Kepala Dinas PUTRPP Maros jadi Cawabup Gantikan Suhartina di Pilkada 2024
Minggu, 08 Sep 2024 22:03

Bakal Cawabup Maros, Andi Muetazim Mansyur. Foto: Istimewa
MAROS - Pasca KPU Maros menggugurkan Suhartina Bohari sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) Maros berpasangan dengan Chaidir Syam karena hasil pemeriksaan Kesehatan tercatat Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Maka dipastikan Bakal Calon Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari tak akan mendapingi Chaidir Syam dalam Pilkada mendatang. Chaidir Syam bahkan diminta untuk mencari pengganti Pasangan Calon Wakil Bupati Maros.
Hanya selang sehari pasca KPU Maros meminta Pihak Chaidir Syam mencari pengganti Suhartina Bohari sebagai Pasangan Calon Wakil Bupati Maros. Chaidir Syam hampir dipastikan sudah mendapatkan pengganti Calon Wakil Bupati yang akan mendampinginya di Pilkada Maros periode ini.
Beberapa nama sempat mencuat dalam bursa pemilihan. Hanya saja pilihan akhirnya jatuh pada salah seorang birokrat Kabupaten Maros.
Ketua Tim Kampanye Hati Kita Makin Keren, Marjan Massere mengatakan, nama Kepala Dinas Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perhubungan dan Pertanahan (PUTRPP) Kabupaten Maros, Andi Muetazim Mansyur mencuat untuk disandingkan dengan Chaidir Syam.
Dia dipastikan akan menggantikan posisi Suhartina Bohari sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi Chaidir Syam di Pilkada mendatang.
"Iya, untuk sementara itu yang kita kasih jalan, ambil yang netral supaya tidak tarik menarik kepentingan partai," ujarnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (8/9/2024).
Ditanya Terkait pertimbangan dan status ASN Andi Muetazim, Marjan Massere belum menjawab. Dia menyebutkan pihaknya masih melakukan rapat terbatas dengan internal tim pemenangan.
Sejauh ini kata Marjan, pihaknya masih terkejut. Apa yang terjadi kepada Calon Wakil Bupati Maros ini merupakan kejadian yang diluar kendali mereka.
"Kami sangat terkejut dan terpukul atas hal dan kondisi tersebut dan selanjutnya perlu menyampaikan bahwa apa yang terjadi adalah sesuatu yang betul-betul di luar kendali dan pengetahuan kami sehingga kami menganggap ini adalah sesungguhnya ujian dan cobaan dari Allah Swt kepada hamba-Nya,” ujarnya.
Marjan berharap, semua partai pengusung dan seluruh masyarakat Kabupaten Maros mendukung pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang baru ini.
Sebelumnya, Ketua KPU Maros, Jumaedi mengatakan, telah memberikan hasil pemeriksaan dan verifikasi dokumen syarat calon.
"Hasil pemeriksaan kesehatan untuk calon bupati memenuhi syarat dan wakil bupati tidak memenuhi syarat," ujar Jumaedi.
Namun KPU tak ingin membuka rincian hasil pemeriksaan Suhartina Bohari.
KPU telah menyampaikan kepada LO dan tim untuk melakukan pengajuan penggantian calon dengan batas 3 hari sejak BA hasil verifikasi tersebut diberikan.
Jika sampai batas waktu 3 hari tidak ada usulan penggantian maka bakal calon dinyatakan gugur.
Maka dipastikan Bakal Calon Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari tak akan mendapingi Chaidir Syam dalam Pilkada mendatang. Chaidir Syam bahkan diminta untuk mencari pengganti Pasangan Calon Wakil Bupati Maros.
Hanya selang sehari pasca KPU Maros meminta Pihak Chaidir Syam mencari pengganti Suhartina Bohari sebagai Pasangan Calon Wakil Bupati Maros. Chaidir Syam hampir dipastikan sudah mendapatkan pengganti Calon Wakil Bupati yang akan mendampinginya di Pilkada Maros periode ini.
Beberapa nama sempat mencuat dalam bursa pemilihan. Hanya saja pilihan akhirnya jatuh pada salah seorang birokrat Kabupaten Maros.
Ketua Tim Kampanye Hati Kita Makin Keren, Marjan Massere mengatakan, nama Kepala Dinas Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perhubungan dan Pertanahan (PUTRPP) Kabupaten Maros, Andi Muetazim Mansyur mencuat untuk disandingkan dengan Chaidir Syam.
Dia dipastikan akan menggantikan posisi Suhartina Bohari sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi Chaidir Syam di Pilkada mendatang.
"Iya, untuk sementara itu yang kita kasih jalan, ambil yang netral supaya tidak tarik menarik kepentingan partai," ujarnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (8/9/2024).
Ditanya Terkait pertimbangan dan status ASN Andi Muetazim, Marjan Massere belum menjawab. Dia menyebutkan pihaknya masih melakukan rapat terbatas dengan internal tim pemenangan.
Sejauh ini kata Marjan, pihaknya masih terkejut. Apa yang terjadi kepada Calon Wakil Bupati Maros ini merupakan kejadian yang diluar kendali mereka.
"Kami sangat terkejut dan terpukul atas hal dan kondisi tersebut dan selanjutnya perlu menyampaikan bahwa apa yang terjadi adalah sesuatu yang betul-betul di luar kendali dan pengetahuan kami sehingga kami menganggap ini adalah sesungguhnya ujian dan cobaan dari Allah Swt kepada hamba-Nya,” ujarnya.
Marjan berharap, semua partai pengusung dan seluruh masyarakat Kabupaten Maros mendukung pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang baru ini.
Sebelumnya, Ketua KPU Maros, Jumaedi mengatakan, telah memberikan hasil pemeriksaan dan verifikasi dokumen syarat calon.
"Hasil pemeriksaan kesehatan untuk calon bupati memenuhi syarat dan wakil bupati tidak memenuhi syarat," ujar Jumaedi.
Namun KPU tak ingin membuka rincian hasil pemeriksaan Suhartina Bohari.
KPU telah menyampaikan kepada LO dan tim untuk melakukan pengajuan penggantian calon dengan batas 3 hari sejak BA hasil verifikasi tersebut diberikan.
Jika sampai batas waktu 3 hari tidak ada usulan penggantian maka bakal calon dinyatakan gugur.
(UMI)
Berita Terkait

