Inkumben Cagub 02 Andi Sudirman Susah Dikalahkan, Pengamat Politik Ungkap Penyebabnya
Senin, 07 Okt 2024 19:48
Pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Armin Arsyad. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Armin Arsyad menyebut petahana di Pilgub Sulsel, Cagub 02 Andi Sudirman Sulaiman, bakal sangat susah dikalahkan.
"Pak Andi Sudirman (cagub Sulsel 02) sebagai incumbent telah melakukan kebaikan di Sulsel. Saya kira masyarakat sangat bisa mempertimbangkan untuk memilih siapa yang telah melakukan kebaikan," ungkap Prof Armin di Makassar pada Senin (07/10/2024).
Apa yang dilakukan Andi Sudirman, lanjut dia, sudah dibuktikan dengan membangun berbagai infrastruktur di Sulsel. Mulai dari perbaikan jalan, perekonomian, hingga pariwisata.
"Itulah sebabnya incumbent jarang bisa dikalahkan. Jadi dia sudah memberi kebaikan sebagai bukti nyata, sedangkan penantang baru menjanjikan kebaikan. Jadi belum ada bukti yang dilihat masyarakat," ujarnya.
Tak hanya itu, lanjutnya, pasangan Andi Sudirman-Fatmawati Rusdi yang mengusung tagline Sulsel Maju dan Berkarakter diusung koalisi 10 parpol, yakni Partai NasDem, Gerindra, Golkar, PKS, Demokrat, PAN, Hanura, PSI, Gelora, dan Perindo.
"(Andalan Hati) partai pendukungnya banyak. Kalau semua anggota dewan ke konstituen dan didampingi tim sukses bersama-sama menyakinkan pemilihnya untuk memilih Andalan Hati, peluang kemenangan akan sangat besar," jelasnya.
Dengan kekuatan seperti itu, pasangan Andalan Hati sudah di atas angin meninggalkan penantangnya Danny Pomanto-Azhar Arsyad.
"Saya kira Andalan Hati sudah di atas angin untuk memenangkan Pilkada. Tapi secara religius harus tetap bersandar kepada Allah SWT. Allah menyukai hukum sebab akibat. Kalau kita didukung, berarti ada fakta sosial yang mendahului, bahwa kita telah melakukan kebaikan kepada orang-orang yang mendukung kita. Orang yang berbuat baik pasti sangat dekat dengan rakyat," tandasnya.
"Pak Andi Sudirman (cagub Sulsel 02) sebagai incumbent telah melakukan kebaikan di Sulsel. Saya kira masyarakat sangat bisa mempertimbangkan untuk memilih siapa yang telah melakukan kebaikan," ungkap Prof Armin di Makassar pada Senin (07/10/2024).
Apa yang dilakukan Andi Sudirman, lanjut dia, sudah dibuktikan dengan membangun berbagai infrastruktur di Sulsel. Mulai dari perbaikan jalan, perekonomian, hingga pariwisata.
"Itulah sebabnya incumbent jarang bisa dikalahkan. Jadi dia sudah memberi kebaikan sebagai bukti nyata, sedangkan penantang baru menjanjikan kebaikan. Jadi belum ada bukti yang dilihat masyarakat," ujarnya.
Tak hanya itu, lanjutnya, pasangan Andi Sudirman-Fatmawati Rusdi yang mengusung tagline Sulsel Maju dan Berkarakter diusung koalisi 10 parpol, yakni Partai NasDem, Gerindra, Golkar, PKS, Demokrat, PAN, Hanura, PSI, Gelora, dan Perindo.
"(Andalan Hati) partai pendukungnya banyak. Kalau semua anggota dewan ke konstituen dan didampingi tim sukses bersama-sama menyakinkan pemilihnya untuk memilih Andalan Hati, peluang kemenangan akan sangat besar," jelasnya.
Dengan kekuatan seperti itu, pasangan Andalan Hati sudah di atas angin meninggalkan penantangnya Danny Pomanto-Azhar Arsyad.
"Saya kira Andalan Hati sudah di atas angin untuk memenangkan Pilkada. Tapi secara religius harus tetap bersandar kepada Allah SWT. Allah menyukai hukum sebab akibat. Kalau kita didukung, berarti ada fakta sosial yang mendahului, bahwa kita telah melakukan kebaikan kepada orang-orang yang mendukung kita. Orang yang berbuat baik pasti sangat dekat dengan rakyat," tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
RMS Hengkang ke PSI, Pengamat Soroti Status di DPR Masih Menggantung
Pakar Ilmu Komunikasi Politik Universitas Hasanuddin, Dr Hasrullah menilai, sikap NasDem yang belum menyampaikan surat resmi pemberhentian kepada pimpinan DPR menciptakan kesan keputusan politik yang tegas di ruang publik.
Selasa, 21 Apr 2026 11:43
Makassar City
Pengamat Sebut Survei Kepuasan 80,1% jadi Modal Sosial Kepemimpinan Munafri-Aliyah
Pengamat Politik, Arief Wicaksono mengatakan Angka kepuasan 80,1% tentu merupakan modal sosial yang signifikan bagi kepemimpinan Munafri-Aliyah. Namun, dalam kajian administrasi publik dan metodologi survei, hasil seperti ini perlu dibaca secara lebih mendalam, tidak hanya sebagai agregat yang absolut.
Sabtu, 21 Feb 2026 09:21
News
Pilkada Via DPRD: Jangan Korbankan Kedaulatan Rakyat
Pengamat Kebijakan Publik & Politik, Ras MD ikut angkat biacara mengenai wacana kepala daerah kembali dipilih oleh DPRD. Dukungan dari sebagian elite politik, termasuk dari Partai Gerindra, membuat isu ini menjadi bahan perbincangan publik.
Senin, 29 Des 2025 22:21
Makassar City
Efek Appi, Mesin Partai, dan Basis Pemilih jadi Modal Golkar Makassar Menuju 2029
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau APPI, menegaskan target kemenangan Partai Golkar Makassar pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029.
Senin, 22 Des 2025 09:02
Ekbis
PLN Dorong UMKM Sulsel Naik Kelas Lewat Ajang 'Andalan Hati'
Acara ini merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-356 Provinsi Sulsel dan menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk menampilkan kreativitas serta potensi produk lokal.
Kamis, 16 Okt 2025 20:05
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
2
Suhu Politik Golkar Sulsel Meningkat, Usman Marham Dorong Penyatuan di Musda
3
Putra Mantan Bupati Bone Raih Predikat Terbaik Komcad ASN Sulsel, Dapat Hadiah Umrah
4
Muay Thai Sulsel Tolak Kepemimpinan La Nyalla, Dukung Nadim Al-Farell Pimpin PBMI
5
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulawesi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
2
Suhu Politik Golkar Sulsel Meningkat, Usman Marham Dorong Penyatuan di Musda
3
Putra Mantan Bupati Bone Raih Predikat Terbaik Komcad ASN Sulsel, Dapat Hadiah Umrah
4
Muay Thai Sulsel Tolak Kepemimpinan La Nyalla, Dukung Nadim Al-Farell Pimpin PBMI
5
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulawesi