Pasca Banjir, DLH Maros Angkut Sekitar 359 Ton Sampah
Senin, 17 Feb 2025 13:31
Sebanyak 359 ton sampah berhasil diangkut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akibat banjir yang melanda Kabupaten Maros beberapa waktu lalu. Foto: Najmi S Limonu
MAROS - Sebanyak 359 ton sampah berhasil diangkut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akibat banjir yang melanda Kabupaten Maros beberapa waktu lalu.
Kepala DLH Maros, Amiruddin, mengatakan, sampah tersebut diangkut dalam rentang waktu 4 hari, yakni dari hari Kamis hingga Minggu.
"Sampah tersebut sebagian besar terdiri dari sampah organik yang terbawa banjir,” katanya, Senin (17/2/2025).
Menurut Amiruddin, sampah terbanyak ditemukan di Kecamatan Turikale, yang menjadi salah satu wilayah terdampak parah.
Untuk menangani permasalahan ini, DLH Maros mengerahkan 15 armada truk dan 12 bentor.
"Sampah-sampah tersebut langsung diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk proses pembuangan lebih lanjut," ujarnya.
Meskipun tim DLH telah bekerja keras, Amiruddin mengungkapkan pengangkutan sampah akibat banjir belum sepenuhnya selesai. "Kami masih banyak menemukan sampah yang harus diangkut, dan kami berharap warga dapat bersabar,” imbuhnya.
Mantas Kadis Ketenagakerjaan itu menambahkan, saat ini pihaknya sedang memprioritaskan pengangkutan sampah di jalan poros utama di Kecamatan Turikale.
Setelah proses pembersihan di daerah tersebut selesai, baru tim DLH akan melanjutkan pengangkutan sampah di kecamatan-kecamatan lain yang juga terdampak banjir.
"Proses pengangkutan sampah ini membutuhkan waktu. Kami terus berupaya agar masalah sampah akibat banjir ini dapat segera terselesaikan," tutupnya.
Kepala DLH Maros, Amiruddin, mengatakan, sampah tersebut diangkut dalam rentang waktu 4 hari, yakni dari hari Kamis hingga Minggu.
"Sampah tersebut sebagian besar terdiri dari sampah organik yang terbawa banjir,” katanya, Senin (17/2/2025).
Menurut Amiruddin, sampah terbanyak ditemukan di Kecamatan Turikale, yang menjadi salah satu wilayah terdampak parah.
Untuk menangani permasalahan ini, DLH Maros mengerahkan 15 armada truk dan 12 bentor.
"Sampah-sampah tersebut langsung diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk proses pembuangan lebih lanjut," ujarnya.
Meskipun tim DLH telah bekerja keras, Amiruddin mengungkapkan pengangkutan sampah akibat banjir belum sepenuhnya selesai. "Kami masih banyak menemukan sampah yang harus diangkut, dan kami berharap warga dapat bersabar,” imbuhnya.
Mantas Kadis Ketenagakerjaan itu menambahkan, saat ini pihaknya sedang memprioritaskan pengangkutan sampah di jalan poros utama di Kecamatan Turikale.
Setelah proses pembersihan di daerah tersebut selesai, baru tim DLH akan melanjutkan pengangkutan sampah di kecamatan-kecamatan lain yang juga terdampak banjir.
"Proses pengangkutan sampah ini membutuhkan waktu. Kami terus berupaya agar masalah sampah akibat banjir ini dapat segera terselesaikan," tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
BBM Langka, ASN Pemkab Maros Bekerja dari Rumah Mulai 14 September
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros kembali menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN).
Minggu, 13 Sep 2026 09:37
Sulsel
BBM Langka, Sekolah di Maros Beralih ke Pembelajaran Daring
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengalihkan sementara proses pembelajaran bagi murid jenjang TK, SD, dan SMP ke sistem daring atau online.
Minggu, 13 Sep 2026 07:44
Sulsel
Jemaah Haji Maros 2027 Bertambah Jadi 475 Orang
Jumlah calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Maros untuk musim haji 2027 kembali bertambah. Dari sebelumnya 463 orang, kini tercatat sebanyak 475 jemaah.
Selasa, 08 Sep 2026 16:41
News
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengusulkan agar pemberangkatan jemaah haji asal Maros pada musim haji mendatang dipusatkan di satu lokasi, yakni Masjid Al-Markaz.
Selasa, 08 Sep 2026 15:22
Sulsel
Bapenda Maros Perpanjang Kebijakan Penghapusan Denda PBB-P2
Pemerintah Kabupaten Maros melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memperpanjang kebijakan penghapusan sanksi administratif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 31 Desember 2026.
Kamis, 03 Sep 2026 12:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Antrean BBM, Ketika Kesabaran Rakyat Diuji
2
Pertamina Tambah Pasokan 173 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel
3
BBM Langka, ASN Pemkab Maros Bekerja dari Rumah Mulai 14 September
4
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa
5
Sidak SPBU Makassar, Gubernur Sulsel Dorong Penambahan Kuota BBM
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Antrean BBM, Ketika Kesabaran Rakyat Diuji
2
Pertamina Tambah Pasokan 173 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel
3
BBM Langka, ASN Pemkab Maros Bekerja dari Rumah Mulai 14 September
4
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa
5
Sidak SPBU Makassar, Gubernur Sulsel Dorong Penambahan Kuota BBM