Bupati Sidrap Terpilih Syahar Perjuangkan Subsidi Pupuk untuk Petani Cengkeh
Jum'at, 17 Jan 2025 20:31
Bupati Sidrap terpilih, Syaharuddin Alrif. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Bupati Sidrap terpilih, Syaharuddin Alrif memperjuangkan agar petani cengkeh di daerahnya mendapat subsidi pupuk. Ia ingin menyamakan perlakuan dengan komoditas kakao dan kopi.
Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi bidang pangan bersama Menteri Koordinator (Menko) Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang digelar di Aula Tudang Sipulung, Makassar pada Jumat (17/01/2025).
Syahar mengungkapkan bahwa Kabupaten Sidrap memiliki lahan cengkeh seluas 18.000 hektar dengan usia tanaman antara 10 hingga 20 tahun. Namun, petani cengkeh belum mendapatkan subsidi pupuk seperti yang diterima petani kakao dan kopi.
“Kami mohon bantuannya agar petani cengkeh juga bisa mendapatkan subsidi pupuk, seperti halnya kakao dan kopi. Kakao sudah bagus, dan kami sedang menambah 10.000 hektar untuk tanaman kopi,” ujar Syahar.
Hadir dalam rapat tersebut sejumlah pejabat tinggi lainnya, antara lain Pj Gubernur Sulsel, Fadjry Djufry, serta para bupati dan wali kota se-Sulsel. Rapat tersebut juga dihadiri oleh kepala dinas dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Permohonan ini diharapkan dapat mendorong dukungan pemerintah untuk sektor pertanian cengkeh, yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Sidrap dan Sulawesi Selatan pada umumnya.
Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi bidang pangan bersama Menteri Koordinator (Menko) Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang digelar di Aula Tudang Sipulung, Makassar pada Jumat (17/01/2025).
Syahar mengungkapkan bahwa Kabupaten Sidrap memiliki lahan cengkeh seluas 18.000 hektar dengan usia tanaman antara 10 hingga 20 tahun. Namun, petani cengkeh belum mendapatkan subsidi pupuk seperti yang diterima petani kakao dan kopi.
“Kami mohon bantuannya agar petani cengkeh juga bisa mendapatkan subsidi pupuk, seperti halnya kakao dan kopi. Kakao sudah bagus, dan kami sedang menambah 10.000 hektar untuk tanaman kopi,” ujar Syahar.
Hadir dalam rapat tersebut sejumlah pejabat tinggi lainnya, antara lain Pj Gubernur Sulsel, Fadjry Djufry, serta para bupati dan wali kota se-Sulsel. Rapat tersebut juga dihadiri oleh kepala dinas dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Permohonan ini diharapkan dapat mendorong dukungan pemerintah untuk sektor pertanian cengkeh, yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Sidrap dan Sulawesi Selatan pada umumnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidrap masa bakti 2025-2029 di Aula Saromase Kompleks SKPD Sidrap pada Senin (10/08/2026).
Senin, 10 Agu 2026 17:40
News
Asmo Sulsel & FIFGroup Bantu Petani Terdampak Kekeringan di Sidrap
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) bersama FIFGroup menyalurkan bantuan kepada Kelompok Tani Massappa 3 yang terdampak kekeringan di Sidrap.
Minggu, 09 Agu 2026 14:17
News
Sulsel Borong Tiga Gelar Juara di PENAS XVII, Stand Agribisnis Terbaik Kategori Provinsi
Kontingen Sulawesi Selatan menorehkan prestasi pada Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, 20–25 Juni 2026. Sulsel berhasil meraih Juara I Stand Terbaik Kategori Pemerintah Provinsi
Kamis, 25 Jun 2026 17:43
Sulsel
PLN Hadirkan Listrik untuk Petani di Bone, Produktivitas Naik dan Biaya Operasional Turun sampai 74 Persen
Di tengah hamparan kebun bawang yang hijau, langkah PT PLN (Persero) melalui program Electrifying Agriculture (EA) menghadirkan perubahan nyata bagi petani.
Selasa, 28 Apr 2026 17:42
Sulsel
Eks Waka DPRD Sulsel Syahar Tegaskan Tak Ada Pembahasan Bibit Nanas di APBD 2024
Mantan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan periode 2019-2024, Syaharuddin Alrif ikut angkat bicara terkait isu dugaan korupsi bibit nanas yang sedang dikerjakan Kejati Sulsel.
Sabtu, 18 Apr 2026 20:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Rampungkan Konsolidasi Golkar Sulsel di 18 Daerah dalam 8 Hari
2
UKI Paulus & UMI Makassar Kembangkan Penangkaran Kedelai Adaptif Iklim di Desa Jenetaesa
3
Nobar Film SOLATA Sambil Berdonasi untuk Korban Gempa NTT
4
Kebakaran Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Berhasil Dipadamkan
5
PHRI dan IHGMA Sulsel Salurkan Donasi untuk Korban Gempa NTT
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Rampungkan Konsolidasi Golkar Sulsel di 18 Daerah dalam 8 Hari
2
UKI Paulus & UMI Makassar Kembangkan Penangkaran Kedelai Adaptif Iklim di Desa Jenetaesa
3
Nobar Film SOLATA Sambil Berdonasi untuk Korban Gempa NTT
4
Kebakaran Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Berhasil Dipadamkan
5
PHRI dan IHGMA Sulsel Salurkan Donasi untuk Korban Gempa NTT