Hadiri Geladi Bersih, Appi Mohon Do'a Agar Pelantikan Berjalan Lancar
Rabu, 19 Feb 2025 17:25
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA) mengikuti gladi bersih pada Rabu (19/02/2025) pagi. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Sebanyak 481 kepala daerah terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mengikuti geladi bersih pada Rabu (19/02/2025) pagi.
Kegiatan ini berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Sehari sebelum pelantikan mereka pada Kamis (20/02/2025) besok.
Ratusan kepala daerah kompak mengenakan seragam putih, celana hitam, dan sepatu pantofel, berkumpul di sekitar Monas sebelum memulai serangkaian kegiatan yang telah direncanakan.
Hadir pada acara sakral tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA).
Pada kesempatan ini, Munafri menyampaikan rasa syukur karena, bersama Aliyah mengikuti prosesi geladi jelang pelantikan.
"Di hari terakhir gladi bersih, pelantikan kepala daerah di Monas, Jakarta. Alhamdulillah semua persiapan telah kami selesaikan dengan lancar," ujar Munafri Arifuddin.
Pelantikan ini mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Daerah. Sebanyak 481 dari total 505 kepala daerah terpilih akan dilantik serentak oleh Presiden.
Sementara itu, 24 kepala daerah lainnya, termasuk 22 dari Aceh, tidak termasuk dalam pelantikan serentak, mengikuti mekanisme khusus yang berlaku di daerahnya.
Appi meminta doa rentu dan dukungan masyarakat Kota Makassar, agar pelantikan besok berjalan efektif dan efesien. Terutama dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin di Kota Makassar 2025-2030.
"Insya Allah, besok, 20 Februari 2025. Kami siap mengemban amanah untuk membangun Makassar yang lebih maju dan sejahtera," ucap Appi.
"Tabe’, mohon doa ta semua agar pelantikan besok berlangsung lancar tanpa hambatan. Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang akan kami jalankan dengan sepenuh hati demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," tambah mantan Bos PSM itu.
Kegiatan ini berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Sehari sebelum pelantikan mereka pada Kamis (20/02/2025) besok.
Ratusan kepala daerah kompak mengenakan seragam putih, celana hitam, dan sepatu pantofel, berkumpul di sekitar Monas sebelum memulai serangkaian kegiatan yang telah direncanakan.
Hadir pada acara sakral tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA).
Pada kesempatan ini, Munafri menyampaikan rasa syukur karena, bersama Aliyah mengikuti prosesi geladi jelang pelantikan.
"Di hari terakhir gladi bersih, pelantikan kepala daerah di Monas, Jakarta. Alhamdulillah semua persiapan telah kami selesaikan dengan lancar," ujar Munafri Arifuddin.
Pelantikan ini mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Daerah. Sebanyak 481 dari total 505 kepala daerah terpilih akan dilantik serentak oleh Presiden.
Sementara itu, 24 kepala daerah lainnya, termasuk 22 dari Aceh, tidak termasuk dalam pelantikan serentak, mengikuti mekanisme khusus yang berlaku di daerahnya.
Appi meminta doa rentu dan dukungan masyarakat Kota Makassar, agar pelantikan besok berjalan efektif dan efesien. Terutama dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin di Kota Makassar 2025-2030.
"Insya Allah, besok, 20 Februari 2025. Kami siap mengemban amanah untuk membangun Makassar yang lebih maju dan sejahtera," ucap Appi.
"Tabe’, mohon doa ta semua agar pelantikan besok berlangsung lancar tanpa hambatan. Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang akan kami jalankan dengan sepenuh hati demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," tambah mantan Bos PSM itu.
(UMI)
Berita Terkait
News
Di Forum City to City Learning, Wali Kota Appi Bagikan Strategi Tangani Krisis Sampah
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan strategi komprehensif Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam mengatasi persoalan persampahan pada kegiatan City-to-City Learning and Innovation Lab: Waste Management Practices.
Rabu, 29 Jul 2026 09:22
Makassar City
Wali Kota Siapkan Sanksi dan Penghargaan bagi OPD Berdasarkan Serapan Anggaran
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya percepatan eksekusi anggaran pada awal tahun untuk menghindari keterlambatan program yang kerap berulang.
Sabtu, 25 Jul 2026 22:14
News
Estetika Kota Terancam, Reklame Liar di Makassar Minta Segera Ditertibkan
Papan reklame atau billboard sebagai media promosi luar ruang berukuran besar kini semakin menjamur di Kota Makassar.
Senin, 22 Jun 2026 13:34
News
Aliyah Mustika Ilham Dorong Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di Tingkat DPRD
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan agar Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) yang selama ini dikenal di tingkat DPR RI dapat dihidupkan dan diterapkan di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota
Minggu, 07 Jun 2026 15:25
Makassar City
Wali Kota Dorong ASN Muda Makassar Miliki Visi Karier Sejak Awal
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil sumpah dan janji 167 PNS formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Makassar. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sipakatau, pagi tadi.
Rabu, 03 Jun 2026 17:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suzuki XL7 Terbaru Resmi Hadir di Makassar, Tampilan & Fitur Lebih Modern dengan Harga Kompetitif
2
Appi Tegaskan Kebijakan Pemilahan Sampah Berlaku Mulai 1 Agustus
3
Pemkab Lutim Tegaskan Mayoritas Warga di Dusun Laoli Sudah Terima Santunan
4
Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder Perkuat Budaya Antipenyuapan di Pelabuhan Makassar
5
Mahasiswa KKN Unhas Latih Warga Desa Kalempang Olah Limbah Dapur Jadi Pupuk
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suzuki XL7 Terbaru Resmi Hadir di Makassar, Tampilan & Fitur Lebih Modern dengan Harga Kompetitif
2
Appi Tegaskan Kebijakan Pemilahan Sampah Berlaku Mulai 1 Agustus
3
Pemkab Lutim Tegaskan Mayoritas Warga di Dusun Laoli Sudah Terima Santunan
4
Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder Perkuat Budaya Antipenyuapan di Pelabuhan Makassar
5
Mahasiswa KKN Unhas Latih Warga Desa Kalempang Olah Limbah Dapur Jadi Pupuk