UIN Alauddin Makassar Bangun Kerja Sama dengan KPI Pusat
Rabu, 16 Okt 2024 16:20
Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis bersama pihak KPI Pusat usai penandatanganan kerja sama. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar membangun kerja sama dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Kedua belah pihak meneken perjanjian kerja sama di Ruang Rapat Rektor, Gedung Rektorat Lantai 3 Kampus ll, Selasa 15 Oktober.
Penandatanganan MoU dilakukan Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis bersama Ketua KPI Pusat Ubaidillah Sadewa. Kerja sama kedua belah pihak terkait literasi media dan pengembangan bidang penyiaran dalam lingkup tri dharma perguruan tinggi.
Kegiatan ini dihadiri pula Ketua KPID Sulsel, para Wakil Rektor, para Dekan, Wakil Dekan lll FDK, Ketua Prodi Ilmu Komunikasi, Ketua Prodi Jurnalistik dan beberapa rombongan dari KPI Pusat.
Prof Hamdan dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada rombongan KPI Pusat di kampus peradaban. Ia pun mengucapkan terima kasih atas terjalinnya kerja sama di bidang penyiaran media.
Ia menjelaskan, kerja sama ini untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang komunikasi dan penyiaran. Apalagi menurutnya UIN Alauddin memiliki beberapa jurusan terkait penyiaran, di antaranya, Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, dan Komunikasi Penyiaran Islam.
Ia berharap kolaborasi KPI Pusat dan UIN Alauddin dapat memperkuat SDM, skill mahasiswa di bidang penyiaran serta kerja sama ini bermanfaat bagi masyarakat umum.
"Kolaborasi ini untuk serapan alumni, kita berharap di fakultas melalui prodi penyiaran, lahir kreativitas di bidang tv, radio untuk pengembangan potensi mahasiswa," katanya.
Sementara itu, Ketua KPI Pusat Ubaidillah Sadewa mengucapkan terima kasih atas kepercayaan UIN Alauddin terhadap lembaga yang dipimpinnya untuk menjalin kerja sama.
Ia mengatakan pihaknya selalu terbuka untuk kampus mau belajar di KPI, baik itu program magang, PKL, kunjungan dan lainnya. Baru-baru ini empat mahasiswa UIN Alauddin melakukan PKL di lembaganya. UIN Alauddin menjadi kampus pertama dari Indonesia Timur yang mengirim mahasiswanya magang di lembaga penyiaran itu.
"Kami berharap tadi bahwa Prodi bidang penyiaran yang ada di UIN untuk kolaborasi meningkatkan potensi dan membantu lembaga penyiaran, khususnya isu keberagaman," pintanya.
Penandatanganan MoU dilakukan Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis bersama Ketua KPI Pusat Ubaidillah Sadewa. Kerja sama kedua belah pihak terkait literasi media dan pengembangan bidang penyiaran dalam lingkup tri dharma perguruan tinggi.
Kegiatan ini dihadiri pula Ketua KPID Sulsel, para Wakil Rektor, para Dekan, Wakil Dekan lll FDK, Ketua Prodi Ilmu Komunikasi, Ketua Prodi Jurnalistik dan beberapa rombongan dari KPI Pusat.
Prof Hamdan dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada rombongan KPI Pusat di kampus peradaban. Ia pun mengucapkan terima kasih atas terjalinnya kerja sama di bidang penyiaran media.
Ia menjelaskan, kerja sama ini untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang komunikasi dan penyiaran. Apalagi menurutnya UIN Alauddin memiliki beberapa jurusan terkait penyiaran, di antaranya, Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, dan Komunikasi Penyiaran Islam.
Ia berharap kolaborasi KPI Pusat dan UIN Alauddin dapat memperkuat SDM, skill mahasiswa di bidang penyiaran serta kerja sama ini bermanfaat bagi masyarakat umum.
"Kolaborasi ini untuk serapan alumni, kita berharap di fakultas melalui prodi penyiaran, lahir kreativitas di bidang tv, radio untuk pengembangan potensi mahasiswa," katanya.
Sementara itu, Ketua KPI Pusat Ubaidillah Sadewa mengucapkan terima kasih atas kepercayaan UIN Alauddin terhadap lembaga yang dipimpinnya untuk menjalin kerja sama.
Ia mengatakan pihaknya selalu terbuka untuk kampus mau belajar di KPI, baik itu program magang, PKL, kunjungan dan lainnya. Baru-baru ini empat mahasiswa UIN Alauddin melakukan PKL di lembaganya. UIN Alauddin menjadi kampus pertama dari Indonesia Timur yang mengirim mahasiswanya magang di lembaga penyiaran itu.
"Kami berharap tadi bahwa Prodi bidang penyiaran yang ada di UIN untuk kolaborasi meningkatkan potensi dan membantu lembaga penyiaran, khususnya isu keberagaman," pintanya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Dirut BPJS Kesehatan Puji Fasilitas RS UIN Alauddin, Layak Layani Peserta JKN
Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar resmi menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan melalui kegiatan peluncuran kerja sama pelayanan yang digelar Jumat (22/5/2026).
Sabtu, 23 Mei 2026 07:46
Sulsel
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
UIN Alauddin Makassar mengukuhkan tiga guru besar dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Auditorium UIN Alauddin Makassar Kampus II, Gowa, Senin (18/5/2026).
Senin, 18 Mei 2026 23:20
Sulsel
Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Raih Juara 1 National Ecofeb Competition 2026
Tim mahasiswa UIN Alauddin Makassar meraih Juara 1 pada ajang National Ecofeb Competition 2026 cabang lomba Business Plan yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UWP Surabaya, Senin (11/5/2026).
Selasa, 12 Mei 2026 09:03
Sulsel
Forkeis UIN Alauddin Makassar Dorong Pengembangan Kader Lewat Tikar 2026
Forkeis UIN Alauddin Makassar sukses menggelar Temu Ilmiah Kader 2026. Kegiatan tersebut resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar.
Senin, 11 Mei 2026 15:42
News
UIN Alauddin Makassar Kukuhkan 3 Guru Besar
UIN Alauddin Makassar mengukuhkan tiga guru besar dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Auditorium Kampus II, Kabupaten Gowa, Selasa (28/4/2026).
Selasa, 28 Apr 2026 16:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
2
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis Pagi
3
Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG
4
Aksi di Lahan Sengketa Eks Gedung Hamrawati, Massa Sampaikan Pesan Peringatan
5
Ratusan Orang Berkumpul di Eks Gedung Hamrawati, Polisi Kerahkan 100 Personel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut Milad ke-72 dan Konferensi Internasional, PPs UMI Kibarkan Bendera ASEAN
2
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis Pagi
3
Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG
4
Aksi di Lahan Sengketa Eks Gedung Hamrawati, Massa Sampaikan Pesan Peringatan
5
Ratusan Orang Berkumpul di Eks Gedung Hamrawati, Polisi Kerahkan 100 Personel