Sentra Wirajaya Makassar & STIKS Tamalanrea Resmi Jalin Kerja Sama
Rabu, 08 Mei 2024 13:16
Kemensos RI melalui Sentra Wirajaya di Makassar, bersama Sekolah Tinggi Ilmu Kesejahteraan Sosial (STIKS) Tamalanrea menjalin kerja sama. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Sentra Wirajaya di Makassar, bersama Sekolah Tinggi Ilmu Kesejahteraan Sosial (STIKS) Tamalanrea menjalin kerja sama, khususnya terkait pengembangan tridharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Komitmen kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara pihak Sentra Wirajaya Makassar dengan pihak STIKS Tamalanrea. Masing-masing dilakukan langsung oleh Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Nur Alam, dan Prof. Dr. Muh. Akbar selaku Ketua STIKS Tamalanrea Makassar, berlangsung di Sentra Kreasi Atensi (SKA) Sentra Wirajaya Makassar, Rabu (8/5/24).
Ketua STIKS Tamalanrea, Prof. Dr. Muh. Akbar, menyampaikan ada beberapa hal yang menjadi ruang lingkup dalam perjanjian kerja sama antara Sentra Wirajaya Makassar dengan STIKS Tamalanrea. Di antaranya yakni pengembangan tridarma perguruan tinggi di bidang pekerjaan sosial, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), pengembangan ekosistem praktik profesi pekerjaan sosial, dan pelaksanaan program praktikum dan magang.
Muh. Akbar juga menegaskan, jika keberadaan Sentra Wirajaya Makassar bisa memberi support atas pelaksanaan program tri dharma perguruan tinggi tersebut. “Perjanjian kerja sama ini menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan pelaksanaan Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial," tegasnya
Sementara itu, Kepala Sentra Wirajaya Makassar Nur Alam menyambut baik program kerja sama dengan pihak STIKS Tamalanrea. “Dengan adanya kerja sama ini diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan program layanan Rehabilitasi Sosial bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang dilaksanakan oleh Sentra Wirajaya sebagaimana menjadi tugas dan fungsi yang diamanahkan," harapnya.
Saat penandatanganan Perjanjian Kerjasama, Selain Ketua STIKS Tamalanrea, juga hadir Sekretaris Yayasan STIKS Tamalanrea Kudry Arsyad, Wakil Ketua Bidang Non Akademik Wahyu Husna, dan Wakil Ketua Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Ilham Supiana.
Komitmen kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara pihak Sentra Wirajaya Makassar dengan pihak STIKS Tamalanrea. Masing-masing dilakukan langsung oleh Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Nur Alam, dan Prof. Dr. Muh. Akbar selaku Ketua STIKS Tamalanrea Makassar, berlangsung di Sentra Kreasi Atensi (SKA) Sentra Wirajaya Makassar, Rabu (8/5/24).
Ketua STIKS Tamalanrea, Prof. Dr. Muh. Akbar, menyampaikan ada beberapa hal yang menjadi ruang lingkup dalam perjanjian kerja sama antara Sentra Wirajaya Makassar dengan STIKS Tamalanrea. Di antaranya yakni pengembangan tridarma perguruan tinggi di bidang pekerjaan sosial, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), pengembangan ekosistem praktik profesi pekerjaan sosial, dan pelaksanaan program praktikum dan magang.
Muh. Akbar juga menegaskan, jika keberadaan Sentra Wirajaya Makassar bisa memberi support atas pelaksanaan program tri dharma perguruan tinggi tersebut. “Perjanjian kerja sama ini menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan pelaksanaan Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial," tegasnya
Sementara itu, Kepala Sentra Wirajaya Makassar Nur Alam menyambut baik program kerja sama dengan pihak STIKS Tamalanrea. “Dengan adanya kerja sama ini diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan program layanan Rehabilitasi Sosial bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang dilaksanakan oleh Sentra Wirajaya sebagaimana menjadi tugas dan fungsi yang diamanahkan," harapnya.
Saat penandatanganan Perjanjian Kerjasama, Selain Ketua STIKS Tamalanrea, juga hadir Sekretaris Yayasan STIKS Tamalanrea Kudry Arsyad, Wakil Ketua Bidang Non Akademik Wahyu Husna, dan Wakil Ketua Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Ilham Supiana.
(TRI)
Berita Terkait
News
Bangun Sinergi Pendidikan, Kalla Institute Gandeng Universitas Handayani Makassar
Kalla Institute menjalin kerja sama dengan Universitas Handayani Makassar guna memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan kapasitas kelembagaan kedua institusi.
Kamis, 11 Jun 2026 19:07
News
BEM Kalla Institute Raih Hibah Nasional, Dorong Ekonomi Kreatif Desa Tabo-tabo
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kalla Institute berhasil meraih dana hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk program tahun 2025.
Selasa, 11 Nov 2025 18:19
News
ODGJ Binaan Sentra Wijaya Makassar Kini Miliki Buku Tabungan
Program rehabilitasi sosial dengan pendekatan residensial di Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Sentra Wirajaya di Makassar telah berhasil memberdayakan Penerima Manfaat (PM).
Selasa, 14 Mei 2024 10:53
News
Kolaborasi SPJM & Sentra Wirajaya Makassar Tingkatkan Life Skill Penyandang Disabilitas
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) melalui subholdingnya, PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) menggelar pelatihan life skill untuk penyandang disabilitas di Sentra Wirajaya Makassar, Sabtu-Minggu (2-3/3/2024).
Minggu, 03 Mar 2024 14:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali