Pemkab Bantaeng Bakal Kirim Pengelola Dana BOS ke Balai Diklat BPK
Selasa, 28 Mar 2023 15:07
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng, terus melakukan upaya untuk memperbaiki pengelolaan keuangan daerah, dengan memberi pelatihan pengelola dana BOS. Foto: Istimewa
BANTAENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng, terus melakukan upaya untuk memperbaiki pengelolaan keuangan daerah. Salah satunya adalah dengan memberikan pendidikan dan pelatihan untuk seluruh pengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Hal itu diungkapkan oleh Bupati Bantaeng, Ilham Azikin saat memberikan sambutan di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Makassar.
Dia menyebut, pendidikan dan pelatihan (Diklat) ini, akan melibatkan seluruh pengelola dana BOS baik di tingkat kabupaten sampai di tingkat sekolah. "Seluruh pengelola dana BOS akan kami Diklatkan," kata Ilham Azikin.
Dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bantaen telah membangun komitmen dengan Balai Diklat BPK untuk meningkatkan SDM bendahara dan PPK. Pada 2021 lalu, seluruh bendahara dan PPK juga sudah menjalani Diklat di Balai Diklat BPK.
Sedangkan pada 2022, Pemkab Bantaeng telah mendiklatkan seluruh pengurus barang pada lingkup pemerintah daerah. "Ini adalah salah satu hal yang kami lakukan untuk mempertahankan opini WTP kita," kata dia.
Dia menambahkan, hal lain yang dilakukan pemerintah Kabupaten Bantaeng sejauh ini adalah dengan mengoptimalkan peran pengawasan internal melalui review atas aktivitas kegiatan yang berpotensi terjadinya kesalahan administrasi.
"Salah satunya dengan meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) penyusu laporan keuangan," kata dia.
Dalam kesempatan itu, Ilham Azikin juga berharap agar pelaksanaan audit nantinya bisa berjalan dengan lancar dan baik.
"Dan kami terus berupaya untuk meningkatkan kinerja sekaligus melakukan penyempurnaan dalam menyajikan laporan keuangan secara tepat waktu dan akurat," kata dia.
Kepala Inspektorat Bantaeng, Muh Rivai Nur mengatakan, pelatihan dan pendidikan untuk para pengelola dana BOS ini sangat penting dilakukan. Dia menyebut, dana BOS ini perlu mendapat perhatian yang serius demi kelancaran laporan keuangan.
"Dana BOS ini nilainya cukup besar dan merupakan atensi kita semua untuk tertib administrasi," jela sdia.
Dia mengatakan, pengelola dana BOS ini memang perlu mendapat bekal pengetahuan administrasi keuangan. Terutama pengelola BOS yang ada di sekolah.
"Mereka ini di antaranya adalah kepala sekolah dan bendahara dana BOS. Memang perlu mereka mendapat pengetahuan lebih dalam lagi mengenai administrasi keuangan dana BOS ini," kata dia.
Hal itu diungkapkan oleh Bupati Bantaeng, Ilham Azikin saat memberikan sambutan di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Makassar.
Dia menyebut, pendidikan dan pelatihan (Diklat) ini, akan melibatkan seluruh pengelola dana BOS baik di tingkat kabupaten sampai di tingkat sekolah. "Seluruh pengelola dana BOS akan kami Diklatkan," kata Ilham Azikin.
Dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bantaen telah membangun komitmen dengan Balai Diklat BPK untuk meningkatkan SDM bendahara dan PPK. Pada 2021 lalu, seluruh bendahara dan PPK juga sudah menjalani Diklat di Balai Diklat BPK.
Sedangkan pada 2022, Pemkab Bantaeng telah mendiklatkan seluruh pengurus barang pada lingkup pemerintah daerah. "Ini adalah salah satu hal yang kami lakukan untuk mempertahankan opini WTP kita," kata dia.
Dia menambahkan, hal lain yang dilakukan pemerintah Kabupaten Bantaeng sejauh ini adalah dengan mengoptimalkan peran pengawasan internal melalui review atas aktivitas kegiatan yang berpotensi terjadinya kesalahan administrasi.
"Salah satunya dengan meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) penyusu laporan keuangan," kata dia.
Dalam kesempatan itu, Ilham Azikin juga berharap agar pelaksanaan audit nantinya bisa berjalan dengan lancar dan baik.
"Dan kami terus berupaya untuk meningkatkan kinerja sekaligus melakukan penyempurnaan dalam menyajikan laporan keuangan secara tepat waktu dan akurat," kata dia.
Kepala Inspektorat Bantaeng, Muh Rivai Nur mengatakan, pelatihan dan pendidikan untuk para pengelola dana BOS ini sangat penting dilakukan. Dia menyebut, dana BOS ini perlu mendapat perhatian yang serius demi kelancaran laporan keuangan.
"Dana BOS ini nilainya cukup besar dan merupakan atensi kita semua untuk tertib administrasi," jela sdia.
Dia mengatakan, pengelola dana BOS ini memang perlu mendapat bekal pengetahuan administrasi keuangan. Terutama pengelola BOS yang ada di sekolah.
"Mereka ini di antaranya adalah kepala sekolah dan bendahara dana BOS. Memang perlu mereka mendapat pengetahuan lebih dalam lagi mengenai administrasi keuangan dana BOS ini," kata dia.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Bukber Kejari Bantaeng Jadi Ajang Pererat Sinergi Pemda dan Forkopimda
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri acara buka puasa bersama keluarga besar Kejaksaan Negeri Bantaeng di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Bantaeng, Rabu (4/3/2026).
Kamis, 05 Mar 2026 14:04
Sulsel
Kasus Campak Naik, Bupati Bantaeng Minta Orang Tua Waspada
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, meminta para orang tua segera membawa anak mereka ke puskesmas untuk mendapatkan vaksin campak.
Kamis, 05 Mar 2026 00:33
Sulsel
TP PKK Bantaeng Sosialisasikan Imunisasi dan Bahaya Campak
Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng menggelar sosialisasi imunisasi dan bahaya penyakit campak di Kantor Lurah Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Minggu (1/3/2026).
Minggu, 01 Mar 2026 13:12
Sulsel
Safari Ramadan, Bupati Bantaeng Ajak Warga Maksimalkan Ibadah
Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri Safari Ramadan di Masjid Nurussa’adah, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Sabtu (28/2/2026).
Minggu, 01 Mar 2026 10:43
Sulsel
Safari Ramadan, Bupati Bantaeng Minta Masyarakat Berdoa Terhindar Musibah
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri Safari Ramadan, di Masjid Nur Taqwa Kampung Camba' Lojong, Kecamatan Bisappu, Jumat, 27 Februari 2026.
Jum'at, 27 Feb 2026 22:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrasi “Empirik” Islam
2
Siap Hadapi Arus Mudik 2026, DLU Makassar Prediksi Lonjakan Penumpang
3
Anggaran Perbaikan Rp4,5 Miliar Masjid 99 Kubah Disorot: Bukan Perbaiki, Malah Tambah Bocor
4
Sultan Tajang Soroti Rehab Masjid 99 Kubah: Sudah Dianggarkan Rp4,5 Miliar, Kok Masih Bocor
5
Anggaran Naik 2 Kali Lipat, Grab Hadirkan BHR dan Program Umrah untuk Mitra Pengemudi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Demokrasi “Empirik” Islam
2
Siap Hadapi Arus Mudik 2026, DLU Makassar Prediksi Lonjakan Penumpang
3
Anggaran Perbaikan Rp4,5 Miliar Masjid 99 Kubah Disorot: Bukan Perbaiki, Malah Tambah Bocor
4
Sultan Tajang Soroti Rehab Masjid 99 Kubah: Sudah Dianggarkan Rp4,5 Miliar, Kok Masih Bocor
5
Anggaran Naik 2 Kali Lipat, Grab Hadirkan BHR dan Program Umrah untuk Mitra Pengemudi