Hasil Pengawasan, Bawaslu Luwu Temukan 119 Surat Suara Pilkada yang Rusak

Selasa, 22 Okt 2024 20:45
Hasil Pengawasan, Bawaslu Luwu Temukan 119 Surat Suara Pilkada yang Rusak
Bawaslu Luwu melakukan pengawasan proses penyortiran dan pelipatan urat suara Pilkada di Gudang Logistik KPU Kabupaten Luwu, Jalan Sungai Paremang (22/10/2024). Foto: Istimewa
Comment
Share
LUWU - Bawaslu Luwu melakukan pengawasan proses penyortiran dan pelipatan urat suara Pilkada di Gudang Logistik KPU Kabupaten Luwu, Jalan Sungai Paremang (22/10/2024).

Proses penyortiran dan pelipatan urat suara Pilkada Luwu dimulai sejak Senin dengan jumlah petugas penyortiran pada 2 ruko Gudang Logistik KPU Luwu sebanyak 149 orang.

Selanjutnya pada hari kedua proses penyortiran dan pelipatan urat suara Pilkada Luwu, jumlah petugas untuk 2 ruko Gudang Logistik KPU Luwu sebanyak 142 orang.



Sebelum petugas melakukan sortir lipat ini, terlebih dahulu diberi mekanisme tata tertib prosedur sortir lipat dan surat suara yang rusak berdasarkan peraturan yang ada.

Berdasarkan hasil pengawasan, Bawaslu Luwu mencatat sebanyak 119 lembar surat suara yang rusak dari total 277.954 lembar surat suara Pilkada Luwu yang disortir selama dua hari.

"Hasil pengawasan kami dari total 277.954 lembar surat suara yang disortir, terdapat 119 lembar surat suara yang rusak. Dan 277.835 surat suara yang baik," kata Ketua Bawaslu Luwu, Irpan.



Dia merincikan, bahwa surat suara yang dinyatakan rusak diantaranya karena tinta yang tercetak luntur, nama pasangan calon terpotong, hingga surat suara yang bergaris.

Irpan menuturkan, jumlah surat suara yang dibutuhkan untuk Pilkada Luwu 2024 sebanyak 277.114 lembar. Sementara hasil penyortiran surat suara yang dinyatakan baik sebanyak 277.835 lembar.

"Tentu hal ini membuat pihak KPU tidak (perlu) melakukan pencetakan ulang ke pihak penyedia. Sebab surat suara yang baik, masih lebih dari kebutuhan," tutup Irpan.
(UMI)
Berita Terkait
Peserta P2P Bantaeng Dibekali Deteksi Pelanggaran Teknis Pemilu
Sulsel
Peserta P2P Bantaeng Dibekali Deteksi Pelanggaran Teknis Pemilu
Pengawasan pemilu tidak hanya berkaitan dengan praktik politik uang, tetapi juga mencakup berbagai aspek teknis yang berpotensi menimbulkan pelanggaran apabila tidak diawasi dengan baik.
Selasa, 02 Jun 2026 19:17
Bawaslu Sulsel Siapkan Generasi Pengawas Pemilu Menuju 2029
Sulsel
Bawaslu Sulsel Siapkan Generasi Pengawas Pemilu Menuju 2029
Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan kembali melaksanakan rangkaian kegiatan luring Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di wilayah Sulawesi Selatan. Kegiatan kali ini berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Takalar, Rabu (20/05/2026).
Rabu, 20 Mei 2026 15:25
DKPP Gembleng TPD, Perkuat Kualitas Penanganan Pelanggaran Pemilu
News
DKPP Gembleng TPD, Perkuat Kualitas Penanganan Pelanggaran Pemilu
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menggelar kegiatan Diseminasi Penguatan Kapasitas Tim Pemeriksa Daerah (TPD) di Hotel Claro Makassar pada Ahad (10/05/2026).
Senin, 11 Mei 2026 09:41
Kunjungi Sulsel, Ketua Bawaslu RI Ingatkan Tahapan Dimulai Tahun Depan
Sulsel
Kunjungi Sulsel, Ketua Bawaslu RI Ingatkan Tahapan Dimulai Tahun Depan
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, melakukan kunjungan supervisi ke Kantor Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan untuk memastikan kesiapan jajaran pasca-pelantikan staf baru dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Selasa, 05 Mei 2026 22:07
Tak Sekadar Teori, Bawaslu Selayar Bakal Hadirkan Edukasi Pemilu di Kelas SMK
Sulsel
Tak Sekadar Teori, Bawaslu Selayar Bakal Hadirkan Edukasi Pemilu di Kelas SMK
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Selayar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran politik, khususnya bagi pemilih pemula. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui koordinasi dengan SMKN 1 Selayar pada Senin (20/04/2026).
Senin, 20 Apr 2026 13:21
Berita Terbaru