Terpilih Aklamasi, Umiyati Pimpin Ikatan Pencak Silat Makassar
Senin, 08 Des 2025 14:45
Anggota DPRD Makassar, Umiyati, resmi pimpin IPSI Makassar melalui pemilihan aklamasi, di Hotel Grand Imawan, pada Minggu (7/12/2025) tadi malam. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Anggota DPRD Kota Makassar, Umiyati terpilih sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar.
Umiyati terpilih aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) ke-IX IPSI Kota Makassar, di Hotel Grand Imawan, pada Minggu (7/12/2025) malam.
Seluruh perwakilan perguruan pencak silat yang hadir sepakat memberikan kepercayaan penuh kepada Umiyati untuk memimpin IPSI Makassar pada periode 2025-2029.
Dalam proses penjaringan calon, terdapat dua nama yang mencuat, yakni Umiyati dan Arif H. Uddin. Namun dalam dinamika musyawarah, Arif H. Uddin menyatakan memberikan dukungan penuh kepada Umiyati, sehingga penetapan ketua dilakukan secara aklamasi.
Usai terpilih, Umiyati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh perguruan pencak silat yang berada di bawah naungan IPSI Kota Makassar.
"Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Saya mengajak seluruh perguruan untuk bersama-sama membangun IPSI Makassar agar semakin maju dan berprestasi,” ujarnya kepada awak media.
Politisi PPP ini menegaskan, prioritas utamanya adalah meningkatkan prestasi atlet pencak silat Kota Makassar, baik di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Salah satu langkah strategis yang akan ia tempuh adalah dengan memperkuat sistem pelatihan di seluruh perguruan.
“Saat ini terdapat 32 perguruan pencak silat yang bernaung di IPSI Kota Makassar. Ke depan, semua perguruan akan mendapatkan perhatian yang sama, baik dari sisi pembinaan atlet, peningkatan kompetensi pelatih, maupun sarana dan prasarana pendukung latihan,” jelasnya.
Umiyati juga menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini sebagai fondasi utama dalam mencetak atlet berprestasi di masa depan.
“Pembibitan atlet harus dimulai dari usia muda. Kita akan dorong agar setiap perguruan aktif melakukan pembinaan berjenjang dan berkelanjutan,” tambahnya.
Legislator daerah pemilihan IV Kota Makassar itu juga berkomitmen untuk memperkuat struktur organisasi IPSI hingga ke tingkat akar rumput, agar koordinasi antara pengurus dan perguruan semakin solid.
Menurutnya, pencak silat tidak hanya dipandang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sebagai warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan, khususnya di kalangan generasi muda.
“Pencak silat adalah identitas bangsa. Tugas kita bukan hanya mencetak juara, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sportivitas, kedisiplinan, dan budaya luhur kepada generasi penerus,” tutupnya.
Umiyati terpilih aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) ke-IX IPSI Kota Makassar, di Hotel Grand Imawan, pada Minggu (7/12/2025) malam.
Seluruh perwakilan perguruan pencak silat yang hadir sepakat memberikan kepercayaan penuh kepada Umiyati untuk memimpin IPSI Makassar pada periode 2025-2029.
Dalam proses penjaringan calon, terdapat dua nama yang mencuat, yakni Umiyati dan Arif H. Uddin. Namun dalam dinamika musyawarah, Arif H. Uddin menyatakan memberikan dukungan penuh kepada Umiyati, sehingga penetapan ketua dilakukan secara aklamasi.
Usai terpilih, Umiyati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh perguruan pencak silat yang berada di bawah naungan IPSI Kota Makassar.
"Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Saya mengajak seluruh perguruan untuk bersama-sama membangun IPSI Makassar agar semakin maju dan berprestasi,” ujarnya kepada awak media.
Politisi PPP ini menegaskan, prioritas utamanya adalah meningkatkan prestasi atlet pencak silat Kota Makassar, baik di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Salah satu langkah strategis yang akan ia tempuh adalah dengan memperkuat sistem pelatihan di seluruh perguruan.
“Saat ini terdapat 32 perguruan pencak silat yang bernaung di IPSI Kota Makassar. Ke depan, semua perguruan akan mendapatkan perhatian yang sama, baik dari sisi pembinaan atlet, peningkatan kompetensi pelatih, maupun sarana dan prasarana pendukung latihan,” jelasnya.
Umiyati juga menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini sebagai fondasi utama dalam mencetak atlet berprestasi di masa depan.
“Pembibitan atlet harus dimulai dari usia muda. Kita akan dorong agar setiap perguruan aktif melakukan pembinaan berjenjang dan berkelanjutan,” tambahnya.
Legislator daerah pemilihan IV Kota Makassar itu juga berkomitmen untuk memperkuat struktur organisasi IPSI hingga ke tingkat akar rumput, agar koordinasi antara pengurus dan perguruan semakin solid.
Menurutnya, pencak silat tidak hanya dipandang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sebagai warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan, khususnya di kalangan generasi muda.
“Pencak silat adalah identitas bangsa. Tugas kita bukan hanya mencetak juara, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sportivitas, kedisiplinan, dan budaya luhur kepada generasi penerus,” tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Komisi A DPRD Makassar Siapkan Tiga Langkah Kawal Kelurahan Sadar HAM
Komisi A DPRD Kota Makassar menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengawal program Kelurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Selasa, 11 Agu 2026 07:31
Makassar City
Andi Makmur Apresiasi Langkah Pemkot Benahi TPA Tamangapa
Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar dalam membenahi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa
Minggu, 09 Agu 2026 06:43
Makassar City
Dua Bidang DPRD Makassar Mulai Pindah ke Gedung Baru di Jalan AP Pettarani
Dua bidang di Sekretariat DPRD Kota Makassar mulai memindahkan aktivitas operasionalnya ke gedung sayap baru DPRD Makassar di Jalan AP Pettarani, Kamis (30/7/2026).
Jum'at, 31 Jul 2026 19:24
News
Legislator DPRD Makassar Desak PT GMTD Tbk Segera Bangun Masjid di Green River View
PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk kembali mendapat sorotan dari DPRD Kota Makassar. Hal tersebut disebabkan karena pihak GMTD sangat lambat menyerahkan fasum dan fasos.
Jum'at, 31 Jul 2026 14:11
Makassar City
PKS Minta Pemkot Makassar Tunda Penerapan Wajib Pilah Sampah, Perjelas Tupoksi RT/RW
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menunda penerapan kebijakan wajib memilah sampah yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Agustus 2026.
Kamis, 30 Jul 2026 15:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Roadshow Hari Kedua, IAS Keliling Tiga Daerah: Konsolidasi Golkar hingga Melayat Mantan Bupati
3
Fadli Padi Kunjungi Urban Farming yang Dikelola Disabilitas
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Roadshow Hari Kedua, IAS Keliling Tiga Daerah: Konsolidasi Golkar hingga Melayat Mantan Bupati
3
Fadli Padi Kunjungi Urban Farming yang Dikelola Disabilitas
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah