNI berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan laut dengan lebih mudah dan nyaman selama libur Nataru.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI Cabang Makassar mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan digital tersebut untuk mempermudah pemesanan tiket menjelang libur akhir tahun. Aplikasi PELNI Mobile memungkinkan pelanggan mengakses jadwal kapal, memilih rute, memesan tiket, hingga melakukan pembayaran tanpa harus datang ke loket.
Kepala PELNI Cabang Makassar, Ridwan Mandaliko, mengatakan pemanfaatan layanan digital menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan pelayanan yang lebih modern dan mudah dijangkau masyarakat.
“Kami ingin memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan. Dengan PELNI Mobile, pelanggan bisa mengecek jadwal kapal, memilih rute, memesan, dan membayar tiket dari mana saja dan kapan saja. Apalagi menjelang Nataru, saat kuota tiket diskon terbatas, memesan lewat aplikasi bisa jadi cara paling cepat untuk mendapatkan tiket,” ujar Ridwan.
Melalui PELNI Mobile, pelanggan dapat melihat jadwal dan rute kapal, memesan tiket untuk diri sendiri maupun keluarga, melakukan pembayaran, serta menyimpan tiket elektronik dan riwayat pemesanan di ponsel. Aplikasi ini juga menyediakan informasi terbaru dan promosi dari PELNI.
Kemudahan tersebut semakin relevan karena PELNI telah memperluas masa penjualan tiket. Jika sebelumnya pemesanan hanya dibuka 30 hari sebelum keberangkatan, kini masyarakat dapat memesan tiket hingga 60 hari sebelumnya.
Ridwan mengatakan, kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas penumpang selama periode libur akhir tahun.
“Untuk tiket masih tersedia. Kami juga terus mengedukasi masyarakat bahwa penjualan tiket sekarang sudah dibuka 60 hari sebelum keberangkatan,” jelasnya.
Selain kemudahan pemesanan, masyarakat juga dapat memanfaatkan program stimulus ekonomi pemerintah berupa diskon tarif 30 persen dari tarif dasar untuk tiket kapal penumpang kelas ekonomi.
Penjualan tiket dengan tarif diskon telah dibuka sejak 27 Oktober 2026 untuk keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Program tersebut berlaku dengan kuota terbatas dan mengikuti ketentuan yang ditetapkan.
Ridwan menegaskan, diskon tersebut bukan berarti adanya kenaikan tarif selama Nataru. Jika kuota tiket diskon telah habis, penjualan kembali menggunakan tarif normal sesuai ketentuan yang berlaku.
Di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan, PELNI juga mengingatkan masyarakat agar membeli tiket hanya melalui kanal resmi perusahaan untuk menghindari penipuan dan praktik percaloan.
“Belakangan banyak beredar penawaran tiket dari pihak tidak resmi, terutama menjelang musim libur. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur. Pastikan pembelian dilakukan di PELNI Mobile atau kanal resmi PELNI lainnya, serta periksa kembali data penumpang, jadwal, dan rute sebelum menyelesaikan pembayaran,” tambah Ridwan.
Aplikasi PELNI Mobile dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store dan App Store. Masyarakat dapat melakukan pemesanan dengan mendaftar atau masuk ke akun, memilih pelabuhan asal dan tujuan serta tanggal keberangkatan, menentukan kapal, mengisi data penumpang sesuai identitas, lalu menyelesaikan pembayaran sebelum batas waktu yang ditentukan.
Tiket elektronik yang telah diterbitkan dapat disimpan di ponsel dan digunakan sesuai ketentuan keberangkatan. Pelanggan tetap perlu membawa identitas yang sesuai dengan data pemesanan.
PELNI Cabang Makassar juga menyiapkan 14 kapal penumpang untuk melayani mobilitas masyarakat selama periode Nataru. Kesiapan armada tersebut dibarengi koordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk memastikan seluruh kapal memenuhi standar keselamatan dan kelayakan pelayaran.
Ridwan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan KSOP terkait pemeriksaan atau ramp check terhadap kapal-kapal yang akan beroperasi selama masa angkutan Nataru.
