Jaga Transparansi, PLN Buka Layanan Pengaduan bagi Pelanggan yang Tagihannya Naik
Rabu, 04 Nov 2026 12:02
PLN membuka layanan pengaduan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Foto: Istimewa
MAKASSAR - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (UID Sulselrabar) merespons keluhan masyarakat terkait kenaikan tagihan listrik yang muncul di tengah pelaksanaan manajemen beban sistem kelistrikan.
Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah pelanggan mengeluhkan tagihan listrik yang meningkat. Keluhan ini mencuat karena pemadaman bergilir akibat manajemen beban masih terjadi di sejumlah wilayah.
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sulselrabar, Niki Rendra Adisetiawan, mengatakan PLN memahami keluhan dan ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat selama manajemen beban berlangsung.
Namun, ia menegaskan bahwa manajemen beban tidak berpengaruh langsung terhadap perhitungan tagihan listrik. Besaran tagihan tetap dihitung berdasarkan jumlah energi listrik yang digunakan masing-masing pelanggan.
“Manajemen beban tidak secara langsung memengaruhi perhitungan tagihan listrik karena tagihan didasarkan pada energi yang digunakan pelanggan,” jelas Niki, Selasa (3/11/2026).
Menurut Niki, salah satu faktor yang berpotensi meningkatkan konsumsi listrik adalah cuaca yang belakangan cenderung panas. Kondisi tersebut dapat mendorong masyarakat lebih sering menggunakan pendingin ruangan (AC), kipas angin, dan peralatan elektronik lainnya. Peningkatan konsumsi energi di rumah tangga inilah yang kemudian berdampak pada besaran tagihan.
PLN memastikan pencatatan pemakaian listrik dilakukan sesuai dengan konsumsi energi masing-masing pelanggan. Bagi pelanggan yang merasa tagihannya naik secara tidak wajar, PLN membuka layanan pengaduan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pengaduan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123. PLN juga mengimbau pelanggan untuk mencatat meter secara mandiri melalui fitur Catat Meter (SwaCAM) di aplikasi PLN Mobile guna menghindari kesalahan pembacaan meter.
Pada kesempatan yang lain, General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat kondisi kelistrikan belakangan ini.
Ia menegaskan bahwa PLN terus berupaya memulihkan sistem kelistrikan agar pasokan kembali normal dan masyarakat memperoleh pelayanan yang optimal.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Seluruh jajaran PLN terus berupaya agar kondisi kelistrikan segera pulih. Kami juga memastikan pelayanan kepada pelanggan, termasuk penanganan pengaduan tagihan listrik, tetap berjalan secara optimal,” tambah Didik.
PLN juga berharap masyarakat dapat memberikan dukungan agar kondisi ini segera berakhir sehingga layanan kelistrikan kembali normal.
Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah pelanggan mengeluhkan tagihan listrik yang meningkat. Keluhan ini mencuat karena pemadaman bergilir akibat manajemen beban masih terjadi di sejumlah wilayah.
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sulselrabar, Niki Rendra Adisetiawan, mengatakan PLN memahami keluhan dan ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat selama manajemen beban berlangsung.
Namun, ia menegaskan bahwa manajemen beban tidak berpengaruh langsung terhadap perhitungan tagihan listrik. Besaran tagihan tetap dihitung berdasarkan jumlah energi listrik yang digunakan masing-masing pelanggan.
“Manajemen beban tidak secara langsung memengaruhi perhitungan tagihan listrik karena tagihan didasarkan pada energi yang digunakan pelanggan,” jelas Niki, Selasa (3/11/2026).
Menurut Niki, salah satu faktor yang berpotensi meningkatkan konsumsi listrik adalah cuaca yang belakangan cenderung panas. Kondisi tersebut dapat mendorong masyarakat lebih sering menggunakan pendingin ruangan (AC), kipas angin, dan peralatan elektronik lainnya. Peningkatan konsumsi energi di rumah tangga inilah yang kemudian berdampak pada besaran tagihan.
PLN memastikan pencatatan pemakaian listrik dilakukan sesuai dengan konsumsi energi masing-masing pelanggan. Bagi pelanggan yang merasa tagihannya naik secara tidak wajar, PLN membuka layanan pengaduan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pengaduan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123. PLN juga mengimbau pelanggan untuk mencatat meter secara mandiri melalui fitur Catat Meter (SwaCAM) di aplikasi PLN Mobile guna menghindari kesalahan pembacaan meter.
Pada kesempatan yang lain, General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat kondisi kelistrikan belakangan ini.
Ia menegaskan bahwa PLN terus berupaya memulihkan sistem kelistrikan agar pasokan kembali normal dan masyarakat memperoleh pelayanan yang optimal.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Seluruh jajaran PLN terus berupaya agar kondisi kelistrikan segera pulih. Kami juga memastikan pelayanan kepada pelanggan, termasuk penanganan pengaduan tagihan listrik, tetap berjalan secara optimal,” tambah Didik.
PLN juga berharap masyarakat dapat memberikan dukungan agar kondisi ini segera berakhir sehingga layanan kelistrikan kembali normal.
(UMI)
Berita Terkait
News
Bangun PLTA Bakaru II, PLN Buka Ruang Pengaduan bagi Warga
PLN UIP Sulawesi memperkuat akses pengaduan melalui sosialisasi mekanisme penanganan pengaduan (Grievance Redress Mechanism/GRM) di Kabupaten Pinrang, belum lama ini.
Selasa, 03 Nov 2026 19:51
News
PLN dan Polda Sulsel Perkuat Sinergi Amankan Aset Kelistrikan
PLN UIP Sulawesi memperkuat koordinasi dengan Polda Sulsel terkait dukungan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, termasuk keamanan aset dan kelancaran proyek.
Rabu, 28 Okt 2026 23:03
News
HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik bagi Kemandirian Bangsa
Memasuki usia ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya memperluas akses energi yang andal dan berkelanjutan sekaligus mempercepat transisi energi untuk memperkuat kemandirian bangsa.
Rabu, 28 Okt 2026 06:58
News
Jaga Kestabilan Sistem Kelistrikan Sulbagsel, PLN Lakukan Manajemen Beban Sementara
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melakukan manajemen beban guna menjaga kestabilan sistem dan kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat.
Selasa, 27 Okt 2026 09:07
News
PLN Raih Sector Champion dan Runner Up di Danantara CX100 Award 2026
PLN meraih predikat Sector Champion kategori Energy & Public Utilities sekaligus menempati posisi Runner Up dalam daftar 100 BUMN dengan layanan terbaik pada ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026.
Rabu, 14 Okt 2026 13:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hadapi Lonjakan Nataru, PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang
2
Nomor Presiden RI, Media hingga Tokoh Politik Diduga Disadap Sejak 2025
3
LHP BPKP Tidak Sah Sebagai Bukti Baru Penetapan Tersangka Mantan Pj Gubernur Sulsel
4
Jelang Porprov 2026, Bupati dan Wabup Bone Pastikan Kesiapan Stadion Lapatau
5
Rektor UIN Alauddin Takjub Kemampuan Multilingual Siswa SIT Darul Fikri Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hadapi Lonjakan Nataru, PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang
2
Nomor Presiden RI, Media hingga Tokoh Politik Diduga Disadap Sejak 2025
3
LHP BPKP Tidak Sah Sebagai Bukti Baru Penetapan Tersangka Mantan Pj Gubernur Sulsel
4
Jelang Porprov 2026, Bupati dan Wabup Bone Pastikan Kesiapan Stadion Lapatau
5
Rektor UIN Alauddin Takjub Kemampuan Multilingual Siswa SIT Darul Fikri Makassar