Anggota Komisi V Aras Usulkan Banyak Tiket Promo saat Momen Mudik Lebaran
Senin, 01 Apr 2024 10:19
Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Aras. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Aras mengingatkan agar harga tiket transportasi tidak naik signifikan saat momen arus mudik jelang lebaran. Situasi ini bisa memberatkan masyarakat.
"Kita sudah meminta kepada kementerian perhubungan untuk mengingatkan kepada seluruh maskapai itu, tidak memberikan kenaikan yang terlalu tinggi. Paling tidak bahwa tiket-tiket promo itu di perbanyak dan tiket-tiket yang kelas Y itu dikurangi. Sehingga kesempatan untuk mendapatkan tiket murah itu ada," kata Aras saat ditemui di Makassar pada Ahad (31/04/2024).
Aras menuturkan, walaupun sudah ditentukan ada batas atas dan ada batas bawah, tetapi kalau peminatnya terlalu banyak, sehingga membuat sistemnya biasanya menumpuk ke atas.
"Karena yang di bawah ini promo-promo cepat habis. Makanya kita minta promo-promo ini ditambah. Mungkin biasanya kalau 50% promo, 50% yang kelas atas, ya ini bisa 65-35. Maksud saya mungkin yang harga rendah bisa 65%.
35% menyesuaikan dengan kebutuhan dan yang biasanya dapat menengah atas," ujarnya.
Anggota Fraksi PPP ini menuturkan, Komisi V DPR RI sudah minta ke Kementerian terkait hal itu. Kemudian pada Selasa (02/04/2024) besok, pihaknya mengundang kementerian PU, kementerian perhubungan, Korlantas, Basarnas, hingga BMKG untuk memastikan bahwa seluruh proses mudik ke seluruh Indonesia berjalan aman dan lancar.
"Ini betul-betul dimaksimalkan seluruh kekuatan yang ada di kementerian dan lembaga yang saya sebutkan. Jadi mereka tidak ada liburnya, mereka harus aktif. Apalagi juga cuaca sekarang ini kan sedikit agak ekstrim. Jadi teman-teman dari BMKG harus selalu memberikan informasi tentang cuaca baik di udara, laut, maupun potensi-potensi adanya tanah longsor," tuturnya.
"Kita sudah meminta kepada kementerian perhubungan untuk mengingatkan kepada seluruh maskapai itu, tidak memberikan kenaikan yang terlalu tinggi. Paling tidak bahwa tiket-tiket promo itu di perbanyak dan tiket-tiket yang kelas Y itu dikurangi. Sehingga kesempatan untuk mendapatkan tiket murah itu ada," kata Aras saat ditemui di Makassar pada Ahad (31/04/2024).
Aras menuturkan, walaupun sudah ditentukan ada batas atas dan ada batas bawah, tetapi kalau peminatnya terlalu banyak, sehingga membuat sistemnya biasanya menumpuk ke atas.
"Karena yang di bawah ini promo-promo cepat habis. Makanya kita minta promo-promo ini ditambah. Mungkin biasanya kalau 50% promo, 50% yang kelas atas, ya ini bisa 65-35. Maksud saya mungkin yang harga rendah bisa 65%.
35% menyesuaikan dengan kebutuhan dan yang biasanya dapat menengah atas," ujarnya.
Anggota Fraksi PPP ini menuturkan, Komisi V DPR RI sudah minta ke Kementerian terkait hal itu. Kemudian pada Selasa (02/04/2024) besok, pihaknya mengundang kementerian PU, kementerian perhubungan, Korlantas, Basarnas, hingga BMKG untuk memastikan bahwa seluruh proses mudik ke seluruh Indonesia berjalan aman dan lancar.
"Ini betul-betul dimaksimalkan seluruh kekuatan yang ada di kementerian dan lembaga yang saya sebutkan. Jadi mereka tidak ada liburnya, mereka harus aktif. Apalagi juga cuaca sekarang ini kan sedikit agak ekstrim. Jadi teman-teman dari BMKG harus selalu memberikan informasi tentang cuaca baik di udara, laut, maupun potensi-potensi adanya tanah longsor," tuturnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Moratorium Semen Harus Dikawal, Investasi Wajib Taat Hukum dan Berpihak pada Rakyat
Komisi VI DPR RI menegaskan komitmennya untuk mengawal secara ketat kebijakan moratorium pembangunan pabrik semen di Indonesia guna melindungi industri nasional, menjaga keseimbangan pasar, serta memastikan keberlanjutan lingkungan hidup.
Senin, 08 Jun 2026 17:33
News
Aliyah Mustika Ilham Dorong Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di Tingkat DPRD
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan agar Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) yang selama ini dikenal di tingkat DPR RI dapat dihidupkan dan diterapkan di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota
Minggu, 07 Jun 2026 15:25
News
Penerapan E-voting Pemilu 2029 Harus Mulai Dikaji Lebih Dalam
Penerapan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) hahrus mulai dikaji secara mendalam, sebagai bagian dari modernisasi demokrasi Indonesia menuju Pemilu 2029.
Kamis, 04 Jun 2026 18:16
News
Didampingi Sultan Tajang, AIA Tinjau Gudang Bulog Wajo, Pastikan Stok dan Kualitas Beras Aman
Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras, melakukan kunjungan kerja ke Gudang Perum Bulog Cabang Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Jumat (08/05/2026).
Minggu, 10 Mei 2026 14:33
Sulsel
PPP Sulsel Perkuat Struktur Lewat Muscab, Siap Kembali ke Senayan di Pileg 2025
Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi, menegaskan bahwa partainya kini fokus memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kabupaten/kota melalui pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai langkah strategis menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2025.
Sabtu, 25 Apr 2026 17:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
2
PLN UID Sulselrabar Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Electrifying Agriculture
3
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
4
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
5
Pengaspalan hingga Drainase Dikebut, Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Strategis
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
2
PLN UID Sulselrabar Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Electrifying Agriculture
3
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
4
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
5
Pengaspalan hingga Drainase Dikebut, Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Strategis