“Kami menyiapkan 14 sampai 15 kapal penumpang yang menyinggahi Pelabuhan Makassar. Kami juga sudah berkoordinasi dengan KSOP untuk pemeriksaan seluruh kelengkapan dan kelayakan kapal yang akan digunakan selama angkutan Nataru,” ujar Ridwan.
Periode angkutan Nataru dijadwalkan berlangsung mulai 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Sebagai salah satu pelabuhan hub di kawasan Indonesia Timur, Makassar diperkirakan menjadi titik penting pergerakan penumpang, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
Tujuan favorit penumpang dari Makassar antara lain Surabaya, sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT), serta wilayah Indonesia Timur lainnya. Untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas, PELNI akan mengevaluasi kebutuhan pelayanan berdasarkan kepadatan penumpang di setiap jalur.
Menurut Ridwan, penyesuaian layanan tidak serta merta dilakukan dengan menambah jumlah kapal. PELNI akan mempertimbangkan penambahan frekuensi kunjungan kapal pada rute yang mengalami peningkatan permintaan. Evaluasi tersebut juga akan melibatkan kantor pusat.
Melalui pemanfaatan layanan digital, perluasan masa pemesanan tiket, serta kesiapan armada, PELNI berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan laut dengan lebih mudah dan nyaman selama libur Nataru.
(TRI)
Berita Terkait
News
PELNI Makassar Ingatkan Aturan Bagasi, Barang Berlebih Bisa Kena Biaya
PELNI Cabang Makassar mengingatkan penumpang agar memahami ketentuan bagasi, termasuk batas barang bawaan gratis dan tarif tambahan untuk bagasi berlebih atau overbagasi.
Selasa, 03 Nov 2026 17:46
News
Hadapi Lonjakan Nataru, PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar menyiapkan 14 kapal penumpang untuk melayani mobilitas masyarakat selama periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Selasa, 03 Nov 2026 17:34
News
BHS Ingatkan Kemenhub: Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau karena Kebijakan Panik
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono (BHS), meminta Kementerian Perhubungan tidak membatasi jumlah penumpang kapal hanya berdasarkan kapasitas sekoci.
Rabu, 07 Okt 2026 09:41
Ekbis
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen Per Agustus 2026
Pertumbuhan sektor penumpang menjadi penopang utama dengan lonjakan mencapai 12,9 persen secara tahunan, yakni dari 5,33 juta orang menjadi 6,02 juta orang.
Jum'at, 18 Sep 2026 08:59
Sulsel
DPRD Sulsel Terbitkan 4 Poin Rekomendasi untuk Tenaga Kerja Buruh Bagasi di Pelabuhan Makassar
Komisi E dan D DPRD Sulsel menggelar rapat dengar pendapat (RDP) membahas permasalahan yang terjadi di wilayah Pelabuhan Makassar yang tidak pro kepada buruh Tenaga Kerja (TK) bagasi Pelabuhan. Rapat berlangsung di kantor sementara dewan di Makassar pada Selasa (15/09/2026).
Selasa, 15 Sep 2026 19:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Supriansa Titip Tiga Pesan untuk Ketua Golkar Maros Terpilih Andi Patarai Amir
2
Hadapi Lonjakan Nataru, PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang
3
LHP BPKP Tidak Sah Sebagai Bukti Baru Penetapan Tersangka Mantan Pj Gubernur Sulsel
4
Nomor Presiden RI, Media hingga Tokoh Politik Diduga Disadap Sejak 2025
5
Asmo Sulsel Bagikan Tips #Cari_Aman Berkendara di Musim Hujan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Supriansa Titip Tiga Pesan untuk Ketua Golkar Maros Terpilih Andi Patarai Amir
2
Hadapi Lonjakan Nataru, PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang
3
LHP BPKP Tidak Sah Sebagai Bukti Baru Penetapan Tersangka Mantan Pj Gubernur Sulsel
4
Nomor Presiden RI, Media hingga Tokoh Politik Diduga Disadap Sejak 2025
5
Asmo Sulsel Bagikan Tips #Cari_Aman Berkendara di Musim Hujan