Sulsel
KPU Aktivasi Kembali PPK dan PPS untuk PSU Pilwalkot Palopo
KPU Palopo sedang menggodok perekrutan badan Adhoc untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU). Jajaran PPK dan PPS sedang diaktivasi kembali.
Senin, 24 Mar 2025 03:52

Sulsel
DKPP Periksa KPU Barru, Buntut Pemberhentian Debat Publik Pilkada 2024
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memeriksa lima komisioner Kabupaten Barru yakni Abdul Syafah B, Busman A Gani, Ilham, Abdul Mannan dan Arham dalam sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) untuk perkara Nomor 319-PKE-DKPP/XII/2024 di Kantor Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar pada Kamis (13/03/2025).
Kamis, 13 Mar 2025 19:16

News
Taufan Pawe: 24 Daerah Alami PSU Bukti KPU Tak Profesional dalam Pilkada Serentak
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menilai dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk meminta adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU) menandakan KPU tidak professional dalam menyelenggarakan Pilkada Serentak 2024.
Senin, 10 Mar 2025 22:56

Sulsel
Efisiensi Anggaran, Maros Pilih Rental Kendaraan Dinas untuk Wakil Bupati
Pemerintah Kabupaten Maros menyewa dua unit kendaraan dinas untuk Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur.
Kamis, 06 Mar 2025 14:38

Sulsel
KPU Butuh Rp11,5 Miliar untuk Pelaksanaan PSU Pilwalkot Palopo
KPU Sulsel menggelar pertemuan dengan Pj Wali Kota Palopo, Firmanza DP di Kantor KPU Provinsi pada Rabu (05/03/2025). Anggaran pemungutan suara ulang (PSU) Pilwalkot juga ikut dibahas dalam agenda ini.
Kamis, 06 Mar 2025 14:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan