Darmawangsyah Muin Kembalikan Formulir Pencalonan Ketua KONI Sulsel
Senin, 03 Nov 2025 19:03
Darmawangsyah Muin mengembalikan berkas pencalonan Ketua KONI Sulsel. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, resmi mengembalikan formulir pencalonan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan di Kantor KONI Sulsel, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (3/11).
Dalam kesempatan itu, Darmawangsyah menyatakan kesiapannya memimpin KONI Sulsel jika mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.
"Saya bersyukur bisa mengembalikan berkas pencalonan hari ini. Visi dan misi saya sudah saya tuangkan dalam dokumen resmi. Saya menyatakan siap maju karena adanya dukungan dari pemerintah daerah, pemerintah kota dan cabang olahraga di Sulsel," ujar Darmawangsyah.
Darmawangsyah hadir bersama tim pemenangannya, di antaranya Ketua Pengprov PBSI Sulsel, Dhevy Khadaffi, serta anggota DPRD Makassar Pahlevy dan Faried Rayendra.
Dalam sambutannya, Darmawangsyah yang akrab disapa DM menyampaikan tekadnya menjadikan KONI Sulsel sebagai lembaga yang unggul, tangguh dan berdaya saing, dengan tetap berlandaskan kearifan lokal masyarakat Sulawesi Selatan.
"Dalam sebuah pertandingan kita harus membawa semangat juang. Itu saya tulis dalam misi saya. Saya hadir karena siap untuk maju memimpin KONI Sulsel," tegasnya.
Ia menilai perkembangan KONI Sulsel beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, bukan karena masalah di kepengurusan, tetapi lemahnya komunikasi internal.
"Saya sudah berkomunikasi dengan Ketua KONI sekarang, Pak Yasir Mahmud. Kita saling berbagi pandangan. Masalahnya ada di komunikasi antara KONI dan Pemprov yang belum sejalan. Ke depan, saya ingin menyatukan semua kepentingan demi kemajuan olahraga Sulsel," jelasnya.
DM menegaskan, jika terpilih, dirinya berkomitmen memperbaiki sistem komunikasi dan manajemen KONI Sulsel serta mengembangkan potensi olahraga di seluruh kabupaten dan kota.
"Kalau KONI Sulsel berprestasi, yang terangkat bukan hanya nama KONI, tapi juga Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulsel. KONI hanya memberikan pengarah dan pembimbing bagi seluruh cabang olahraga," katanya.
Ia juga menyoroti penurunan anggaran KONI Sulsel dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai mantan anggota DPRD Sulsel dua periode, DM menilai hal tersebut perlu dibenahi.
"Saya ingin memperjuangkan agar anggaran KONI kembali meningkat, karena prestasi olahraga membutuhkan dukungan anggaran yang memadai," ujarnya.
Sementara itu, Chalik Suang, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua KONI Sulsel periode 2025–2029, mengkonfirmasi bahwa hingga Senin (3/11), baru Darmawangsyah Muin yang mengembalikan formulir pencalonan.
"Ada lima orang yang mengambil formulir, tapi sampai sore ini baru Pak Darmawangsyah yang mengembalikan berkas. Pengembalian kami tutup malam ini pukul 23.00 WITA," kata Chalik.
Ia menambahkan, dukungan terhadap DM telah memenuhi syarat pencalonan. Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, hanya dua daerah yang belum memberikan dukungan, sementara 18 cabang olahraga telah menyatakan dukungan resmi.
"Syarat minimal dukungan itu sembilan, dan Pak DM sudah melampauinya. Tapi nanti tetap bergantung pada kehadiran peserta yang memiliki hak suara dalam Musorprov," pungkasnya.
Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sulsel dijadwalkan berlangsung pada 19 November 2025, di salah satu hotel di Kota Makassar. Agenda tersebut akan menentukan arah baru kepemimpinan KONI Sulsel untuk periode lima tahun mendatang.
Dalam kesempatan itu, Darmawangsyah menyatakan kesiapannya memimpin KONI Sulsel jika mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.
"Saya bersyukur bisa mengembalikan berkas pencalonan hari ini. Visi dan misi saya sudah saya tuangkan dalam dokumen resmi. Saya menyatakan siap maju karena adanya dukungan dari pemerintah daerah, pemerintah kota dan cabang olahraga di Sulsel," ujar Darmawangsyah.
Darmawangsyah hadir bersama tim pemenangannya, di antaranya Ketua Pengprov PBSI Sulsel, Dhevy Khadaffi, serta anggota DPRD Makassar Pahlevy dan Faried Rayendra.
Dalam sambutannya, Darmawangsyah yang akrab disapa DM menyampaikan tekadnya menjadikan KONI Sulsel sebagai lembaga yang unggul, tangguh dan berdaya saing, dengan tetap berlandaskan kearifan lokal masyarakat Sulawesi Selatan.
"Dalam sebuah pertandingan kita harus membawa semangat juang. Itu saya tulis dalam misi saya. Saya hadir karena siap untuk maju memimpin KONI Sulsel," tegasnya.
Ia menilai perkembangan KONI Sulsel beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, bukan karena masalah di kepengurusan, tetapi lemahnya komunikasi internal.
"Saya sudah berkomunikasi dengan Ketua KONI sekarang, Pak Yasir Mahmud. Kita saling berbagi pandangan. Masalahnya ada di komunikasi antara KONI dan Pemprov yang belum sejalan. Ke depan, saya ingin menyatukan semua kepentingan demi kemajuan olahraga Sulsel," jelasnya.
DM menegaskan, jika terpilih, dirinya berkomitmen memperbaiki sistem komunikasi dan manajemen KONI Sulsel serta mengembangkan potensi olahraga di seluruh kabupaten dan kota.
"Kalau KONI Sulsel berprestasi, yang terangkat bukan hanya nama KONI, tapi juga Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulsel. KONI hanya memberikan pengarah dan pembimbing bagi seluruh cabang olahraga," katanya.
Ia juga menyoroti penurunan anggaran KONI Sulsel dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai mantan anggota DPRD Sulsel dua periode, DM menilai hal tersebut perlu dibenahi.
"Saya ingin memperjuangkan agar anggaran KONI kembali meningkat, karena prestasi olahraga membutuhkan dukungan anggaran yang memadai," ujarnya.
Sementara itu, Chalik Suang, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua KONI Sulsel periode 2025–2029, mengkonfirmasi bahwa hingga Senin (3/11), baru Darmawangsyah Muin yang mengembalikan formulir pencalonan.
"Ada lima orang yang mengambil formulir, tapi sampai sore ini baru Pak Darmawangsyah yang mengembalikan berkas. Pengembalian kami tutup malam ini pukul 23.00 WITA," kata Chalik.
Ia menambahkan, dukungan terhadap DM telah memenuhi syarat pencalonan. Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, hanya dua daerah yang belum memberikan dukungan, sementara 18 cabang olahraga telah menyatakan dukungan resmi.
"Syarat minimal dukungan itu sembilan, dan Pak DM sudah melampauinya. Tapi nanti tetap bergantung pada kehadiran peserta yang memiliki hak suara dalam Musorprov," pungkasnya.
Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sulsel dijadwalkan berlangsung pada 19 November 2025, di salah satu hotel di Kota Makassar. Agenda tersebut akan menentukan arah baru kepemimpinan KONI Sulsel untuk periode lima tahun mendatang.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Survey JSI, 80,9 Persen Masyarakat Puas Kinerja Hati Damai
Satu tahun masa kepemimpinan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang bersama Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menunjukkan berbagai capaian positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sabtu, 21 Feb 2026 11:03
Sports
KONI Sulsel Genjot Pembinaan, Bulutangkis Ditarget Sumbang Medali PON 2028
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Selatan Darmawansyah Muin, mengapresiasi Gowa Indah Badminton Open Turnament 2026.
Minggu, 15 Feb 2026 17:50
Sports
KONI Sulsel Jempol PBSI, Konsisten Jaga Prestasi dan Pembinaan
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin, menghadiri Musprov PBSI Sulsel di Hotel Almadera Makassar, Minggu (8/2)
Senin, 09 Feb 2026 09:18
Sulsel
HUT ke-18 Tahun, Gerindra Sulsel Rayakan dengan Mengetuk Pintu Warga Tak Mampu di Karuwisi
Partai Gerindra Sulsel menyalurkan paket bantuan ke warga tak mampu di Kelurahan Karuwisi, Panakkukang, Kota Makassar pada Sabtu (07/02/2026).
Sabtu, 07 Feb 2026 18:27
Sports
Darmawansyah Dorong FORKI Sulsel Perkuat Pembinaan Atlet hingga Profesionalitas Wasit
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Kamis (29/1).
Kamis, 29 Jan 2026 15:36
Berita Terbaru