Bawaslu Sulsel Rakor untuk Mantapkan Pengawasan Logistik Pilkada di Daerah

Minggu, 17 Nov 2024 20:29
Bawaslu Sulsel Rakor untuk Mantapkan Pengawasan Logistik Pilkada di Daerah
Bawaslu Sulsel menyelenggarakan Rapat Kordinasi Peningkatan Kapasitas SDM di Hotel Sallo Sengkang, Wajo. Foto: Istimewa
Comment
Share
WAJO - Bawaslu Sulsel menyelenggarakan Rapat Kordinasi Peningkatan Kapasitas SDM dengan tema "Strategi dan Manajemen Logistik dalam rangka pelaksanaan Pilkada Tahun 2024". Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Sallo Sengkang, Wajo selama tiga hari yakni pada 16 sampai 18 November 2024.

Komisioner Bawaslu Sulsel, Syamsuar Saleh menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memantapkan pengawasan logistik di Kab/kota, terutama di tingkat adhoc.

"Sehingga Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menghadirkan Bawaslu Kab/kota beserta Panwascam terbaik dalam rangka meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya strategi dan manajemen logistik," kata Syamsuar dalam keterangannya kepada Sindo Makassar pada Ahad, 17 November 2024.



Kordiv SDM ini menuturkan, ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan oleh Pengawas Pemilu. Diantaranya evaluasi persiapan logistik.

"Kita membahas kesiapan logistik yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pemilu, seperti formulir, surat suara, tinta, dan perlengkapan lainnya. Koordinasi dengan penyedia logistik juga dibahas untuk memastikan kelancaran distribusi," ujarnya.

Distribusi dan pengawasan barang juga harus diperhatikan. Syamsuar menekankan perlunya perencanaan dan pengawasan distribusi logistik ke seluruh wilayah yang terlibat dalam pemilu. Termasuk memastikan barang sampai di tempat yang ditentukan dan tepat waktu.

"Selain itu, menyusun jadwal pengiriman logistik dan memastikan bahwa seluruh tahapan distribusi berjalan sesuai rencana. Bawaslu juga bertugas untuk memastikan bahwa logistik digunakan dengan benar dan tidak disalahgunakan, baik oleh penyelenggara maupun pihak lain," terangnya.



Syamsuar menekankan, koordinasi dengan stakeholder terkait juga diperlukan. Makanya dalam rapat ini juga bisa melibatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti KPU, aparat keamanan, serta penyedia logistik untuk memastikan kelancaran proses tahapan.

Kegiatan ini di hadiri oleh Kordiv SDMO beserta jajaran Sekretariat Bawaslu Sulsel. Adapun sebagai pemateri dan narasumber yaitu dari akademisi, pemantau Pegiat Pemilu dan Bawaslu Sulsel.
(UMI)
Berita Terkait
Aplikasi Sikap Maradeka Diharap Tingkatkan Disiplin Pegawai Pemkab Wajo
Sulsel
Aplikasi Sikap Maradeka Diharap Tingkatkan Disiplin Pegawai Pemkab Wajo
Pemerintah Kabupaten Wajo meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Kehadiran Pegawai (SIKAP) MARADEKA di Lapangan Upacara Kantor Bupati Wajo, Rabu (01/04/2026).
Rabu, 01 Apr 2026 15:55
Bawaslu Sulsel Perketat Pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan, Cegah Data Ganda
Sulsel
Bawaslu Sulsel Perketat Pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan, Cegah Data Ganda
Bawaslu menekankan pentingnya pengawasan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPPB) Triwulan I di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, yang digelar di Kantor Bawaslu Sulsel, Selasa (31/03/2026).
Selasa, 31 Mar 2026 14:17
Bupati Andi Rosman Pastikan Evaluasi Pejabat Baru Dilakukan Setiap 6 Bulan
Sulsel
Bupati Andi Rosman Pastikan Evaluasi Pejabat Baru Dilakukan Setiap 6 Bulan
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Wajo meminta kepada 364 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas dan fungsional untuk menunjukkan kinerjanya usia dilantik
Selasa, 10 Mar 2026 20:10
Program Podium Sisoppengi jadi Inovasi Pengawasan Pemilu Berbasis Diskusi dan Nilai Budaya Lokal
Sulsel
Program Podium Sisoppengi jadi Inovasi Pengawasan Pemilu Berbasis Diskusi dan Nilai Budaya Lokal
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Soppeng resmi melaunching program inovatif bertajuk Podium Sisoppengi, yang merupakan akronim dari Podcast–Diskusi Pemilihan Umum–Sharing–Sosialisasi Pengawasan Pemilu Terintegrasi.
Rabu, 04 Mar 2026 14:33
Pilkada Langsung Disebut Beri Ruang Demokrasi, Guru Besar UINAM Tetap Ingatkan Risikonya
News
Pilkada Langsung Disebut Beri Ruang Demokrasi, Guru Besar UINAM Tetap Ingatkan Risikonya
Pilkada langsung yang sudah dijalani sekitar 20 tahun terakhir, dinilai memberi ruang demokrasi untuk masyarakat. Meski, demikian risiko yang terjadi tetap sangat memungkinkan.
Selasa, 10 Feb 2026 18:23
Berita Terbaru