Keren! 18 Program Studi di Unhas Lulus Akreditasi Internasional ASIIN
Sabtu, 20 Jul 2024 14:36
Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa menyampaikan rasa syukur atas raihan terbaru sebanyak 18 prodi di Unhas dinyatakan lulus terakreditasi internasional ASIIN. Foto/Dok Unhas
MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mendapatkan kabar gembira dengan keluarnya pengumuman 18 program studi-nya (prodi) dinyatakan lulus terakreditasi internasional ASIIN.
Prodi tersebut adalah S1 Kimia, S1 Farmasi, S2 Farmasi, S1 Keperawatan/profesi, S2 Keperawatan, S3 Spesialis Jantung dan Pembuluh, S3 Spesialis Obstetri dan Ginekologi, S1 Biologi, S1 Ilmu Kelautan, S1 Kedokteran Hewan, S2 Ilmu dan Teknologi Peternakan, S2 Ilmu Perikanan, dan S1 Ilmu Kehutanan.
Selanjutnya, S1 Teknik Pertanian, S2 Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, S2 Pengelolaan Lingkungan Hidup, S1 Fisika, dan S1 Statistika. Ke-18 prodi ini dibagi atas 6 cluster (A-F) dan divisitasi secara bertahap, mulai 21 Februari 2024 hingga Juni lalu.
ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) merupakan lembaga akreditasi Eropa yang berkedudukan di Jerman, khusus untuk program studi teknik, informatika/komputer, ilmu alam, dan matematika.
Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa menyampaikan rasa syukur atas raihan ini, juga ucapan selamat dan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras agar prodi-prodi tersebut dapat terakreditasi internasional ASIIN.
"Proses akreditasi ASIIN ini sangat penting bagi kita semua. Ini bukan hanya tentang pengakuan internasional, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan yang kita tawarkan," jelas Prof JJ-sapaan akrabnya, Sabtu (20/7/2024).
Lebih lanjut, Prof JJ menekankan akreditasi internasional seperti ASIIN akan memberikan jaminan bahwa kurikulum yang diajarkan di Unhas sesuai dengan standar global. Memastikan bahwa program studi tidak hanya relevan secara nasional tetapi juga diakui secara internasional, sehingga akan membuka peluang lebih besar bagi lulusan untuk dapat bersaing di pasar kerja global dan prodi kita setara dengan perguruan tinggi di luar negeri.
Sementara Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Unhas Prof Musrizal Muin, menjelaskan secara umum akreditasi internasional merupakan upaya Unhas untuk meningkatkan reputasi global yang dilakukan secara konsisten sejak 2017 lalu.
“Prodi-prodi yang terakreditasi internasional ini artinya telah memiliki keunggulan dalam menghasilkan alumni berstandar internasional, tentu saja melalui kegiatan-kegiatan pembelajaran penelitian dan kerjasama internasional nantinya yang akan dilakukan oleh prodi tersebut,” jelas Prof Musrizal.
Ia menyebut LPMPP terus mengarahkan prodi pada pemenuhan standar akreditasi yang lebih tinggi termasuk pemenuhan standar internasional. Target lainnya adalah memastikan agar kurikulum Prodi di Unhas sesuai dengan perkembangan terkini dan sejalan dengan dinamika eksternal di dunia kerja dan dunia usaha.
“Ke depan Unhas sebaiknya memiliki Dewan Penasehat (advicery board) di tingkat prodi yang akan memikirkan dan mengembangkan kurikulum secara sistematis terstruktur dan berkelanjutan sehingga nantinya akreditasi internasional tidak lagi kita harus kejar tetapi dengan sendirinya standar di prodi akan berjalan beriringan dengan kegiatan akademik kita sehari-hari,” ujar guru besar Fakultas Kehutanan ini.
Bagi prodi yang belum terakreditasi internasional Sekretaris LPMPP Rini Rachmawaty, S.Kep.Ns., MN., Ph.D, menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap prodi-prodi di Unhas agar dapat terakreditasi internasional.
“Prodi yang teridentifikasi berpotensi lalu dibentuk taskforcenya bersama jajaran pimpinannya berkomitmen berstandar internasional yang terus kami kawal melalui sosialisasi, bahkan kontak langsung dengan lembaga akreditasi ASIIN agar informasi yang diberikan itu valid dan syarat-syarat yang harus kami penuhi juga itu jelas. Alhamdulillah, semua yang dilakukan ini mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan dan pihak-pihak terkait lainnya,” ungkap Rini.
Sementara Kepala Divisi Pengelolaan Akreditasi LPMPP Unhas, Prof Kasbawati, menambahkan bahwa dari total 37 Prodi yang diusulkan untuk akreditasi di tahun 2023/2024 ini, Unhas sudah memperoleh 18 prodi yang telah terakreditasi ASIIN dan sebelumnya kita sudah memiliki 28 Prodi yang telah terakreditasi ASIIN.
Jadi total prodi yang telah terakreditasi internasional di Unhas saat ini sebanyak 70 prodi. Namun dari 70 prodi itu ada 4 prodi yang memperoleh 2 jenis akreditasi dari Lembaga Internasional, seperti S1 Statistika dan S1 Teknik Sipil, sehingga total menurut lembaga akreditasi ada 74 prodi.
Adapun rincian total prodi di Unhas tersertifikasi berdasarkan lembaga akreditasi internasional:
1. ASIIN= 45 prodi
2. ABET= 2 prodi
3. IABEE= 5 prodi
4. FIBAA= 6 prodi
5. AUN-QA= 16 prodi.
Prodi tersebut adalah S1 Kimia, S1 Farmasi, S2 Farmasi, S1 Keperawatan/profesi, S2 Keperawatan, S3 Spesialis Jantung dan Pembuluh, S3 Spesialis Obstetri dan Ginekologi, S1 Biologi, S1 Ilmu Kelautan, S1 Kedokteran Hewan, S2 Ilmu dan Teknologi Peternakan, S2 Ilmu Perikanan, dan S1 Ilmu Kehutanan.
Selanjutnya, S1 Teknik Pertanian, S2 Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, S2 Pengelolaan Lingkungan Hidup, S1 Fisika, dan S1 Statistika. Ke-18 prodi ini dibagi atas 6 cluster (A-F) dan divisitasi secara bertahap, mulai 21 Februari 2024 hingga Juni lalu.
ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) merupakan lembaga akreditasi Eropa yang berkedudukan di Jerman, khusus untuk program studi teknik, informatika/komputer, ilmu alam, dan matematika.
Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa menyampaikan rasa syukur atas raihan ini, juga ucapan selamat dan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras agar prodi-prodi tersebut dapat terakreditasi internasional ASIIN.
"Proses akreditasi ASIIN ini sangat penting bagi kita semua. Ini bukan hanya tentang pengakuan internasional, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan yang kita tawarkan," jelas Prof JJ-sapaan akrabnya, Sabtu (20/7/2024).
Lebih lanjut, Prof JJ menekankan akreditasi internasional seperti ASIIN akan memberikan jaminan bahwa kurikulum yang diajarkan di Unhas sesuai dengan standar global. Memastikan bahwa program studi tidak hanya relevan secara nasional tetapi juga diakui secara internasional, sehingga akan membuka peluang lebih besar bagi lulusan untuk dapat bersaing di pasar kerja global dan prodi kita setara dengan perguruan tinggi di luar negeri.
Sementara Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Unhas Prof Musrizal Muin, menjelaskan secara umum akreditasi internasional merupakan upaya Unhas untuk meningkatkan reputasi global yang dilakukan secara konsisten sejak 2017 lalu.
“Prodi-prodi yang terakreditasi internasional ini artinya telah memiliki keunggulan dalam menghasilkan alumni berstandar internasional, tentu saja melalui kegiatan-kegiatan pembelajaran penelitian dan kerjasama internasional nantinya yang akan dilakukan oleh prodi tersebut,” jelas Prof Musrizal.
Ia menyebut LPMPP terus mengarahkan prodi pada pemenuhan standar akreditasi yang lebih tinggi termasuk pemenuhan standar internasional. Target lainnya adalah memastikan agar kurikulum Prodi di Unhas sesuai dengan perkembangan terkini dan sejalan dengan dinamika eksternal di dunia kerja dan dunia usaha.
“Ke depan Unhas sebaiknya memiliki Dewan Penasehat (advicery board) di tingkat prodi yang akan memikirkan dan mengembangkan kurikulum secara sistematis terstruktur dan berkelanjutan sehingga nantinya akreditasi internasional tidak lagi kita harus kejar tetapi dengan sendirinya standar di prodi akan berjalan beriringan dengan kegiatan akademik kita sehari-hari,” ujar guru besar Fakultas Kehutanan ini.
Bagi prodi yang belum terakreditasi internasional Sekretaris LPMPP Rini Rachmawaty, S.Kep.Ns., MN., Ph.D, menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap prodi-prodi di Unhas agar dapat terakreditasi internasional.
“Prodi yang teridentifikasi berpotensi lalu dibentuk taskforcenya bersama jajaran pimpinannya berkomitmen berstandar internasional yang terus kami kawal melalui sosialisasi, bahkan kontak langsung dengan lembaga akreditasi ASIIN agar informasi yang diberikan itu valid dan syarat-syarat yang harus kami penuhi juga itu jelas. Alhamdulillah, semua yang dilakukan ini mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan dan pihak-pihak terkait lainnya,” ungkap Rini.
Sementara Kepala Divisi Pengelolaan Akreditasi LPMPP Unhas, Prof Kasbawati, menambahkan bahwa dari total 37 Prodi yang diusulkan untuk akreditasi di tahun 2023/2024 ini, Unhas sudah memperoleh 18 prodi yang telah terakreditasi ASIIN dan sebelumnya kita sudah memiliki 28 Prodi yang telah terakreditasi ASIIN.
Jadi total prodi yang telah terakreditasi internasional di Unhas saat ini sebanyak 70 prodi. Namun dari 70 prodi itu ada 4 prodi yang memperoleh 2 jenis akreditasi dari Lembaga Internasional, seperti S1 Statistika dan S1 Teknik Sipil, sehingga total menurut lembaga akreditasi ada 74 prodi.
Adapun rincian total prodi di Unhas tersertifikasi berdasarkan lembaga akreditasi internasional:
1. ASIIN= 45 prodi
2. ABET= 2 prodi
3. IABEE= 5 prodi
4. FIBAA= 6 prodi
5. AUN-QA= 16 prodi.
(TRI)
Berita Terkait
News
HSDC 2026 Resmi Ditutup, Unhas Apresiasi Ajang Pengembangan Karakter Pelajar
Gelaran kompetisi tingkat pelajar Hasanuddin School Debating Competition (HSDC) 2026 resmi ditutup pada Minggu (27/9) di Dental Centre Universitas Hasanuddin (Unhas), Kota Makassar.
Selasa, 29 Sep 2026 15:21
News
Unhas Dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Terproduktif di PKM Award 2026
Universitas Hasanuddin (Unhas) meraih tiga penghargaan pada Program Kreativitas Mahasiswa Award (PKM Award) Tahun 2026, di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta, Senin (21/9/2026).
Rabu, 23 Sep 2026 06:09
News
Telkomsel dan Unhas Perkuat Akses Magang Virtual untuk Mahasiswa
Telkomsel menjawab tantangan zaman dengan cara memperluas akses program Virtual Internship (Virtuship) ke Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Selasa, 22 Sep 2026 21:58
News
Unhas Tuan Rumah Forum Warek Akademik PTN se-Indonesia
Universitas Hasanuddin (Unhas) menjadi tuan rumah Forum Wakil Rektor Bidang Akademik Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia yang berlangsung di Unhas Hotel and Convention, Makassar, Kamis (17/9/2026).
Kamis, 17 Sep 2026 16:19
Sulsel
FH Unhas dan UNODC Bahas Kolaborasi Riset Penegakan Hukum dan Kejahatan Transnasional
Fakultas Hukum (FH) Universitas Hasanuddin (Unhas) menjajaki peluang kolaborasi dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) Regional Office for Southeast Asia and the Pacific, melalui kunjungan langsung ke kantor UNODC di Bangkok, Rabu (16/9/202).
Kamis, 17 Sep 2026 14:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
3
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng
4
Tunggakan Pajak Kendaraan di Sulsel Diputihkan Dendanya hingga 31 Oktober
5
FIFGROUP Makassar Salurkan Sembako untuk Korban Kebakaran
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
3
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng
4
Tunggakan Pajak Kendaraan di Sulsel Diputihkan Dendanya hingga 31 Oktober
5
FIFGROUP Makassar Salurkan Sembako untuk Korban Kebakaran