KPU Luwu Utara Tetapkan 236.945 DPT untuk Pilkada 2024

Sabtu, 21 Sep 2024 16:33
KPU Luwu Utara Tetapkan 236.945 DPT untuk Pilkada 2024
KPU Kabupaten Luwu Utara (Lutra) telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat kabupaten untuk Pilkada serentak di Aula Demokrasi Kantor KPU Lutra pada Jumat (20/09/2024). Foto: Istimewa
Comment
Share
LUWU UTARA - KPU Kabupaten Luwu Utara (Lutra) telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat kabupaten untuk Pilkada serentak di Aula Demokrasi Kantor KPU Lutra pada Jumat (20/09/2024).

Hasilnya, DPT Kabupaten Lutra sebanyak 236.945 pemilih. Rinciannya pemilih laki-laki 118.382 orang, dan pemilih perempuan 118.563 orang.

Seluruh pemilih ini akan menyalurkan hak pilihnya di 572 tempat pemungutan suara (TPS) di 173 keluraha/desa yang tersebar di 15 kecamatan.



“Kami sering melakukan koordinasi dengan Disdukcapil Luwu Utara terkait data kependudukan yang valid demi mensukseskan pemilukada tahun 2024,” kata Ketua KPU Lutra, Hayu Vandy.

Pilkada Lutra 2024 diikuti oleh empat bakal Paslon. Diantaranya ialah Suaib Mansur-Triyono Kusnan, Abdullah Rahim-Jumail Mappile, Arsyad Kasmar-Fajar Jabir dan Muhammad Fauzi-Ajie Saputra.
(UMI)
Berita Terkait
KAHMI Sulsel Minta Ichlas Koperatif Hadapi Kasus Korupsi Dana Pilkada Pangkep 2024
Sulsel
KAHMI Sulsel Minta Ichlas Koperatif Hadapi Kasus Korupsi Dana Pilkada Pangkep 2024
MW KAHMI Sulsel akhirnya angkat suara menyikapi penetapan Ichlas, Presidium MD KAHMI Pangkep periode 2023–2028, sebagai salah satu tersangka dugaan korupsi dana hibah Pilkada 2024 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep pada 1 Desember 2025.
Rabu, 03 Des 2025 09:33
Dua Komisioner KPU Pangkep jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Pilkada 2024
Sulsel
Dua Komisioner KPU Pangkep jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Pilkada 2024
Tiga pejabat KPU Pangkep resmi ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep pada Senin (01/12/2025). Ketiganya terseret kasus dugaan korupsi dana hibah Pilkada Pangkep 2024.
Senin, 01 Des 2025 23:45
Kisah Tragis Dua Guru di Luwu Utara: Difitnah, Ditangkap Subuh Hari Hingga Dipecat
Sulsel
Kisah Tragis Dua Guru di Luwu Utara: Difitnah, Ditangkap Subuh Hari Hingga Dipecat
Tahun 2018 menjadi awal perjalanan tak terlupakan bagi Rasnal, saat dirinya ditugaskan sebagai Kepala SMA Negeri 1 Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Rabu, 12 Nov 2025 23:52
RDP DPRD Sulsel, Guru asal Luwu Utara Mengajar Setahun Tanpa Gaji, Lalu Dipecat
Sulsel
RDP DPRD Sulsel, Guru asal Luwu Utara Mengajar Setahun Tanpa Gaji, Lalu Dipecat
Guru Rasnal di Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, mengaku merasa terzalimi karena gajinya tidak dibayar lebih dari setahun sebelum keputusan PTDH diterbitkan oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Rabu, 12 Nov 2025 17:03
Air Mata Guru di Luwu Utara: Bantu Ekonomi Rekan Honorer, Berujung Pemecatan
Sulsel
Air Mata Guru di Luwu Utara: Bantu Ekonomi Rekan Honorer, Berujung Pemecatan
Dua guru SMA di Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, dipecat dengan tidak hormat setelah dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung (MA) memungut dana Rp20 ribu dari orangtua murid demi menggaji 10 guru honorer.
Minggu, 09 Nov 2025 21:56
Berita Terbaru