Kurang dari 24 Jam, Pelaku Pembunuhan di Jeneponto Ditangkap Polisi
Jum'at, 24 Apr 2026 07:46
Polisi mengamankan terduga pelaku berinisial S (27), warga Lingkungan Batu Cidu’, Kelurahan Bontoraya, Kecamatan Batang. Foto: Istimewa
JENEPONTO - Tim Resmob Pegasus Satreskrim Polres Jeneponto menangkap seorang pria yang diduga sebagai pelaku pembunuhan di Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Penangkapan dilakukan pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 01.30 Wita di Dusun Bontoburungeng, Desa Camba-Camba.
Terduga pelaku berinisial S (27), warga Lingkungan Batu Cidu’, Kelurahan Bontoraya, Kecamatan Batang. Ia diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian dilaporkan ke polisi melalui LP/B/293/IV/2026/SPKT/Polres Jeneponto/Polda Sulsel, tertanggal 23 April 2026.
Korban dalam peristiwa ini adalah Sudirman (46), seorang petani yang juga berdomisili di Lingkungan Batu Cidu’, Kelurahan Bontoraya, Kecamatan Batang.
Peristiwa terjadi pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 18.30 Wita di Lingkungan Batu Cidu’. Berdasarkan keterangan saksi, korban mendatangi rumah terduga pelaku untuk mempertanyakan persoalan yang terjadi dua pekan sebelumnya. Saksi sempat berupaya menenangkan korban dan mengajaknya meninggalkan lokasi.
Namun, saat korban beranjak pergi bersama saksi, terduga pelaku diduga datang dari arah belakang dan menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis badik. Korban sempat berbalik badan, tetapi kembali diserang hingga terjatuh. Pelaku diduga menikam korban berulang kali sebelum senjata tajam tersebut berhasil direbut oleh saksi. Setelah itu, pelaku melarikan diri dari tempat kejadian perkara.
Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Jeneponto.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan, tim yang dipimpin Dantim Resmob Pegasus Aiptu Abdul Rasyad bersama Kanit IV Sat Intelkam Aipda Sapri bergerak ke lokasi persembunyian terduga pelaku dan berhasil mengamankannya tanpa perlawanan.
Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah badik yang diduga digunakan saat kejadian.
Informasi awal yang dihimpun penyidik menyebutkan, sebelum kejadian korban disebut beberapa kali mendatangi rumah pelaku dan mengajak berkelahi. Pada saat insiden, terduga pelaku juga dilaporkan mengalami luka terbuka di bagian telinga yang diduga akibat gigitan korban, yang kemudian memicu emosi pelaku.
Kasatreskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman, mengatakan terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.
“Terduga pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti. Saat ini masih dalam pemeriksaan intensif untuk pendalaman motif dan kronologi secara menyeluruh,” ujarnya. Polisi juga telah mendatangi tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan.
Terduga pelaku berinisial S (27), warga Lingkungan Batu Cidu’, Kelurahan Bontoraya, Kecamatan Batang. Ia diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian dilaporkan ke polisi melalui LP/B/293/IV/2026/SPKT/Polres Jeneponto/Polda Sulsel, tertanggal 23 April 2026.
Korban dalam peristiwa ini adalah Sudirman (46), seorang petani yang juga berdomisili di Lingkungan Batu Cidu’, Kelurahan Bontoraya, Kecamatan Batang.
Peristiwa terjadi pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 18.30 Wita di Lingkungan Batu Cidu’. Berdasarkan keterangan saksi, korban mendatangi rumah terduga pelaku untuk mempertanyakan persoalan yang terjadi dua pekan sebelumnya. Saksi sempat berupaya menenangkan korban dan mengajaknya meninggalkan lokasi.
Namun, saat korban beranjak pergi bersama saksi, terduga pelaku diduga datang dari arah belakang dan menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis badik. Korban sempat berbalik badan, tetapi kembali diserang hingga terjatuh. Pelaku diduga menikam korban berulang kali sebelum senjata tajam tersebut berhasil direbut oleh saksi. Setelah itu, pelaku melarikan diri dari tempat kejadian perkara.
Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Jeneponto.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan, tim yang dipimpin Dantim Resmob Pegasus Aiptu Abdul Rasyad bersama Kanit IV Sat Intelkam Aipda Sapri bergerak ke lokasi persembunyian terduga pelaku dan berhasil mengamankannya tanpa perlawanan.
Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah badik yang diduga digunakan saat kejadian.
Informasi awal yang dihimpun penyidik menyebutkan, sebelum kejadian korban disebut beberapa kali mendatangi rumah pelaku dan mengajak berkelahi. Pada saat insiden, terduga pelaku juga dilaporkan mengalami luka terbuka di bagian telinga yang diduga akibat gigitan korban, yang kemudian memicu emosi pelaku.
Kasatreskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman, mengatakan terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.
“Terduga pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti. Saat ini masih dalam pemeriksaan intensif untuk pendalaman motif dan kronologi secara menyeluruh,” ujarnya. Polisi juga telah mendatangi tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan.
(MAN)
Berita Terkait
News
SMA Negeri 5 Jeneponto Dibobol Maling 2 Kali Kepsek Minta Polisi Bertindak
SMA Negeri 5 Jeneponto, di Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sasaran pencurian.
Sabtu, 31 Okt 2026 16:44
News
CCTV Rekam Pembobolan, Pihak SMAN 5 Jeneponto Desak Polisi Tangkap Pelaku
Kasus pembobolan di UPT SMA Negeri 5 Jeneponto, Sulawesi Selatan, yang terjadi pada September 2026 lalu, hingga kini belum terungkap.
Kamis, 29 Okt 2026 20:11
News
Plt Kadis Pendidikan Bantaeng Diperiksa Polisi, Istri Ikut Dicecar Soal DPO Air Cabai
Perkembangan kasus penyiraman air cabai di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus bergulir.
Rabu, 07 Okt 2026 10:14
Sulsel
Guru SD Jeneponto jadi Tersangka Penganiayaan Murid
Kasus saling lapor antara guru dan orang tua murid di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, terus bergulir.
Rabu, 07 Okt 2026 07:29
News
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencurian Aksesori Tower di Jeneponto
Tim URC Pegasus Satreskrim Polres Jeneponto menangkap Muh. Haikal (44), terduga pelaku pencurian aksesori tower telekomunikasi dengan kerugian ditaksir mencapai Rp4 juta.
Minggu, 04 Okt 2026 19:10
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
2
AI dan Hoaks Keagamaan: Ketika Teknologi Diuji oleh Kearifan Lokal
3
Semen Tonasa Gandeng BULOG, Sediakan 580 Paket Sembako Murah
4
Tamsil Linrung Apresiasi Ketegasan Kapolri Suyudi Kasus Penyadapan, Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu
5
Soliditas Tanpa Celah, Golkar Sulsel Jaga Barisan Lawan Wacana Munaslub
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
2
AI dan Hoaks Keagamaan: Ketika Teknologi Diuji oleh Kearifan Lokal
3
Semen Tonasa Gandeng BULOG, Sediakan 580 Paket Sembako Murah
4
Tamsil Linrung Apresiasi Ketegasan Kapolri Suyudi Kasus Penyadapan, Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu
5
Soliditas Tanpa Celah, Golkar Sulsel Jaga Barisan Lawan Wacana Munaslub