Pemkab Maros Siapkan Rp2,5 M untuk Program Makan Siang Bergizi Siswa SD
Minggu, 01 Des 2024 16:55
Simulasi pelaksanaan program makan siang gratis di salah satu SD di Kabupaten Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menggelontorkan anggaran Rp2,5 miliar untuk mendukung pelaksanaan program makan siang bergizi gratis.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, program ini direncanakan berjalan secara bertahap, dimulai dengan siswa SD sambil menunggu petunjuk teknis (juknis) lebih lanjut.
"Saat ini hanya untuk siswa SD dulu, sambil menunggu juknis," katanya saat ditemui di sela-sela pelepasan Air Force Run, Minggu (1/12/2024).
Chaidir mengatakan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), sedang mempersiapkan mekanisme untuk melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam program ini.
Bahkan Mendes PDT, Yandri Susanto saat berkunjung ke Kabupaten Maros beberapa waktu lalu telah meminta desa-desa di Maros untuk memanfaatkan potensi lokal.
Seperti lahan untuk peternakan ayam dan tanaman sayur-mayur, guna mendukung program makan siang bergizi.
"Manfaatkan lahan yang ada untuk peternakan ayam, juga untuk menanam cabai, hingga tomat," kata Yandri saat melakukan kunjungan kerja di Desa Tukamasea beberapa waktu lalu.
Dia menegaskan pentingnya desa-desa di Maros berperan aktif sebagai pelaku utama penyedia bahan baku.
"Kita tidak boleh jadi penonton. Jangan sampai bahan baku diambil dari luar Kabupaten Maros" tambahnya.
Dia optimis program ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas gizi siswa, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi yang lebih baik di Kabupaten Maros.
Dia juga mengimbau desa-desa untuk segera mendaftarkan BUMDes mereka ke e-Katalog agar dapat menjadi penyuplai bahan baku.
"Supaya menjadi penyuplai bahan baku, desa harus menjadi pelaku utamanya," katanya.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, program ini direncanakan berjalan secara bertahap, dimulai dengan siswa SD sambil menunggu petunjuk teknis (juknis) lebih lanjut.
"Saat ini hanya untuk siswa SD dulu, sambil menunggu juknis," katanya saat ditemui di sela-sela pelepasan Air Force Run, Minggu (1/12/2024).
Chaidir mengatakan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), sedang mempersiapkan mekanisme untuk melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam program ini.
Bahkan Mendes PDT, Yandri Susanto saat berkunjung ke Kabupaten Maros beberapa waktu lalu telah meminta desa-desa di Maros untuk memanfaatkan potensi lokal.
Seperti lahan untuk peternakan ayam dan tanaman sayur-mayur, guna mendukung program makan siang bergizi.
"Manfaatkan lahan yang ada untuk peternakan ayam, juga untuk menanam cabai, hingga tomat," kata Yandri saat melakukan kunjungan kerja di Desa Tukamasea beberapa waktu lalu.
Dia menegaskan pentingnya desa-desa di Maros berperan aktif sebagai pelaku utama penyedia bahan baku.
"Kita tidak boleh jadi penonton. Jangan sampai bahan baku diambil dari luar Kabupaten Maros" tambahnya.
Dia optimis program ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas gizi siswa, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi yang lebih baik di Kabupaten Maros.
Dia juga mengimbau desa-desa untuk segera mendaftarkan BUMDes mereka ke e-Katalog agar dapat menjadi penyuplai bahan baku.
"Supaya menjadi penyuplai bahan baku, desa harus menjadi pelaku utamanya," katanya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Chaidir Syam Soroti Pengangguran hingga Kemarau
Pemerintah Kabupaten Maros menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81, Senin (17/8/2025).
Senin, 17 Agu 2026 14:58
News
Menipis, Stok Air Bersih di Lekopancing Diprediksi Hanya Bertahan 3 Pekan
Memasuki musim kemarau, debit air baku di sejumlah sumber air milik PDAM Tirta Bantimurung Maros mulai mengalami penurunan, salah satunya adalah Lekopancing.
Rabu, 12 Agu 2026 11:35
News
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
Kabupaten Maros meraih penghargaan juara I dalam pengelolaan keuangan daerah untuk kategori kabupaten dengan kemampuan keuangan rendah di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 11 Agu 2026 14:36
Sulsel
Pemkab Maros Hemat Tagihan Listrik Rp40 Juta per Bulan dari Kebijakan WFH
Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros mampu menekan penggunaan listrik. Penghematan tagihan listrik disebut mencapai sekitar Rp40 juta per bulan.
Selasa, 11 Agu 2026 13:17
Sulsel
Ribuan Warga Terdampak Kemarau, Pemkab Maros Bagikan 16 Tangki Air Bersih per Hari
Pemerintah Kabupaten Maros mulai menyalurkan bantuan air bersih bagi 6.738 warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang dan fenomena El Nino.
Selasa, 11 Agu 2026 12:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FIFGROUP Sulselbar Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Titik Nol Tanjung Bira
2
Memaknai Kemerdekaan: Pendidikan untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
3
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Teguhkan Semangat Berkarya & Berkontribusi
4
Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
5
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FIFGROUP Sulselbar Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Titik Nol Tanjung Bira
2
Memaknai Kemerdekaan: Pendidikan untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
3
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Teguhkan Semangat Berkarya & Berkontribusi
4
Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
5
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa