Angka Kecelakaan di Sulsel Menurun Selama Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 1445
Rabu, 17 Apr 2024 08:53
Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol I Made Agus Prasatya memantau kondisi lalu lintas selama arus balik lebaran tahun ini. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Angka kecelakaan lalu-lintas di Sulsel menurun, selama pelaksanaan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1445 H.
Hal ini tercatat dalam Pelaksanaan Operasi Ketupat Pallawa-2024 yang selesai, seluruh rangkaian kegiatan masyarakat Sulawesi Selatan selama kurun waktu 13 hari, terhitung mulai 4 April sampai dengan 16 April 2024 berhasil dikelola dengan baik oleh Polda Sulsel dan jajarannya.
Beberapa catatan selama pelaksanaan operasi khususnya terkait gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) berhasil dirangkum dari Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol I Made Agus Prasatya, selaku Kasatgasopsda dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Pallawa-2024 Polda Sulsel.
“Selama 13 hari pelaksanaan operasi, situasi Kamseltibcar Lantas dalam keadaan terkendali, sasaran dan target yang ditetapkan dalam pelaksanaan operasi dapat kita kelola dan tangani dengan baik sehingga memberikan hasil yang positif,” tutur Dirlantas Polda, di Kantor Ditlantas Polda Sulsel, Rabu (17/04/2024).
Lancarnya lalu lintas dapat terlihat pada beberapa titik yang menjadi prioritas yakni poros Maros – Bone, Poros Gowa – Takalar dan ruas jalan disekitar tempat wisata Malino Gowa dan Kawasan Pantai Tanjung Bira Bulukumba termasuk sampai dengan ke akses masuknya.
“Semua perjalanan pada ruas-ruas jalan ini dapat kita kelola berkat antisipasi yang baik mulai dari penempatan personel, pos, peralatan, cara bertindak dan lain-lain sehingga masyarakat dapat sampai ketujuan dalam rangka, baik mudik maupun balik tanpa terhambat atau terjebak oleh kemacetan,” tuturnya.
Untuk Laka Lantas, kata Dirlantas, jika di bandingkan dengan periode pelaksanaan Operasi Ketupat sebelumnya, pada operasi ketupat tahun ini dari segi kuantitas menurun dari 314 kasus menjadi 247 kasus, turun 67 kasus atau 21 persen.
“Sedangkan dari segi kualitas dapat kita turunkan dari 41 korban meninggal dunia menjadi 21 korban, turun 20 jiwa atau 49 persen,” jelas dia.
Catatan lain ikut dibeberkan Kombes Pol I Made Agus Prastya, bahwa selama pelaksanaan operasi, kinerja dengan mengoptimalkan peran ETLE juga merekam 446.796 pelanggaran dan 3147 pelanggaran tersebut telah diterbitkan tilang.
“Beberapa pelangggaran yang telah diterbitkan tilang tersebut adalah para pelanggar yang konvoi, tidak menggunakan helm dan berboncengan tiga berkedok bagi-bagi takjil,” tegas Dirlantas.
Selain itu ada 72 tilang manual yang kita terbitkan kepada kendaraan angkutan barang yang beroperasi pada jam-jam yang tidak seharusnya beroperasi di ruas jalan yang dilakukan pembatasan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Ditantas dan instansi terkait, untuk memprioritaskan masyarakat yang akan mudik dan balik di lebaran 2024 ini.
“Jadi semua tindakan tegas terukur tersebut baik dengan tilang maupun teguran kami lakukan dalam rangka terwujudnya rasa aman dan lancarnya perjalananan masyarakat menuju tujuan pada rangkaian lebaran tahun ini,” ucapnya.
Menurut Kombes Pol I Made Agus Prasatya, dengan perjalanan yang lancar pada jalur mudik dan balik di Provinsi Sulawesi Selatan serta turunnya laka lantas ini menandai keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat-2024 secara keseluruhan dan lebih spesifik pada bidang Kamseltibcar Lantas.
"Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari peran serta masyarakat, dan dedikasi para petugas yang ada di lapangan", tambah Dirlantas Polda Sulsel.
Hal ini tercatat dalam Pelaksanaan Operasi Ketupat Pallawa-2024 yang selesai, seluruh rangkaian kegiatan masyarakat Sulawesi Selatan selama kurun waktu 13 hari, terhitung mulai 4 April sampai dengan 16 April 2024 berhasil dikelola dengan baik oleh Polda Sulsel dan jajarannya.
Beberapa catatan selama pelaksanaan operasi khususnya terkait gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) berhasil dirangkum dari Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol I Made Agus Prasatya, selaku Kasatgasopsda dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Pallawa-2024 Polda Sulsel.
“Selama 13 hari pelaksanaan operasi, situasi Kamseltibcar Lantas dalam keadaan terkendali, sasaran dan target yang ditetapkan dalam pelaksanaan operasi dapat kita kelola dan tangani dengan baik sehingga memberikan hasil yang positif,” tutur Dirlantas Polda, di Kantor Ditlantas Polda Sulsel, Rabu (17/04/2024).
Lancarnya lalu lintas dapat terlihat pada beberapa titik yang menjadi prioritas yakni poros Maros – Bone, Poros Gowa – Takalar dan ruas jalan disekitar tempat wisata Malino Gowa dan Kawasan Pantai Tanjung Bira Bulukumba termasuk sampai dengan ke akses masuknya.
“Semua perjalanan pada ruas-ruas jalan ini dapat kita kelola berkat antisipasi yang baik mulai dari penempatan personel, pos, peralatan, cara bertindak dan lain-lain sehingga masyarakat dapat sampai ketujuan dalam rangka, baik mudik maupun balik tanpa terhambat atau terjebak oleh kemacetan,” tuturnya.
Untuk Laka Lantas, kata Dirlantas, jika di bandingkan dengan periode pelaksanaan Operasi Ketupat sebelumnya, pada operasi ketupat tahun ini dari segi kuantitas menurun dari 314 kasus menjadi 247 kasus, turun 67 kasus atau 21 persen.
“Sedangkan dari segi kualitas dapat kita turunkan dari 41 korban meninggal dunia menjadi 21 korban, turun 20 jiwa atau 49 persen,” jelas dia.
Catatan lain ikut dibeberkan Kombes Pol I Made Agus Prastya, bahwa selama pelaksanaan operasi, kinerja dengan mengoptimalkan peran ETLE juga merekam 446.796 pelanggaran dan 3147 pelanggaran tersebut telah diterbitkan tilang.
“Beberapa pelangggaran yang telah diterbitkan tilang tersebut adalah para pelanggar yang konvoi, tidak menggunakan helm dan berboncengan tiga berkedok bagi-bagi takjil,” tegas Dirlantas.
Selain itu ada 72 tilang manual yang kita terbitkan kepada kendaraan angkutan barang yang beroperasi pada jam-jam yang tidak seharusnya beroperasi di ruas jalan yang dilakukan pembatasan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Ditantas dan instansi terkait, untuk memprioritaskan masyarakat yang akan mudik dan balik di lebaran 2024 ini.
“Jadi semua tindakan tegas terukur tersebut baik dengan tilang maupun teguran kami lakukan dalam rangka terwujudnya rasa aman dan lancarnya perjalananan masyarakat menuju tujuan pada rangkaian lebaran tahun ini,” ucapnya.
Menurut Kombes Pol I Made Agus Prasatya, dengan perjalanan yang lancar pada jalur mudik dan balik di Provinsi Sulawesi Selatan serta turunnya laka lantas ini menandai keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat-2024 secara keseluruhan dan lebih spesifik pada bidang Kamseltibcar Lantas.
"Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari peran serta masyarakat, dan dedikasi para petugas yang ada di lapangan", tambah Dirlantas Polda Sulsel.
(GUS)
Berita Terkait
News
Dit Intelkam Polda Sulsel Perkuat Sinergi dengan Media melalui Penyampaian Informasi Positif
Ketika kebutuhan dasar masyarakat mulai terganggu, informasi yang cepat dan tepat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Kamis, 10 Sep 2026 14:55
News
Polda Sulsel Tangkap 22 Passobis, Kerugian Korban Tembus Rp1,1 Miliar
Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana siber atau penipuan online (passobis).
Senin, 07 Sep 2026 17:56
News
Tumpahan BBM di Tol Makassar, Pertamina Patra Niaga Turun Tangan
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mendukung percepatan penanganan tumpahan BBM akibat kecelakaan yang melibatkan mobil tangki dan mobil kontainer di Tol Makassar.
Kamis, 03 Sep 2026 10:24
News
Polda Sulsel Siagakan Personel Kawal Aksi Unjuk Rasa
Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menegaskan komitmennya mengawal kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Rabu, 26 Agu 2026 16:22
Sulsel
Bantaeng Jadi Lokasi Penanaman Bawang Putih Serentak Polri
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro bersama Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin dan jajaran Forkopimda mengikuti gerakan penanaman bawang putih serentak di Desa Bonto Marannu, Kecamatan Uluere, Bantaeng, Rabu (19/8/2026).
Rabu, 19 Agu 2026 21:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
3
Antrean BBM, Ketika Kesabaran Rakyat Diuji
4
FIFGROUP Edukasi 100 Siswa SMKS YAPTA Takalar soal Literasi Keuangan
5
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
3
Antrean BBM, Ketika Kesabaran Rakyat Diuji
4
FIFGROUP Edukasi 100 Siswa SMKS YAPTA Takalar soal Literasi Keuangan
5
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa